Asset icon - trade crypto, stocks, and gold on Pluang
Trade on Pluang
One platform for all markets
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
BETA

 Mengapa Order Take Profit/Stop Loss saya terbatalkan namun aset saya masih ada di portfolio?

Stop Loss & Take Profit di Pluang bekerja dengan cara OCO, yaitu apabila kedua order dipasang bersamaan dan salah satunya tertrigger untuk aktif, maka order lainnya akan otomatis dibatalkan meski order yang aktif belum tereksekusi. Apabila kamu memasang salah satu dari Stop Loss atau Take Profit dan salah satunya terbatalkan, hal itu dikarenakan karena order Take Profit/Stop Loss kamu sudah menyentuh mark price untuk mentrigger order tersebut aktif. Namun sayangnya, sebelum order Take Profit/Stop Loss tersebut tereksekusi, harga pasar kembali berbalik turun sehingga saat ini aset kamu masih belum tereksekusi dan masih ada di portofolio kamu.

Contoh skenario:

Kamu membeli aset kripto seharga Rp1.000.000, lalu mengaktifkan fitur OCO dengan mengatur:

  • Take Profit (TP) di Rp1.200.000

  • Stop Loss (SL) di Rp950.000

Beberapa hari kemudian, harga aset naik hingga menyentuh Rp1.200.000, yang artinya order Take Profit kamu aktif karena sudah mencapai mark price (harga pemicu). Namun, sebelum order Take Profit sempat dieksekusi sepenuhnya, harga tiba-tiba turun cepat kembali ke bawah Rp1.200.000.

Karena order Take Profit sudah tertrigger, maka sesuai sistem OCO, order Stop Loss otomatis dibatalkan. Namun karena harga turun lebih cepat dari eksekusi penuh, order Take Profit tidak sempat tereksekusi, sehingga kamu tetap memiliki aset tersebut di portofolio.