
Dalam dunia finansial, options trading adalah aset trading yang menarik dan serbaguna yang menawarkan berbagai peluang kepada para investor. Namun, bagi banyak orang, dunia options trading bisa tampak menakutkan dan rumit. Artikel ini akan mengungkap seluk beluk options trading, mengeksplorasi konsep dasar, penggunaan, keuntungan, jenis, dan risikonya, untuk membekali Sobat Cuan dengan pengetahuan sebelum mempelajari lebih lanjut.
Bayangkan kalau Sobat Cuan mendapat kabar bahwa akan ada pembangunan perumahan di suatu daerah, lengkap dengan fasilitas seperti tol, stasiun, dan mall di dekatnya. Harga satu unit rumah sekarang adalah Rp1,5 miliar. Kamu tertarik membeli, tapi masih ragu apakah rencana pembangunan fasilitas itu benar-benar akan terealisasi.
Untuk membantu mengambil keputusan, developer mengedarkan kupon Nomor Urut Pemesanan (NUP) yang memberi hak untuk membeli rumah 1 tahun lagi tetap di harga Rp1,5 miliar, dengan membayar premi NUP sebesar Rp10 juta.
Skenario 1 — fasilitas benar-benar dibangun dan harga naik menjadi Rp2 miliar: dengan NUP, kamu tetap berhak membeli di harga Rp1,5 miliar, sehingga selisihnya sekitar Rp500 juta (dikurangi premi Rp10 juta menjadi ~Rp490 juta).
Skenario 2 — pembangunan fasilitas terhenti dan harga malah turun menjadi Rp1 miliar: kamu tidak perlu memakai NUP dan bisa langsung membeli di harga pasar Rp1 miliar. NUP kamu hangus, dan seluruh premi Rp10 juta yang sudah dibayarkan hilang.
Analogi ini merangkum esensi options trading — bayangkan options sebagai kupon NUP untuk aset finansial seperti saham, ETF, dan kripto. Secara formal: options adalah sebuah kontrak yang memberikan hak, tetapi bukan kewajiban, kepada pemegangnya (pembeli) untuk membeli atau menjual sebuah aset acuan (underlying asset) pada harga yang sudah ditentukan sebelumnya (strike price) dalam jangka waktu tertentu. Pembeli membayar premi (premium) untuk hak istimewa ini.
Dalam options trading, ada dua metode mengambil keuntungan: (1) mengeksekusi (exercise) kontrak — membeli atau menjual aset sesuai kontrak — jika kontrak menguntungkan sebelum atau saat kedaluwarsa; atau (2) menutup posisi (sell to close), yaitu menjual kontraknya dan mengambil untung dari perubahan harga premium. Harga premium bisa berubah karena berbagai faktor, yang akan dibahas pada artikel-artikel berikutnya.
Options trading dapat dikategorikan menjadi dua jenis berdasarkan underlying asset dan cara eksekusi:
• Call options dan put options: Call options memberikan hak kepada pembeli untuk membeli underlying asset pada strike price sebelum tanggal kedaluwarsa, sedangkan put options memberikan hak kepada pembeli untuk menjual aset pada strike price. Call options mendapatkan keuntungan dari kenaikan underlying price, sedangkan put options mendapatkan keuntungan dari penurunan underlying price.
• Options Amerika dan Eropa: Options Amerika dapat dieksekusi (exercise) kapan saja sebelum kedaluwarsa, sedangkan options Eropa hanya dapat dieksekusi pada saat kedaluwarsa. Mayoritas options yang diperdagangkan adalah options Amerika, yang menawarkan fleksibilitas lebih besar bagi pemegangnya. (Pluang hanya menyediakan options trading Amerika.)
Untuk memahami bagaimana options dibandingkan dengan cara trading lain secara langsung, lihat Options vs Spot dan Options vs Futures.
Options trading memiliki tiga tujuan utama:
• Spekulasi: Trader dapat berspekulasi mengenai pergerakan harga aset tanpa harus memilikinya secara langsung. Dengan membeli call options (nilainya meningkat seiring kenaikan underlying asset) atau put options (nilainya meningkat seiring penurunan underlying asset), trader berpotensi memperoleh keuntungan dari pergerakan pasar dengan kerugian yang terbatas pada premi yang dibayar — namun tetap berisiko kehilangan seluruh premi tersebut.
• Perlindungan (hedging): Options dapat bertindak sebagai asuransi terhadap pergerakan harga yang merugikan. Dengan membeli put option, investor berpotensi melindungi portofolio dari risiko penurunan — jika pasar menurun, nilai put option meningkat, mengimbangi sebagian kerugian pada underlying asset. Kerugian yang mungkin dialami tetap terbatas pada premium yang dibayarkan, seperti pada analogi NUP rumah di atas.
• Diversifikasi portofolio: Options bisa dijadikan salah satu aset untuk menambah diversifikasi portofolio, karena menyediakan strategi yang bisa digunakan baik saat pasar bullish maupun bearish.
Options trading menawarkan beberapa keuntungan:
• Fleksibel: Options dapat dimanfaatkan berbagai tipe trader dalam berbagai kondisi pasar — call options untuk market bullish, put options untuk market bearish.
• Leverage: Satu kontrak options setara dengan memperjualbelikan 100 lembar saham underlying asset, sehingga trader bisa mengendalikan posisi lebih besar dengan modal lebih kecil. Leverage ini berpotensi meningkatkan persentase keuntungan dibanding trading saham biasa — namun sifat leverage ini bekerja dua arah: potensi kerugian secara persentase terhadap modal yang dipakai juga ikut membesar jika prediksi pasar meleset.
• Risiko terbatas (bagi pembeli): Berbeda dari saham, di mana kerugian secara teoritis tidak terbatas, pembeli options memiliki kerugian maksimum sebesar premium yang dibayarkan, terlepas dari seberapa besar pergerakan underlying price melawan posisinya.
Namun, options trading juga memiliki kekurangannya sendiri:
• Peluruhan waktu (time decay): Kontrak options memiliki tanggal kedaluwarsa, dan nilai kontraknya berkurang semakin dekat dengan tanggal kedaluwarsa — fenomena yang dikenal sebagai time decay.
• Kompleksitas: Options trading melibatkan kurva pembelajaran yang curam karena berbagai strategi dan faktor yang memengaruhi harga options, seperti volatilitas dan waktu kedaluwarsa. Trader pemula berisiko mengalami kerugian jika tidak sepenuhnya memahami mekanismenya.
Pluang menyediakan aset options yang dapat diakses langsung di aplikasi. Options yang disediakan Pluang berbasis saham AS, dengan harga mengikuti pasar AS. Perdagangan options di Pluang difasilitasi oleh PT PG Berjangka sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bekerja sama dengan pialang luar negeri yang berlisensi dan diawasi oleh SEC dan OCC di Amerika Serikat. Meski berizin dan diawasi otoritas terkait, status regulasi ini bukan jaminan keuntungan — options tetap tergolong produk investasi berisiko tinggi dan kompleks yang mengharuskan Sobat Cuan memahami mekanismenya sebelum bertransaksi.
Options trading membuka dunia yang penuh kemungkinan bagi para investor, menyediakan jalan untuk spekulasi, perlindungan (hedging), dan diversifikasi portofolio. Meski berpotensi memberi keuntungan signifikan dengan kerugian pembeli yang terbatas pada premi, options trading membutuhkan pemahaman mendalam mengenai mekanisme dan risikonya sebelum digunakan. Dengan pengetahuan dan strategi yang tepat, options bisa menjadi salah satu instrumen dalam perangkat investor — namun bukan produk yang cocok untuk semua orang.
Options trading adalah jual-beli kontrak yang memberi hak (bukan kewajiban) untuk membeli atau menjual aset tertentu di harga yang sudah disepakati (strike price), sebelum tanggal kedaluwarsa, dengan membayar sejumlah premi di muka.
Call options memberi hak untuk membeli aset acuan pada strike price dan diuntungkan saat harga aset naik. Put options memberi hak untuk menjual aset acuan pada strike price dan diuntungkan saat harga aset turun.
Kerugian maksimum bagi pembeli options terbatas pada premi yang sudah dibayarkan, terlepas dari seberapa jauh harga aset bergerak melawan posisinya.
Options trading tergolong produk berisiko tinggi dan kompleks yang tidak sesuai untuk seluruh kalangan konsumen. Pemula disarankan memahami mekanisme dasar — termasuk time decay dan volatilitas — serta melakukan riset mandiri sebelum bertransaksi.
Options di Pluang berbasis saham AS, difasilitasi oleh PT PG Berjangka sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang berizin dan diawasi OJK, dengan transaksi tercatat di Jakarta Futures Exchange (JFX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI), serta bekerja sama dengan pialang luar negeri yang berlisensi dan diawasi SEC dan OCC.
Pluang memastikan setiap transaksi options sesuai dengan regulasi dan praktik terbaik. Perdagangan options difasilitasi oleh PT PG Berjangka sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk derivatif keuangan dengan aset dasar berupa Efek. Seluruh transaksi dicatat di Jakarta Futures Exchange (JFX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI). PT PG Berjangka juga bekerja sama dengan pialang luar negeri yang berlisensi dan diawasi oleh SEC dan OCC.
Options Trading adalah produk berisiko tinggi dan tidak ada jaminan keuntungan yang ditawarkan oleh produk ini. Pelanggan wajib melakukan riset sendiri dalam melakukan transaksi investasi apapun.
Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu. Gambar yang ditampilkan dalam konten ini dibuat dengan menggunakan AI dan hanya ditujukan untuk tujuan ilustrasi saja.