
Aplikasi reksa dana adalah platform digital milik Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memungkinkan kamu membeli, menjual, dan memantau reksa dana dari ponsel. Per 31 Agustus 2026, nilai aktiva bersih (NAB) industri reksa dana Indonesia tercatat Rp652,88 triliun, sementara jumlah investor pasar modal mencapai 31,14 juta (OJK, Rapat Dewan Komisioner Bulanan Agustus 2026, dikutip ANTARA, 7 September 2026). Artikel ini membandingkan enam aplikasi yang menjual reksa dana, yaitu Pluang, Bibit, Ajaib, Bareksa, IPOT, dan Growin' by Mandiri Sekuritas, berdasarkan izin, minimum pembelian, biaya, dan fitur, lalu membahas cara memilih yang sesuai dengan profil risikomu.
Aplikasi reksa dana bekerja sebagai perantara antara investor dan Manajer Investasi (MI), yaitu perusahaan berizin OJK yang mengelola dana kelolaan reksa dana. Saat kamu membeli Reksa Dana lewat aplikasi, dana masuk ke rekening bank kustodian (bank yang menyimpan dan mengadministrasikan aset reksa dana), lalu dikonversi menjadi unit penyertaan sesuai NAB per unit pada hari transaksi. Kepemilikan unit tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), terpisah dari kas milik aplikasi.
Artinya, ada tiga pihak yang perlu kamu kenali: APERD (penjual), MI (pengelola), dan bank kustodian (penyimpan). Ketiganya diawasi OJK dengan peran yang berbeda.
Di ekosistem Pluang, reksa dana dipasarkan oleh PT Sarana Santosa Sejati selaku APERD. Pesanan pembelian yang masuk sebelum pukul 13.00 WIB pada hari bursa diproses dengan NAB hari yang sama, sedangkan pesanan setelah pukul 13.00 WIB memakai NAB hari bursa berikutnya (FAQ Pluang, diakses 25 September 2026).
Jawaban Singkat: pilih berdasarkan kebutuhanmu, bukan popularitas aplikasi.
• Ingin reksa dana plus saham dan aset kripto dalam satu akun: pertimbangkan aplikasi multi-aset seperti Pluang atau Ajaib.
• Ingin portofolio otomatis berbasis tujuan: pertimbangkan fitur robo-advisor seperti di Bibit.
• Sudah memakai rekening bank tertentu: cek aplikasi yang terhubung dengan bank tersebut, misalnya Growin' dengan Livin' by Mandiri.
Metodologi: daftar ini disusun oleh tim redaksi Pluang, dan Pluang termasuk di dalamnya. Aplikasi dipilih karena memasarkan reksa dana melalui entitas yang menyatakan izin APERD dari OJK di situs resminya. Data minimum pembelian dan biaya diambil dari situs resmi masing-masing aplikasi pada 25 September 2026. Urutan bukan peringkat.
Aplikasi | Entitas penjual reksa dana | Minimum pembelian (per 25 Sep 2026) | Kelas aset lain di aplikasi | Catatan biaya |
Pluang | PT Sarana Santosa Sejati (APERD) | Mulai Rp100.000 (halaman produk Pluang Reksa Dana) | Saham Indonesia, saham AS, aset kripto | Biaya admin pembelian Rp4.500 (GoPay) atau Rp5.500 (virtual account) + PPN 11% atas biaya admin; tanpa biaya penjualan dan switching dari Pluang |
Bibit | PT Bibit Tumbuh Bersama (APERD) | Mulai Rp10.000 (pembelian personal); Rp100.000 (portofolio Robo) | Obligasi negara, saham | Rincian di aplikasi |
Ajaib | PT Takjub Teknologi Indonesia (APERD) | Mulai Rp10.000, bervariasi per produk | Saham Indonesia | Tanpa biaya beli dan jual dari Ajaib; MI dapat mengenakan biaya penjualan pada produk tertentu |
Bareksa | PT Bareksa Portal Investasi (APERD) | Mulai Rp10.000 untuk beberapa produk | Obligasi negara, emas, saham | Rincian di aplikasi |
IPOT | PT Indo Premier Sekuritas | Bervariasi per produk | Saham, obligasi | Rincian di aplikasi |
Growin' by Mandiri Sekuritas | PT Mandiri Sekuritas | Rp10.000 hingga Rp1.000.000, tergantung produk | Saham, obligasi | Rincian di aplikasi |
Sumber: situs resmi dan halaman bantuan masing-masing aplikasi, diakses 25 September 2026. Ketentuan dapat berubah; selalu cek aplikasi sebelum bertransaksi.
• Apa itu: aplikasi investasi yang menyediakan 17 produk reksa dana dari 7 Manajer Investasi di empat kelas aset (pasar uang, pendapatan tetap, saham, dan campuran), bersama saham Indonesia, saham AS, dan aset kripto dalam satu akun (halaman produk Pluang Reksa Dana, 25 September 2026).
• Fitur: Auto Invest untuk pembelian rutin terjadwal dan Screeners untuk menyaring produk berdasarkan kriteria.
• Biaya: biaya admin pembelian Rp4.500 via GoPay atau Rp5.500 via virtual account, ditambah PPN 11% atas biaya admin; Pluang tidak mengenakan biaya penjualan dan switching. Biaya transfer antarbank dapat berlaku jika bankmu berbeda dengan bank kustodian (Biaya Reksa Dana Pluang).
• Cocok untuk: investor yang ingin memulai dari reksa dana dan menambah kelas aset lain tanpa membuka akun baru.
• Risiko: NAB reksa dana saham dan campuran bisa turun saat pasar melemah; biaya admin per transaksi lebih terasa pada nominal pembelian kecil.
• Apa itu: aplikasi reksa dana dengan fitur robo-advisor yang menyusun kombinasi reksa dana berdasarkan kuesioner profil risiko dan tujuan finansial.
• Fitur: alokasi portofolio otomatis untuk tujuan seperti dana darurat, pendidikan, atau pensiun.
• Cocok untuk: pemula yang ingin alokasi otomatis tanpa memilih produk satu per satu.
• Risiko: alokasi otomatis tetap mengikuti asumsi model; kamu tetap perlu memahami isi portofolio.
• Apa itu: aplikasi yang menggabungkan reksa dana dan saham Indonesia.
• Fitur: pilihan reksa dana dari beberapa MI, dengan minimum mulai Rp10.000 untuk produk tertentu.
• Cocok untuk: investor yang ingin berpindah dari reksa dana ke saham di aplikasi yang sama.
• Risiko: biaya penjualan dari MI dapat berlaku pada produk tertentu, jadi cek prospektus sebelum membeli.
• Apa itu: marketplace reksa dana yang menyatakan memiliki 180+ produk dari 30+ MI (situs resmi Bareksa, 25 September 2026).
• Fitur: perbandingan kinerja historis antarproduk dan simulasi tujuan finansial.
• Cocok untuk: investor yang ingin membandingkan banyak produk dari banyak MI.
• Risiko: banyaknya pilihan menuntut kamu memahami profil risiko setiap produk sebelum membeli.
• Apa itu: aplikasi dari PT Indo Premier Sekuritas yang menyediakan reksa dana, saham, dan obligasi.
• Fitur: transaksi reksa dana berdampingan dengan transaksi saham di Bursa Efek Indonesia.
• Cocok untuk: investor saham aktif yang ingin menempatkan sebagian dana di reksa dana.
• Risiko: tampilan berorientasi trader, sehingga pemula mungkin butuh waktu adaptasi lebih lama.
• Apa itu: aplikasi investasi PT Mandiri Sekuritas yang juga dapat diakses melalui Livin' by Mandiri.
• Fitur: minimum pembelian reksa dana Rp10.000, Rp100.000, Rp200.000, Rp500.000, atau Rp1.000.000 tergantung produk (halaman bantuan Mandiri Sekuritas, 25 September 2026).
• Cocok untuk: nasabah Bank Mandiri yang ingin investasi di ekosistem bank yang sama.
• Risiko: pilihan produk mengikuti kerja sama Mandiri Sekuritas dengan MI.
Cara memilih aplikasi reksa dana adalah mencocokkan izin, biaya, pilihan produk, dan minimum pembelian dengan tujuan serta profil risikomu. Tidak ada satu aplikasi yang cocok untuk semua orang.
1. Izin APERD. Cek apakah entitas penjualnya tercantum sebagai APERD di situs reksa dana OJK sebelum kamu menyetor dana.
2. Biaya yang dibuka lengkap. Cek biaya pembelian atau admin, biaya penjualan (redemption), biaya pengalihan (switching), dan biaya transfer antarbank.
3. Pilihan produk dan MI. Makin banyak pilihan, makin mudah membandingkan kebijakan investasi dan biaya pengelolaan antarproduk.
4. Minimum pembelian. Sesuaikan dengan dana yang siap kamu investasikan secara rutin.
5. Kebutuhan Diversifikasi Portofolio. Jika kelak ingin menambah saham atau aset kripto, aplikasi multi-aset menghemat langkah membuka akun baru.
Biaya investasi reksa dana terdiri dari dua lapis: biaya transaksi yang dikenakan aplikasi atau MI saat kamu membeli dan menjual, serta biaya pengelolaan yang dipotong dari NAB setiap hari. Biaya transaksi terlihat di layar konfirmasi, sedangkan biaya pengelolaan tidak terlihat langsung tetapi tercermin pada NAB per unit.
Komponen biaya | Siapa yang mengenakan | Cara mengeceknya |
Biaya pembelian atau admin (Rp atau %) | Aplikasi atau MI, berbeda per platform dan produk | Layar konfirmasi transaksi dan halaman biaya aplikasi |
Biaya penjualan dan switching (%) | MI atau aplikasi, berbeda per produk | Prospektus dan halaman biaya aplikasi |
Biaya transfer antarbank (Rp) | Bank, jika rekeningmu berbeda dengan bank kustodian | Ketentuan bank dan aplikasi |
Biaya pengelolaan MI dan kustodian (% per tahun) | MI dan bank kustodian, dipotong dari NAB | Prospektus dan fund fact sheet |
Dari sisi pajak, bagian laba yang diterima pemegang unit penyertaan reksa dana bukan objek Pajak Penghasilan bagi investor, sesuai Pasal 4 ayat (3) huruf i Undang-Undang Pajak Penghasilan. Instrumen di dalam portofolio reksa dana tetap dikenai pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Ilustrasi berikut memakai biaya admin Pluang yang berlaku per 25 September 2026 (Biaya Reksa Dana Pluang) dan tidak menggambarkan imbal hasil.
1. Nominal pembelian: Rp1.000.000 via virtual account.
2. Biaya admin: Rp5.500.
3. PPN 11% atas biaya admin: 11% × Rp5.500 = Rp605.
4. Total biaya admin: Rp5.500 + Rp605 = Rp6.105, atau sekitar 0,61% dari Rp1.000.000.
Sebagai pembanding, produk yang mengenakan biaya pembelian 1% akan memotong Rp10.000 dari pembelian Rp1.000.000. Karena biaya admin Pluang berbentuk nominal tetap, porsinya mengecil saat nominal pembelian membesar: pada pembelian Rp5.000.000 via virtual account, Rp6.105 setara sekitar 0,12%.
Keuntungan utama reksa dana lewat aplikasi adalah akses ke portofolio yang dikelola MI berizin OJK dengan modal relatif kecil, sedangkan risikonya adalah nilai investasi yang bisa turun mengikuti pasar.
Keuntungan:
• Dikelola profesional. Keputusan alokasi dibuat MI berizin OJK sesuai kebijakan investasi di prospektus.
• Diversifikasi dalam satu produk. Satu unit reksa dana mewakili keranjang berisi banyak efek.
• Proses digital. Pembukaan akun, verifikasi, dan transaksi dilakukan dari ponsel.
• Pencairan terukur. Dana hasil penjualan kembali (redemption) wajib dibayarkan maksimal 7 hari bursa setelah permintaan diterima dengan lengkap, sesuai POJK Nomor 23/POJK.04/2016.
Risiko:
• Risiko penurunan NAB. Reksa dana saham dan campuran bisa turun mengikuti IHSG atau pasar obligasi.
• Risiko kredit dan wanprestasi. Penerbit obligasi atau instrumen pasar uang dalam portofolio bisa gagal bayar.
• Risiko Likuiditas. Pada kondisi pasar ekstrem, MI dapat kesulitan menjual efek dalam portofolio.
• Risiko pembubaran. Reksa dana dapat dibubarkan jika memenuhi kondisi yang diatur OJK, dan nilai yang kamu terima bisa lebih kecil dari modal awal.
Kesalahan umum pemula adalah memilih produk hanya dari imbal hasil jangka pendek. Konsistensi kebijakan investasi, biaya pengelolaan, dan kecocokan horizon waktu lebih menentukan pengalamanmu dalam jangka panjang.
Reksa dana cocok untuk pemula yang belum punya waktu melakukan analisis fundamental sendiri, karena pemilihan efek diserahkan ke MI. Saham langsung memberi kendali penuh atas pemilihan emiten, tetapi menuntut riset mandiri dan toleransi terhadap volatilitas yang lebih tinggi. Banyak investor memulai dari reksa dana pasar uang, lalu menambah porsi saham seiring bertambahnya pemahaman.
Selain reksa dana, Pluang menyediakan saham Indonesia, saham AS, dan aset kripto dalam satu aplikasi. Setiap produk memiliki manfaat, risiko, syarat, dan biaya yang berbeda:
Produk | Minimum transaksi | Potensi manfaat | Risiko utama | Rincian biaya |
Mulai Rp100.000 (halaman produk) | Portofolio terdiversifikasi yang dikelola MI | Penurunan NAB, risiko kredit, risiko likuiditas | ||
1 lot (100 lembar) | Potensi capital gain dan dividen | Fluktuasi harga, risiko likuiditas, auto rejection | ||
US1,5untukLimitOrder,StopOrder,danStopLimitOrder;US1,00 untuk Market Order (beli dan jual) | Akses ke perusahaan yang tercatat di bursa AS | Fluktuasi harga, risiko kurs USD/IDR | ||
Beli Rp10.000; jual Rp5.000 | Akses ke aset digital yang diperdagangkan 24 jam | Volatilitas harga sangat tinggi |
Untuk saham Indonesia, biaya terdiri dari komisi broker yang berbeda antarperusahaan efek, pungutan bursa dan kliring yang diatur regulator, serta PPh Final 0,1% atas nilai penjualan sesuai ketentuan perpajakan pasar modal, bukan komponen biaya sekuritas. Pada saham Indonesia, Pluang bekerja sama dengan Pluang Maju Sekuritas.
Saham Indonesia, saham AS, dan aset kripto termasuk produk berisiko tinggi, sehingga berlaku tiga pernyataan berikut:
Produk ini termasuk produk berisiko tinggi.
Lakukan analisis pribadi Anda sebelum memutuskan menggunakan produk ini.
Produk ini tidak sesuai untuk semua kalangan konsumen.
Kamu bisa mulai investasi reksa dana di Pluang dengan membuat akun, menyelesaikan verifikasi identitas, lalu memilih produk yang sesuai profil risikomu.
1. Unduh aplikasi Pluang dan daftar dengan email atau nomor ponsel.
2. Selesaikan verifikasi identitas (Know Your Customer/KYC) dengan KTP dan swafoto.
3. Isi kuesioner profil risiko, lalu buka halaman Reksa Dana dan bandingkan kebijakan investasi, biaya, serta profil risiko tiap produk.
4. Pilih produk, klik Beli, dan masukkan nominal sesuai minimum pembelian yang tertera.
5. Pilih metode pembayaran virtual account atau GoPay, centang pernyataan pemahaman risiko, lalu selesaikan pembayaran dalam 24 jam.
6. Aktifkan Auto Invest jika ingin membeli secara rutin dengan jadwal tetap.
Pemula sebaiknya memilih aplikasi dengan izin APERD dari OJK, biaya yang dibuka lengkap, dan minimum pembelian terjangkau. Bibit, Ajaib, dan Bareksa mencantumkan minimum mulai Rp10.000 untuk produk tertentu; Pluang mencantumkan Rp100.000 (per 25 September 2026).
Modal minimal berbeda per aplikasi dan produk, umumnya Rp10.000 hingga Rp1.000.000. Per 25 September 2026, halaman produk Pluang Reksa Dana mencantumkan modal mulai Rp100.000.
Cari nama entitas penjualnya di daftar APERD pada situs reksa dana OJK. Di Pluang, reksa dana dipasarkan oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai APERD berizin dan diawasi OJK, dengan transaksi tercatat di KSEI.
Per 25 September 2026, biaya admin pembelian Rp4.500 via GoPay atau Rp5.500 via virtual account, ditambah PPN 11% atas biaya admin. Pluang tidak mengenakan biaya penjualan dan switching.
Bisa. NAB reksa dana dapat turun mengikuti harga efek di dalam portofolio. Per 31 Agustus 2026, NAB industri reksa dana Rp652,88 triliun (OJK), tetapi angka industri tidak mencerminkan kinerja produk tertentu.
Aplikasi reksa dana yang sesuai adalah aplikasi yang entitas penjualnya berizin APERD dari OJK, biayanya dibuka lengkap, dan pilihan produknya cocok dengan tujuan serta profil risikomu. Pluang, Bibit, Ajaib, Bareksa, IPOT, dan Growin' by Mandiri Sekuritas punya pendekatan berbeda, dari robo-advisor hingga integrasi perbankan. Jika kamu ingin reksa dana berdampingan dengan saham Indonesia, saham AS, dan aset kripto dalam satu akun, pelajari lebih lanjut produk reksa dana di Pluang.
Investasi reksa dana mengandung risiko, termasuk risiko penurunan nilai investasi. Pahami prospektus dan karakteristik setiap produk, lalu sesuaikan dengan profil risiko serta tujuan finansialmu sebelum berinvestasi.
Reksa Dana: Pluang bekerja sama dengan PT Sarana Santosa Sejati sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seluruh transaksi Reksa Dana tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Saham Indonesia: Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek dan difasilitasi oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Saham AS: Pluang bekerja sama dengan PT PG Berjangka yang memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk derivatif keuangan dengan aset dasar berupa Efek. Seluruh transaksi dicatat di Jakarta Futures Exchange (JFX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI). PT PG Berjangka juga merupakan Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Aset Kripto: Pluang sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seluruh transaksi tercatat di Central Finansial X (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI).
Tanggal | Perubahan |
31 Juli 2026 | Artikel dipublikasikan. |
25 September 2026 | Judul diganti ke format kriteria (berizin OJK) tanpa klaim superlatif. Angka Kunci diperbarui ke data OJK per 31 Agustus 2026. Biaya dan minimum pembelian Pluang dikoreksi sesuai halaman produk dan halaman biaya. Ditambahkan metodologi pemilihan, tabel perbandingan bersumber, H2 berbentuk pertanyaan, tabel komponen biaya, contoh perhitungan biaya, tabel produk lain di Pluang, pernyataan risiko produk berisiko tinggi, dan blok informasi perizinan per produk. |
Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu. Gambar ilustrasi pada artikel ini dibuat menggunakan AI.