Indeks LQ45
Indeks LQ45 adalah indeks pasar modal Indonesia yang terdiri dari 45 saham paling likuid dan berkapitalisasi besar yang dipilih berdasarkan kriteria ketat BEI.
Apa itu Indeks LQ45?
LQ45 pertama kali diluncurkan BEI pada Februari 1997 dan menjadi salah satu indikator pasar modal Indonesia yang paling banyak dijadikan benchmark oleh investor dan manajer investasi. Berbeda dari IHSG yang mencakup semua saham, LQ45 hanya berisi 45 saham terpilih yang mewakili likuiditas dan kapitalisasi pasar tertinggi di BEI.
Kriteria masuk Indeks LQ45
Evaluasi dilakukan dua kali setahun (Februari dan Agustus): 1. Termasuk dalam 60 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI 2. Termasuk dalam 60 saham dengan nilai transaksi tertinggi di pasar reguler 3. Telah tercatat di BEI minimal 3 bulan 4. Kondisi keuangan, prospek pertumbuhan, dan frekuensi transaksi yang baik 5. Tidak sedang dalam suspensi atau pengawasan khusus BEI |
LQ45 vs IHSG vs IDX30
Indeks | Jumlah Saham | Basis Seleksi | Digunakan sebagai |
IHSG | Semua (~900+) | Semua saham tercatat | Barometer pasar keseluruhan |
LQ45 | 45 saham | Likuiditas + market cap | Benchmark reksa dana saham |
IDX30 | 30 saham | Subset LQ45 terliquid | Underlying derivatif BEI |
IDX80 | 80 saham | Perluasan LQ45 | Index yang lebih luas dari LQ45 |
FAQ: Pertanyaan Umum tentang LQ45
Apakah saham di LQ45 selalu aman untuk investasi? Tidak. LQ45 hanya menjamin likuiditas dan ukuran perusahaan, bukan kualitas fundamental. Ada saham LQ45 yang mengalami penurunan fundamental signifikan. Tetap lakukan analisa fundamental sebelum berinvestasi.
Bagaimana cara berinvestasi di LQ45 secara keseluruhan? Investor bisa membeli reksa dana indeks atau ETF yang benchmarknya LQ45, tanpa harus membeli ke-45 saham secara individual.
Istilah Terkait: IHSG • IDX30 • Reksa Dana Indeks • ETF • Blue Chip
Ditulis oleh
Davion ArsinioContent Writer at Pluang





