ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Kamus
Dilusi Saham
shareIcon

Dilusi Saham

0  dilihat·Waktu baca: 1 menit
shareIcon
Dilusi Saham
Dilusi saham adalah penurunan persentase kepemilikan pemegang saham yang ada akibat penerbitan saham baru tanpa hak pembelian proporsional yang diberikan kepada mereka.

Apa itu Dilusi Saham?

Setiap kali perusahaan menerbitkan saham baru — melalui rights issue, private placement, konversi obligasi konversi, atau pelaksanaan opsi saham karyawan (ESOP) — jumlah total saham beredar bertambah. Jika pemegang saham lama tidak ikut membeli saham baru secara proporsional, kepemilikan persentasenya otomatis berkurang. Ini disebut dilusi.

Simulasi dampak dilusi

Sebelum dilusi:

  Total saham beredar   : 1.000.000 lembar

  Kepemilikan investor A: 100.000 lembar = 10%

Perusahaan terbitkan 500.000 saham baru (private placement):

  Total saham beredar baru: 1.500.000 lembar

  Kepemilikan investor A (jika tidak ikut beli): 100.000 ÷ 1.500.000 = 6,67%

  Dilusi kepemilikan: dari 10% menjadi 6,67% (–3,33 poin persentase)

  Dilusi EPS: laba per lembar turun karena pembagi (jumlah saham) bertambah

 

Jenis-jenis corporate action yang menyebabkan dilusi

Corporate Action

Dilusi?

Proteksi bagi pemegang lama

Rights Issue

Ya

Ada — pemegang lama dapat HMETD (hak beli proporsional)

Private Placement

Ya

Tidak ada — saham langsung ke investor tertentu

Konversi Obligasi Konversi

Ya

Terbatas — tergantung syarat konversi

ESOP (opsi karyawan)

Ya

Tidak ada — part of compensation design

Stock Split

Tidak

Jumlah saham naik tapi kepemilikan % tetap sama

 

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Dilusi Saham

Apakah dilusi selalu merugikan pemegang saham? Tidak selalu. Jika dana dari penerbitan saham baru digunakan secara efektif untuk ekspansi yang menghasilkan ROI lebih tinggi dari cost of equity, nilai per lembar saham bisa tetap meningkat meski terjadi dilusi persentase kepemilikan.

Istilah Terkait:  Rights Issue  •  Private Placement  •  EPS  •  ESOP  •  Buyback

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1