
Sekuritas adalah Perusahaan Efek berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menjadi perantara resmi antara investor dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk membeli dan menjual saham serta efek lainnya. Per 31 Agustus 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 31,14 juta (OJK, Rapat Dewan Komisioner Bulanan Agustus 2026, dikutip ANTARA, 7 September 2026). Artikel ini membandingkan lima sekuritas, yaitu Pluang (bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas), IPOT, Stockbit, Mandiri Sekuritas, dan Mirae Asset Sekuritas, berdasarkan izin, permodalan, biaya, riset, dan pilihan produk, lalu membahas cara memilih yang sesuai dengan profil risikomu.
Sekuritas, atau broker, adalah entitas hukum yang memproses transaksi saham, sedangkan aplikasi saham adalah antarmuka yang kamu pakai untuk mengirim order. Setiap order lewat aplikasi pada akhirnya diproses oleh Perusahaan Efek berizin di balik aplikasi itu, lalu dicocokkan di sistem perdagangan BEI, JATS.
Karena itu, memilih sekuritas berarti memeriksa legalitas dan kondisi keuangan perusahaan di baliknya, bukan hanya tampilan aplikasinya. Perbandingan dari sisi fitur aplikasi bisa kamu baca di perbandingan aplikasi saham.
Saat ini, BEI mencatat 963 perusahaan tercatat atau emiten (per 10 Juli 2026, ANTARA). Semua emiten tersebut bisa kamu transaksikan lewat sekuritas mana pun yang menjadi Anggota Bursa atau bekerja sama dengan Anggota Bursa.
Ada empat hal dasar yang perlu dicek sebelum memilih sekuritas: izin OJK, permodalan, penyimpanan dana dan efek, serta struktur biaya.
• Izin OJK. Perusahaan Efek harus memiliki izin usaha dari OJK, misalnya sebagai Perantara Pedagang Efek (PPE), yaitu perusahaan yang boleh menjalankan transaksi efek untuk nasabah.
• Permodalan (MKBD). Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) adalah ukuran kemampuan keuangan sekuritas untuk memenuhi kewajibannya. Melalui POJK Nomor 3 Tahun 2026, OJK menetapkan MKBD minimum Rp500 juta untuk PEKU 1, Rp50 miliar untuk PEKU 2, dan Rp100 miliar untuk PEKU 3 (Siaran Pers OJK SP 101/OJK/DKPU/V/2026, 20 Mei 2026).
• Penyimpanan dana dan efek. Dana nasabah ditempatkan di Rekening Dana Nasabah (RDN), yaitu rekening bank atas nama investor. Saham yang kamu miliki tercatat di Sub-Rekening Efek atas nama kamu di KSEI, terpisah dari aset milik sekuritas.
• Struktur biaya. Biaya transaksi terdiri dari komisi broker yang berbeda antarperusahaan efek, pungutan bursa dan kliring yang diatur regulator, serta pajak.
Jawaban Singkat: pilih berdasarkan cara kamu berinvestasi, bukan popularitas aplikasi.
• Ingin saham Indonesia, saham AS, dan aset kripto dalam satu aplikasi: pertimbangkan Pluang.
• Ingin belajar lewat diskusi komunitas di dalam aplikasi: pertimbangkan Stockbit.
• Aktif memakai fitur trading otomatis atau terhubung dengan bank: pertimbangkan IPOT atau Mandiri Sekuritas.
Metodologi: daftar ini disusun oleh tim redaksi Pluang, dan Pluang termasuk di dalamnya. Sekuritas dipilih karena beroperasi melalui Perusahaan Efek yang menyatakan izin OJK di situs resminya dan menyediakan transaksi saham Indonesia lewat aplikasi ritel. Data fitur diambil dari situs resmi masing-masing pada 25 September 2026. Urutan bukan peringkat.
Sekuritas | Entitas Perusahaan Efek | Produk di aplikasi (per 25 Sep 2026) | Fitur yang menonjol | Rincian biaya |
Pluang | PT Pluang Maju Sekuritas, difasilitasi PT Sarana Santosa Sejati | Saham Indonesia, saham AS, aset kripto | Aura AI, Screeners, Web Trading | Beli 0,15%, jual 0,25% (sudah termasuk pajak dan biaya pihak ketiga) |
IPOT | PT Indo Premier Sekuritas | Saham, reksa dana, obligasi | RoboTrading | Di situs resmi IPOT |
Stockbit | PT Stockbit Sekuritas Digital | Saham, reksa dana | Stream diskusi komunitas | Di situs resmi Stockbit |
Mandiri Sekuritas | PT Mandiri Sekuritas | Saham, reksa dana, obligasi | Growin' terhubung dengan Livin' by Mandiri; fasilitas margin | Di situs resmi Mandiri Sekuritas |
Mirae Asset Sekuritas | PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia | Saham, reksa dana | Aplikasi M-Stock dengan fitur charting | Di situs resmi Mirae Asset |
Sumber: situs resmi masing-masing sekuritas dan Biaya Saham Indonesia Pluang, diakses 25 September 2026. Ketentuan dapat berubah; selalu cek sebelum bertransaksi.
• Entitas: Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek dan difasilitasi oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
• Riset dan tools: Aura AI merangkum data pasar dan berita emiten di aplikasi, dilengkapi Screeners dan Web Trading. Anggota Pluang Plus mendapat akses webinar eksklusif dan komunitas Traders Club.
• Produk: saham Indonesia mulai 1 lot (100 lembar), saham AS, dan aset kripto dalam satu aplikasi. Minimum transaksi tiap produk ada di tabel produk di bawah.
• Cocok untuk: investor yang ingin mengelola saham Indonesia bersama kelas aset lain di satu akun.
• Catatan: untuk saham Indonesia, Pluang belum menyediakan fasilitas margin. Harga saham tetap bisa turun, jadi sesuaikan dengan profil risikomu.
• Entitas: PT Indo Premier Sekuritas.
• Fitur: transaksi saham, reksa dana, dan obligasi dalam satu aplikasi, dengan fitur RoboTrading untuk order otomatis berbasis aturan.
• Cocok untuk: investor yang ingin variasi instrumen pasar modal Indonesia.
• Catatan: fitur order otomatis tetap membutuhkan pemahaman risiko; order yang tereksekusi otomatis bisa terjadi saat harga bergerak cepat.
• Entitas: PT Stockbit Sekuritas Digital.
• Fitur: Stream, ruang diskusi investor di dalam aplikasi.
• Cocok untuk: investor yang suka belajar lewat diskusi dengan sesama pengguna.
• Catatan: opini di forum terbuka bukan riset resmi dan perlu kamu verifikasi sendiri.
• Entitas: PT Mandiri Sekuritas, dengan aplikasi Growin' yang juga dapat diakses lewat Livin' by Mandiri.
• Fitur: saham, reksa dana, dan obligasi, serta fasilitas margin untuk nasabah yang memenuhi syarat.
• Cocok untuk: nasabah Bank Mandiri yang ingin investasi di ekosistem bank yang sama.
• Catatan: fasilitas margin memakai dana pinjaman, sehingga kerugian bisa lebih besar dari modal sendiri.
• Entitas: PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, bagian dari grup keuangan Mirae Asset asal Korea Selatan.
• Fitur: aplikasi M-Stock dengan fitur charting untuk analisis teknikal.
• Cocok untuk: trader yang banyak memakai grafik harga dalam mengambil keputusan.
• Catatan: fitur charting membantu membaca data historis, tetapi tidak memprediksi harga.
Riset membantu investor memahami emiten sebelum mengambil keputusan, sehingga cakupan dan cara penyajian riset menjadi pembeda antarsekuritas. Riset pasar umumnya banyak membahas emiten indeks besar seperti LQ45, padahal jumlah emiten di BEI mencapai 963 (per 10 Juli 2026, ANTARA).
Pada Investor Day 2026 di Main Hall BEI, Jakarta (30 Juni 2026), Pluang menyampaikan komitmen menjadi mitra emiten melalui riset, amplifikasi media, dan keterlibatan investor setelah IPO (Pluang di Investor Day 2026). Saat membandingkan sekuritas, cek apakah risetnya ditulis analis bernama, mencantumkan sumber dan tanggal data, serta memuat risiko, bukan hanya potensi.
Cara memilih sekuritas adalah mencocokkan izin, biaya, produk, dan fitur riset dengan tujuan serta gaya investasimu. Panduan yang lebih rinci ada di panduan memilih perusahaan sekuritas.
1. Cek izin di OJK. Cari nama Perusahaan Efek, bukan nama aplikasinya, di daftar Perusahaan Efek pada situs OJK.
2. Cek hubungan dengan Anggota Bursa. Cari tahu apakah Perusahaan Efeknya Anggota Bursa atau bekerja sama dengan Anggota Bursa. Daftarnya tersedia di situs BEI.
3. Bandingkan biaya secara rinci. Pisahkan komisi broker, pungutan bursa dan kliring, pajak, serta bea meterai.
4. Nilai riset dan tools. Cek siapa penulis risetnya, sumber datanya, dan apakah risikonya dijelaskan.
5. Cocokkan pilihan produk. Jika ingin diversifikasi portofolio ke saham AS atau aset kripto, aplikasi multi-aset menghemat langkah membuka rekening baru.
6. Coba proses pembukaan rekening. Pembukaan rekening efek dan RDN yang sepenuhnya digital mempermudah kamu memulai.
Biaya transaksi saham terdiri dari komisi broker yang berbeda antarperusahaan efek, pungutan bursa dan kliring yang diatur regulator, PPN, serta PPh Final 0,1% atas nilai penjualan sesuai ketentuan perpajakan pasar modal, bukan komponen biaya sekuritas. Berikut rincian biaya saham Indonesia di Pluang:
Komponen | Beli (% nilai transaksi) | Jual (% nilai transaksi) | Sifat |
Biaya transaksi Pluang | 0,0961261% | 0,0961261% | Komisi, berbeda antarsekuritas |
PPN 11% atas biaya transaksi | 0,0105739% | 0,0105739% | Pajak |
Levy (BEI, KSEI) | 0,03% | 0,03% | Pungutan yang diatur regulator |
PPN 11% atas levy | 0,0033% | 0,0033% | Pajak |
Biaya KPEI | 0,01% | 0,01% | Biaya kliring yang diatur regulator |
PPh Final | - | 0,1% | Sesuai ketentuan perpajakan pasar modal, bukan komponen biaya sekuritas |
Total | 0,15% | 0,25% |
|
Sumber: Biaya Saham Indonesia Pluang, diakses 25 September 2026. Bea meterai elektronik Rp10.000 berlaku untuk konfirmasi transaksi dengan total nilai di atas Rp10.000.000.
Ilustrasi berikut memakai biaya saham Indonesia di Pluang dan tidak menggambarkan imbal hasil.
1. Beli 10 lot saham di harga Rp5.000 per lembar: 10 × 100 lembar × Rp5.000 = Rp5.000.000.
2. Biaya beli: 0,15% × Rp5.000.000 = Rp7.500.
3. Jual 10 lot di harga yang sama: nilai transaksi Rp5.000.000.
4. Biaya jual: 0,25% × Rp5.000.000 = Rp12.500, termasuk PPh Final 0,1% sebesar Rp5.000.
5. Total biaya beli dan jual: Rp7.500 + Rp12.500 = Rp20.000, atau 0,4% dari nilai Rp5.000.000. Bea meterai tidak berlaku karena setiap transaksi di bawah Rp10.000.000.
Artinya, harga jual perlu naik minimal 0,4% dari harga beli hanya untuk menutup biaya transaksi. Selisih komisi antarsekuritas terasa kecil pada satu transaksi, tetapi makin terasa jika kamu sering bertransaksi.
Sekuritas berizin OJK mengurangi risiko legal dan operasional, tetapi tidak menghilangkan risiko pasar. Risiko yang perlu kamu pahami:
• Risiko harga. Harga saham bisa turun mengikuti kinerja emiten, kondisi ekonomi, dan sentimen pasar, termasuk pergerakan IHSG.
• Risiko likuiditas. Saham dengan volume transaksi rendah bisa sulit dijual di harga yang kamu inginkan.
• Risiko batas harga harian. Saham bisa tertahan di batas auto rejection sehingga order tidak tereksekusi.
• Risiko margin. Transaksi dengan dana pinjaman bisa memperbesar kerugian melebihi modal sendiri.
• Risiko operasional. Gangguan sistem atau kesalahan input order bisa terjadi di aplikasi mana pun.
Kesalahan umum pemula adalah memilih sekuritas hanya dari promo atau tampilan aplikasi tanpa memeriksa izin, rincian biaya, dan sumber riset.
Selain saham Indonesia, Pluang menyediakan saham AS dan aset kripto. Setiap produk memiliki manfaat, risiko, syarat, dan biaya yang berbeda:
Produk | Minimum transaksi | Potensi manfaat | Risiko utama | Rincian biaya |
1 lot (100 lembar) | Potensi capital gain dan dividen | Fluktuasi harga, likuiditas, auto rejection | ||
US1,5untukLimitOrder,StopOrder,danStopLimitOrder;US1,00 untuk Market Order (beli dan jual) | Akses ke perusahaan yang tercatat di bursa AS | Fluktuasi harga, risiko kurs USD/IDR | ||
Beli Rp10.000; jual Rp5.000 | Akses ke aset digital yang diperdagangkan 24 jam | Volatilitas harga sangat tinggi |
Saham Indonesia, saham AS, dan aset kripto termasuk produk berisiko tinggi, sehingga berlaku tiga pernyataan berikut:
Produk ini termasuk produk berisiko tinggi.
Lakukan analisis pribadi Anda sebelum memutuskan menggunakan produk ini.
Produk ini tidak sesuai untuk semua kalangan konsumen.
Kamu bisa membuka rekening saham di Pluang secara digital dengan membuat akun, menyelesaikan verifikasi identitas, lalu mengaktifkan rekening efek dan RDN.
1. Unduh aplikasi Pluang dan daftar dengan email atau nomor ponsel.
2. Selesaikan verifikasi identitas (Know Your Customer/KYC) dengan KTP dan swafoto.
3. Ajukan pembukaan rekening saham Indonesia; RDN dan Sub-Rekening Efek atas namamu dibuat setelah verifikasi disetujui.
4. Isi saldo RDN melalui transfer bank.
5. Pilih saham, tentukan jumlah lot, lalu kirim order lewat aplikasi atau Web Trading.
Pemula sebaiknya memilih sekuritas berizin OJK dengan biaya yang dibuka rinci dan pembukaan rekening digital. Di Pluang, saham Indonesia dibeli mulai 1 lot (100 lembar) dengan biaya beli 0,15% dan jual 0,25%.
Sekuritas adalah Perusahaan Efek berizin OJK yang memproses transaksi, sedangkan aplikasi adalah antarmukanya. Aplikasi Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek.
MKBD adalah Modal Kerja Bersih Disesuaikan, ukuran kemampuan keuangan sekuritas. POJK Nomor 3 Tahun 2026 menetapkan MKBD minimum Rp500 juta (PEKU 1), Rp50 miliar (PEKU 2), dan Rp100 miliar (PEKU 3).
Saham tercatat di Sub-Rekening Efek atas nama investor di KSEI, dan dana ditempatkan di RDN, yaitu rekening bank atas nama investor. Keduanya terpisah dari aset sekuritas, tetapi nilai investasimu tetap bisa turun.
Per 25 September 2026, biaya beli saham Indonesia di Pluang 0,15% dan biaya jual 0,25%, sudah termasuk pajak dan biaya pihak ketiga. Biaya jual mencakup PPh Final 0,1%.
Sekuritas yang sesuai adalah Perusahaan Efek berizin OJK dengan biaya yang dibuka rinci, cara penyimpanan dana dan efek yang jelas, serta produk dan riset yang cocok dengan gaya investasimu. Pluang, IPOT, Stockbit, Mandiri Sekuritas, dan Mirae Asset Sekuritas punya pendekatan berbeda, dari diskusi komunitas hingga integrasi perbankan. Jika kamu ingin saham Indonesia berdampingan dengan saham AS dan aset kripto dalam satu aplikasi, pelajari lebih lanjut saham Indonesia di Pluang.
Investasi saham mengandung risiko, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh modal. Pahami karakteristik setiap produk, lalu sesuaikan dengan profil risiko serta tujuan finansialmu sebelum berinvestasi.
Saham Indonesia: Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek dan difasilitasi oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Saham AS: Pluang bekerja sama dengan PT PG Berjangka yang memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk derivatif keuangan dengan aset dasar berupa Efek. Seluruh transaksi dicatat di Jakarta Futures Exchange (JFX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI). PT PG Berjangka juga merupakan Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Aset Kripto: Pluang sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seluruh transaksi tercatat di Central Finansial X (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI).


