keuangan
Ingin Cepat Menabung Hingga Rp1 Miliar, Simak 5 Strategi Jitunya!

Diterbitkan: 22 Juli 2026, Last Updated: 22 Juli 2026 | Ditulis oleh: Davion Arsinio
Jakarta, 30 Juni 2026 — Pluang (Pluang Maju Sekuritas) berpartisipasi dalam Investor Day 2026 yang diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada 30 Juni 2026.
Pluang tampil dalam tiga sesi diskusi sepanjang acara — panel utama, sesi Money Lab, dan podcast Cuan Iki — serta menerima penghargaan "The Most Outstanding Business Partner" dari B-Universe Media Group. Acara yang mengusung tema "Unlocking Capital Market for Sustainable Development" ini merupakan bagian dari perayaan 25 tahun Investor Daily sekaligus 4 Years of Transformation, dan turut dihadiri Pramono Anung (Gubernur DKI Jakarta), Enggartiasto Lukita (Chairman B-Universe), Jeffrey Hendrik (Direktur Utama BEI), dan Hasan Fawzi (Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK).
Pertumbuhan pasar modal Indonesia tidak hanya ditentukan oleh besarnya aliran modal, tetapi juga oleh semakin banyaknya masyarakat Indonesia yang menjadi pemiliknya. Semakin luas partisipasi investor domestik, semakin kuat fondasi pasar modal dalam menghadapi dinamika ekonomi — dan semangat inilah yang mengikat ketiga sesi Pluang di Investor Day 2026. Meski mengangkat perspektif berbeda, ketiganya menyampaikan satu pesan yang sama: pasar modal yang kuat adalah pasar yang dimiliki dan didukung oleh masyarakatnya sendiri.
Pluang adalah platform investasi multi-aset yang saat ini melayani lebih dari 13 juta pengguna di Indonesia, dengan akses ke lebih dari 2.000 aset investasi, meliputi:
Saham Indonesia — 900+ saham yang tercatat di BEI, termasuk BBCA, BBRI, TLKM, dan GOTO
Saham AS dan ETF
Kripto dan Kripto Futures
Options Saham AS
Emas Digital
Reksa Dana
Seluruh produk investasi di Pluang disediakan oleh entitas dalam Grup Pluang yang berlisensi dan diawasi oleh otoritas terkait sesuai jenis asetnya — termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) — sehingga memberikan pengalaman investasi yang lebih aman dan nyaman bagi penggunanya. Dengan pilihan aset yang lengkap dalam satu aplikasi, Pluang membantu masyarakat Indonesia membangun portofolio yang lebih terdiversifikasi untuk menghadapi dinamika pasar dan menangkap peluang pertumbuhan jangka panjang. Pengguna yang ingin mendalami dasar-dasar investasi juga bisa mengakses materi edukasi lengkap di Pluang Akademi.
Investasi mengandung risiko. Kinerja masa lalu bukan jaminan kinerja masa depan. Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Produk investasi di Pluang bersifat multi-aset dan disediakan oleh entitas dalam Grup Pluang yang berlisensi serta diawasi oleh OJK, Bappebti, dan/atau BI sesuai jenis asetnya.
Pada panel utama, Co-Founder Pluang Claudia Kolonas berdiskusi bersama Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik dan Direktur Utama Bank DKI Agus Haryoto Widodo mengenai masa depan pasar modal Indonesia. Claudia menyoroti pentingnya memperkuat basis investor domestik agar pasar tidak bergantung pada aliran dana asing:
"Tugas kita adalah mengubah bonus demografi menjadi bonus permodalan domestik. Ukuran kesuksesannya bukan dari berapa banyak dana asing yang masuk, tetapi dari berapa banyak masyarakat Indonesia yang menjadi pemilik perusahaan-perusahaan terbaik di negeri ini."
Menurut Claudia, Pluang berperan sebagai penghubung antara emiten dan investor ritel, sekaligus membantu memperluas kepemilikan saham domestik melalui teknologi investasi yang lebih mudah diakses. Artikel mengenai sesi panel Claudia dapat diakses selengkapnya di liputan BeritaSatu.
Di sesi Money Lab, Gregorius Jonathan M. Tampubolon, Director of Business Development Pluang, membahas pentingnya membangun kebiasaan investasi sejak dini bersama OJK. Greg menegaskan bahwa Pluang bukan sekadar aplikasi investasi, tetapi solusi yang membantu pengguna mengambil keputusan finansial yang lebih baik:
"Aplikasi yang cerdas itu bukan yang bikin kamu sering klik 'beli', tapi yang bikin kamu paham sebelum klik."
Ia juga mengajak generasi muda untuk mulai berinvestasi secara konsisten, bahkan dari nominal kecil, dan membawa pemahaman itu ke seluruh anggota keluarga.
Dalam podcast Cuan Iki, William Prasetyo, Co-Head of Community & Investment Research Pluang, menjelaskan peran Pluang dalam menghubungkan investor ritel dengan perusahaan-perusahaan yang menjadi penggerak pasar modal Indonesia:
"Kami mendukung kemajuan investor ritel dengan bekerja erat bersama perusahaan besar yang menjadi katalis pergerakan pasar. Supaya keduanya thriving, dan keduanya menang."
William menambahkan bahwa Pluang juga menjadi mitra strategis bagi emiten melalui layanan advisory, mulai dari riset, amplifikasi media, hingga menjaga keterlibatan investor setelah IPO.
Salah satu benang merah di ketiga sesi adalah reformasi ketentuan free float BEI, yang menaikkan batas minimum saham beredar publik secara bertahap menuju 15% (Siaran Pers BEI per Maret 2026). Bagi emiten, ketentuan ini sering dilihat sebagai beban kepatuhan. Namun di mata Pluang, ini adalah peluang pendalaman pasar: free float yang sehat bukan soal seberapa banyak saham dilepas, melainkan seberapa luas dan aktif kepemilikan itu tersebar — persis jenis partisipasi yang dibawa basis investor ritel domestik. Dengan basis pengguna yang besar, Pluang memposisikan dirinya sebagai salah satu penyedia akses yang bisa membantu emiten menjangkau basis pemegang saham yang lebih luas dan terdiversifikasi.
Di sela rangkaian acara, Pluang menerima penghargaan "The Most Outstanding Business Partner" dari B-Universe Media Group, yang diserahkan langsung kepada Co-Founder Pluang, Claudia Kolonas. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi Pluang dalam mendukung pendalaman pasar modal Indonesia melalui edukasi, literasi keuangan, dan kolaborasi strategis dengan para emiten.
Investor Day 2026 adalah acara yang diselenggarakan Investor Daily dalam rangka perayaan HUT ke-25, bertempat di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada 30 Juni 2026, dengan tema "Unlocking Capital Market for Sustainable Development."
Pluang diwakili oleh tiga narasumber di tiga sesi berbeda: Claudia Kolonas (Co-Founder Pluang) di panel utama, Gregorius Jonathan M. Tampubolon (Director of Business Development Pluang) di sesi Money Lab, dan William Prasetyo (Co-Head of Community & Investment Research Pluang) di podcast Cuan Iki.
Pluang menerima penghargaan "The Most Outstanding Business Partner" dari B-Universe Media Group, yang diserahkan langsung kepada Co-Founder Pluang, Claudia Kolonas, sebagai pengakuan atas kontribusi Pluang dalam mendukung pendalaman pasar modal Indonesia.
Acara ini turut dihadiri Pramono Anung (Gubernur DKI Jakarta), Enggartiasto Lukita (Chairman B-Universe), Jeffrey Hendrik (Direktur Utama BEI), dan Hasan Fawzi (Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK).
Ya. Produk investasi di Pluang disediakan oleh entitas dalam Grup Pluang yang berlisensi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk pasar modal dan derivatif, serta oleh Bappebti dan/atau Bank Indonesia untuk produk lain sesuai jenis asetnya.
Free float adalah persentase saham emiten yang beredar bebas di publik dan tidak dikuasai pemegang saham pengendali. BEI menaikkan ambang batas minimum free float secara bertahap menuju 15% untuk mendorong likuiditas saham yang lebih sehat dan memperluas basis kepemilikan publik.
Dengan lebih dari 13 juta pengguna dan akses ke 2.000+ aset investasi, Pluang terus membangun jembatan antara emiten dan investor ritel Indonesia. Unduh aplikasi Pluang dan mulai bangun portofolio Anda hari ini.