ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Kamus
PER / PE Ratio (Price to Earnings Ratio)
shareIcon

PER / PE Ratio (Price to Earnings Ratio)

0  dilihat·Waktu baca: 2 menit
shareIcon
PER / PE Ratio (Price to Earnings Ratio)
PER atau Price to Earnings Ratio adalah rasio valuasi yang membandingkan harga saham dengan laba bersih per lembar saham (EPS) suatu perusahaan.

Apa itu PER dan Cara Menghitungnya?

PER menunjukkan berapa kali lipat laba bersih perusahaan yang bersedia dibayar investor untuk setiap lembar saham. PER tinggi bisa berarti saham dihargai mahal karena ekspektasi pertumbuhan yang tinggi, sementara PER rendah bisa mengindikasikan saham murah — atau mencerminkan masalah fundamental yang dikhawatirkan pasar.

Rumus PER

PER  =  Harga Saham  ÷  Earnings Per Share (EPS)

EPS  =  Laba Bersih  ÷  Jumlah Saham Beredar

Contoh:  Harga Saham Rp 10.000  |  EPS Rp 500  →  PER = 20x

Artinya: investor membayar 20 tahun laba untuk memiliki 1 lembar saham

Interpretasi PER Berdasarkan Konteks

Level PER

Interpretasi

Contoh Konteks BEI

< 8x

Sangat murah / value trap

Emiten siklikal di puncak siklus turun

8–15x

Murah hingga wajar

Bank BUMN, emiten konsumer matang

15–25x

Premium moderat

Emiten bertumbuh dengan track record solid

25–50x

Growth premium

Sektor teknologi, digital banking (ARTO)

> 50x

Sangat mahal / speculative

Early-stage growth atau bubble

Forward PER vs Trailing PER

Trailing PER menggunakan EPS historis (12 bulan terakhir), sedangkan Forward PER menggunakan estimasi EPS 12 bulan ke depan. Analis sell-side di BEI umumnya menggunakan Forward PER dalam laporan riset mereka karena mencerminkan ekspektasi masa depan. Dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti, Forward PER perlu dicermati asumsi konsensus laba yang mendasarinya.

PER Sektoral: Tidak Bisa Dibandingkan Lintas Industri

Sektor

Rata-rata PER Historis BEI

Keterangan

Perbankan (BBCA, BBRI)

10–20x

Moderat, bergantung kualitas aset

Konsumer / FMCG

20–35x

Premium karena earnings stabil

Infrastruktur

8–15x

Rendah, capex intensif

Teknologi / Fintech

30–80x

Tinggi, growth priced-in

Tambang / Komoditas

3–10x

Sangat siklikal, PER bisa misleading

FAQ: Pertanyaan Umum tentang PER

Apakah PER rendah selalu berarti saham murah dan layak dibeli? Tidak selalu. PER rendah bisa menjadi "value trap" — saham terlihat murah tetapi laba perusahaan sedang dalam tren penurunan. Selalu cek tren EPS setidaknya 3–5 tahun ke belakang sebelum menyimpulkan saham murah berdasarkan PER saja.

Apa perbedaan PER dengan PBV? PER berbasis laba (earnings), cocok untuk perusahaan dengan profitabilitas stabil. PBV berbasis nilai buku aset, lebih relevan untuk sektor perbankan dan properti. Kombinasi keduanya memberikan gambaran valuasi yang lebih komprehensif.

Istilah Terkait:  EPS  •  PBV  •  Forward PER  •  Valuasi Saham  •  Analisa Fundamental
Ditulis oleh
channel logo
Marcella Kusuma
Right baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1