
PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA) adalah kontraktor jasa penunjang pertambangan yang berkantor pusat di Jakarta Pusat dan melayani pemilik tambang batu bara.
Perseroan didirikan pada 16 Juni 2014 dengan nama PT Nusa Karya Realti. Dari enam bidang usaha dalam anggaran dasar, yang benar-benar dijalankan saat ini adalah aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya. Pendapatan datang dari pemberi kerja seperti BGG, PTRO, POS, IBP, BSB, dan SBS. Perseroan juga mulai masuk jasa pertambangan nikel (sumber: Kontan, 21 Mei 2026).
| Fakta | Detail |
|---|---|
| Kode saham | ANDA |
| Nama perusahaan | PT Andalan Artha Primanusa Tbk |
| Industri | Aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya |
| Komisaris Utama | Billy Theristine Lim |
| Direktur Utama | Gahari Christine |
| Auditor | KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan |
Ny. Billy Theristine Lim memegang 30% sebelum IPO dan 22,47% setelahnya, sekaligus menjabat Komisaris Utama dan pengendali perseroan (sumber: Prospektus Ringkas ANDA, 5 November 2026). Prospektus ringkas tidak merinci pemilik akhir keempat badan hukum pemegang saham lainnya.
| Pemegang saham | Sebelum IPO | Setelah IPO | Setelah waran |
|---|---|---|---|
| Ny. Billy Theristine Lim | 30,00% | 22,47% | 21,69% |
| PT Bumi Artha Caraka | 25,00% | 18,72% | 18,08% |
| PT Arkara Danatama Nusantara | 25,00% | 18,72% | 18,08% |
| PT Bhumi Caraka Persada | 10,00% | 7,49% | 7,23% |
| PT Tambang Lancar Indonesia | 5,00% | 3,75% | 3,61% |
| Tn. Arief Ramon | 5,00% | 3,75% | 3,61% |
| Masyarakat (publik) | – | 25,10% | 24,24% |
| Pemegang Waran Seri I | – | – | 3,46% |
| Total saham | 5.000.000.000 | 6.676.000.000 | 6.915.429.000 |
Pemegang saham lama tetap memegang 74,90% setelah IPO, sehingga porsi publik 25,10% membuat likuiditas saham berpotensi tipis. Pengendali menyatakan tidak akan mengalihkan pengendalian selama 12 bulan setelah pernyataan pendaftaran efektif. Menurut prospektus, tidak ada pemegang saham yang terkena larangan jual 8 bulan berdasarkan POJK 25/2017. Pelajari konsep IPO lock-up period sebelum menilai risiko penjualan saham lama.
Rentang harga perdana ANDA Rp158–Rp189 per saham, atau Rp15.800–Rp18.900 per lot (hitungan sendiri). Harga final ditetapkan setelah masa penawaran awal selesai. Pemesanan lewat Sistem e-IPO (e-ipo.co.id) memerlukan SID, SRE, dan RDN, dengan dana tersedia sebelum pukul 12.00 WIB pada hari terakhir penawaran.
| Parameter | Detail |
|---|---|
| Rentang harga penawaran awal | Rp158–Rp189 per saham |
| Saham ditawarkan | Maks. 1.676.000.000 saham baru (25,10%) |
| Nilai nominal | Rp10 per saham |
| Dana maksimal | Rp316,76 miliar |
| Penjamin pelaksana emisi | PT Henan Putihrai Sekuritas (full commitment) |
| Penjatahan terpusat (minimal) | 10% atau Rp37,5 miliar, mana yang lebih besar |
| Tahap | Tanggal |
|---|---|
| Masa penawaran awal | 5–17 November 2026 |
| Perkiraan tanggal efektif | 23 November 2026 |
| Masa penawaran umum | 24–27 November 2026 |
| Penjatahan | 27 November 2026 |
| Pengembalian dana dan distribusi saham | 30 November 2026 |
| Pencatatan di BEI | 1 Desember 2026 |
| Periode pelaksanaan Waran Seri I | 1 Juni 2027–1 Desember 2028 |
Pantau pembaruan jadwal di situs BEI. Waran Seri I adalah hak untuk membeli satu saham ANDA di Rp695 per saham, melekat satu waran pada setiap tujuh saham baru. Jumlahnya maksimal 239.429.000 waran dengan potensi dana Rp166,40 miliar. Harga pelaksanaan setara 3,7–4,4 kali harga IPO (hitungan sendiri). Jika semua waran dilaksanakan, porsi publik turun dari 25,10% menjadi 24,24% (dilusi), dan pemegang waran belum berhak atas dividen sebelum waran dilaksanakan.
| Alokasi | Porsi | Nilai (Rp miliar) |
|---|---|---|
| Pelunasan fasilitas kredit PT Radana Bhaskara Finance Tbk | 21,26% | 65,01 |
| Pembayaran sebagian pokok pinjaman Bank Mandiri | 13,74% | 42,00 |
| Modal kerja operasional | 65,00% | ±198,73 |
Sekitar 35% dana bersih, atau Rp107,01 miliar, dipakai untuk membayar utang, sehingga porsi tersebut tidak menambah kapasitas operasional (sumber: Prospektus Ringkas ANDA, 5 November 2026; nilai modal kerja hitungan sendiri). Modal kerja mencakup suku cadang alat berat, pelumas, ban, bahan bakar, dan upah tenaga kerja lapangan. Dana dari pelaksanaan waran, jika ada, seluruhnya untuk modal kerja.
Pendapatan neto turun dari Rp517,03 miliar (2023) menjadi Rp368,82 miliar (2025), sementara laba neto naik dari Rp1,21 miliar (2024) ke Rp5,14 miliar (2025). Pada semester I 2026, pendapatan turun 8,69% menjadi Rp200,12 miliar, tetapi laba neto Rp11,77 miliar, naik 260,99% dari periode sama 2025. Manajemen mengaitkan perbaikan margin dengan turunnya beban bahan bakar (sumber: Prospektus Ringkas ANDA, 5 November 2026).
| Periode | Pendapatan neto | Laba bruto | Laba neto |
|---|---|---|---|
| 2023 | 517,03 | 154,03 | 66,85 |
| 2024 | 415,43 | 68,56 | 1,21 |
| 2025 | 368,82 | 74,63 | 5,14 |
| Semester I 2025 (tidak diaudit) | 219,15 | 43,18 | 3,26 |
| Semester I 2026 | 200,12 | 51,81 | 11,77 |
Angka ini bukan cerminan performa mendatang. Periode data: 1 Januari 2023–30 Juni 2026.
Per 30 Juni 2026, total liabilitas Rp620,43 miliar dan ekuitas Rp236,28 miliar. Margin laba bersih semester I 2026 mencapai 5,88%, sedangkan arus kas operasi Rp26,41 miliar, turun dari Rp58,34 miliar pada semester I 2025 (tidak diaudit).
| Metrik | Harga Rp158 | Harga Rp189 |
|---|---|---|
| Kapitalisasi pasar (6.676.000.000 saham) | Rp1,05 triliun | Rp1,26 triliun |
| PER laba neto 2025 (Rp5,14 miliar) | ±205x | ±245x |
| PER laba neto 12 bulan hingga Juni 2026 (Rp13,65 miliar) | ±77x | ±92x |
Laba per saham di prospektus (Rp4,79 untuk 2025) tidak bisa langsung dipakai karena jumlah saham beredar kini 5 miliar, sehingga PER dihitung dari kapitalisasi pasar dibagi laba neto. Menurut Kontan (21 Mei 2026), manajemen menargetkan pendapatan 2026 sekitar Rp949,6 miliar. Realisasi semester I baru sekitar 21,1% dari target itu. Target manajemen bukan proyeksi Pluang, dan realisasinya belum tentu sama.
Prospektus menempatkan ketergantungan pada pemberi kerja utama sebagai risiko utama. Pendapatan 2024 turun 19,6% setelah persetujuan RKAB salah satu pemberi kerja baru terbit pada 26 Januari 2024, ditambah cuaca dan longsor tambang (sumber: Prospektus Ringkas ANDA, 5 November 2026). Risiko lain yang perlu dicermati:
| Kreditur | Syarat dan realisasi | Status |
|---|---|---|
| PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk | Rasio lancar min. 1,0x (realisasi 0,70x); DSC min. 100% (86%) | Dievaluasi per 31 Desember 2026 |
| PT Bank Mandiri (Persero) Tbk | DSC min. 1,25x (0,86x); Debt/EBITDA maks. 2,00x (2,69x); DER maks. 2,00x (2,04x) | Waiver telah diterima |
| PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk | DSC min. 1,1x (0,86x) | Dievaluasi per 31 Desember 2026 |
| PT Bank Central Asia Tbk | DSC min. 1,00x (0,86x); rasio lancar min. 1,00x (0,70x) | Dievaluasi per 31 Desember 2026 |
Pemesanan saham IPO berlangsung lewat Sistem e-IPO pada 24–27 November 2026 (indikatif). Setelah saham tercatat di BEI, kamu bisa membeli ANDA di Pluang dengan langkah berikut:
Kamu juga dapat bertransaksi lewat Pluang Web Trading dari komputer.
Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek dan difasilitasi oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Produk ini termasuk produk berisiko tinggi. Lakukan analisis pribadi Anda sebelum memutuskan menggunakan produk ini. Produk ini tidak sesuai untuk semua kalangan konsumen.
Pelajari lebih lanjut tentang Saham Indonesia di Pluang. Investasi saham mengandung risiko, termasuk potensi kehilangan modal.
ANDA menawarkan saham baru di Rp158–Rp189 dengan dana maksimal Rp316,76 miliar dan listing indikatif 1 Desember 2026. Laba semester I 2026 naik ke Rp11,77 miliar, tetapi valuasi pasca-IPO setara PER sekitar 77–245x, DER 2,63x, dan sejumlah rasio kredit belum terpenuhi. Pahami struktur kepemilikan, penggunaan dana, dan risikonya sebelum memutuskan. Dana IPO juga tidak sepenuhnya menambah kapasitas, karena 35% untuk melunasi utang.
Rentang harga penawaran awal ANDA Rp158–Rp189 per saham, atau Rp15.800–Rp18.900 per lot (100 saham). Dana maksimal Rp316,76 miliar. Harga final ditetapkan setelah masa penawaran awal 5–17 November 2026 (sumber: Prospektus Ringkas ANDA, 5 November 2026).
Jadwal pencatatan ANDA di Bursa Efek Indonesia adalah 1 Desember 2026. Masa penawaran umum berlangsung 24–27 November 2026, dengan penjatahan 27 November. Tanggal bersifat indikatif dan dapat berubah (sumber: Prospektus Ringkas ANDA, 5 November 2026).
Ny. Billy Theristine Lim memegang 22,47%; PT Bumi Artha Caraka dan PT Arkara Danatama Nusantara masing-masing 18,72%; publik 25,10%. PT Bhumi Caraka Persada 7,49%, serta PT Tambang Lancar Indonesia dan Tn. Arief Ramon masing-masing 3,75% (sumber: Prospektus Ringkas ANDA, 5 November 2026).
Risiko utama menurut prospektus adalah ketergantungan pada pemberi kerja utama. Per 30 Juni 2026, DER 2,63x, rasio lancar 0,70x, dan sejumlah rasio kredit belum terpenuhi. Porsi publik hanya 25,10%, sehingga likuiditas bisa tipis.
Setelah ANDA tercatat di BEI, unduh Pluang, selesaikan e-KYC, isi saldo RDN, cari ANDA di Saham Indonesia, tentukan jumlah lot, lalu kirim order beli. Jadwal listing bersifat indikatif dan dapat berubah.
Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab kamu.
Sumber data: Prospektus Ringkas PT Andalan Artha Primanusa Tbk (Harian Terbit, 5 November 2026); Kontan (21 Mei 2026); Sistem e-IPO (e-ipo.co.id); BEI. Harga per lot, valuasi, dan nilai modal kerja adalah hitungan sendiri dari data tersebut.
Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.


