Investasi
Fitur
Akademi
Lainnya
ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Short Selling Berlaku di Saham Indonesia: Syarat & Daftar
shareIcon

Short Selling Berlaku di Saham Indonesia: Syarat & Daftar

5 Oct 2026, 11:00 AM
·
Waktu baca: 6 menit
shareIcon
short-selling-saham-indonesia-berlaku
Diperbarui 5 Oktober 2026Per 1 Oktober 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka transaksi short selling untuk 5 saham: ASII, BBCA, BRPT, BUMI, dan INDF (sumber: Katadata, 29 September 2026). Aturan ini berlaku bertahap setelah short selling dihentikan sejak Maret 2020.Artikel ini merangkum tanggal berlaku, daftar saham, syarat investor, mekanisme, dan risiko short selling berdasarkan pemberitaan media dan pernyataan BEI. Isinya bersifat informasi, bukan rekomendasi untuk bertransaksi.

Kapan short selling berlaku di saham Indonesia?

Jawaban Singkat

  • Reaktivasi bertahap dimulai 15 September 2026.
  • Daftar 5 saham terbit 28 September 2026.
  • Transaksi tahap awal berjalan sejak 1 Oktober 2026.

Short selling dihentikan sejak Maret 2020, saat pandemi COVID-19, untuk mencegah pasar turun terlalu dalam (Katadata). Pelaksanaan kembali sempat tertunda beberapa kali sejak 2025. OJK memberi arahan reaktivasi dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, mitigasi risiko, dan efektivitas pengawasan (Fortune IDN).

Tabel 1. Garis waktu pemberlakuan short selling di BEI (data per 5 Oktober 2026)
TanggalPeristiwaSumber
Maret 2020Short selling dihentikan saat pandemi COVID-19Katadata
15 September 2026BEI memberlakukan kembali short selling secara bertahapKontan
28 September 2026BEI menerbitkan Daftar Efek Short SellingFortune IDN
1 Oktober 2026Transaksi untuk 5 saham dimulai; sekitar 50 investor membuka rekening short sellingRCTI+ (IDX Channel)

Apa itu short selling dan bagaimana cara kerjanya?

Short selling adalah teknik transaksi saham dengan menjual saham yang dipinjam dari sekuritas, lalu membelinya kembali pada harga lebih rendah untuk dikembalikan. Investor memperoleh selisih harga jika harga memang turun, dan menanggung kerugian jika harga justru naik. Definisi lengkapnya ada di kamus Short Selling.

Bagaimana alur transaksi short selling di BEI?

  1. Investor membuka rekening khusus short selling dan menandatangani perjanjian pinjam efek dengan sekuritas.
  2. Investor meminjam saham dari sekuritas, lalu menjualnya pada harga at tick, yaitu harga terakhir yang terbentuk di pasar.
  3. Investor membeli kembali saham tersebut di pasar.
  4. Saham dikembalikan ke sekuritas. Hasil akhirnya adalah selisih harga jual dan harga beli kembali, dikurangi biaya transaksi dan biaya pinjam.

Menurut CNBC Indonesia (16 September 2026), ada dua bentuk transaksi. Short selling biasa memungkinkan posisi ditahan beberapa hari dengan biaya pinjam harian. Intraday short selling wajib ditutup pada hari bursa yang sama dan tidak dikenai biaya pinjam. Konsepnya mirip day trading, hanya arah posisinya dibalik.

Seperti apa contoh simulasi short selling?

Misalkan investor menjual 10 lot saham hipotetis "X" (1 lot = 100 lembar) pada harga Rp1.000 per lembar, atau Rp1.000.000 untuk 1.000 lembar. Biaya transaksi dan biaya pinjam diabaikan agar perhitungan sederhana.

  • Harga turun ke Rp900: beli kembali Rp900.000, selisih positif Rp100.000.
  • Harga naik ke Rp1.100: beli kembali Rp1.100.000, selisih negatif Rp100.000.
  • Harga naik ke Rp1.500: beli kembali Rp1.500.000, selisih negatif Rp500.000.

Rumus: (harga jual − harga beli kembali) × jumlah lembar. Harga naik berarti kerugian terus membesar. Ini hanya simulasi. Hasil sebenarnya dapat berbeda. Simulasi edukasi ini disusun oleh Pluang dan bukan ajakan transaksi.

Saham apa saja yang bisa di-short selling di BEI?

Per 1 Oktober 2026, Daftar Efek Short Selling berisi lima saham, seluruhnya bagian dari Indeks LQ45 (Industry.co.id). BEI menyebut kelima emiten ini dipilih karena kapitalisasi dan likuiditas yang besar (Katadata). Menurut RCTI+, tidak semua saham LQ45 otomatis masuk daftar.

Tabel 2. Daftar Efek Short Selling BEI (data per 1 Oktober 2026, sumber: Katadata)
Kode sahamNama emiten
ASIIPT Astra International Tbk
BBCAPT Bank Central Asia Tbk
BRPTPT Barito Pacific Tbk
BUMIPT Bumi Resources Tbk
INDFPT Indofood Sukses Makmur Tbk

Informasi hanya untuk identifikasi, bukan rekomendasi investasi.

Apa syarat investor untuk melakukan short selling?

Berdasarkan pemberitaan Katadata dan CNBC Indonesia, investor perlu memenuhi ketentuan berikut:

  • Modal awal minimal Rp50 juta.
  • Rekening efek reguler aktif minimal 6 bulan.
  • Rekening khusus short selling di sekuritas yang sudah mendapat izin layanan ini.
  • Perjanjian pinjam efek yang ditandatangani dengan sekuritas.
  • Agunan awal sesuai ketentuan sekuritas masing-masing.

Pada tahap awal, hanya dua anggota bursa yang melayani short selling, sementara dua lainnya masih menunggu izin (RCTI+ (IDX Channel), 1 Oktober 2026). Cek dulu apakah sekuritas tempatmu membuka rekening sudah menyediakan layanan ini. BEI menegaskan mekanisme ini berisiko dan diharapkan dipakai investor yang berpengalaman.

Apa bedanya short selling dengan margin trading dan beli saham biasa?

Tabel 3. Perbandingan tiga jenis posisi di saham (data per 5 Oktober 2026)
AspekBeli saham biasaMargin tradingShort selling
Posisi awalMembeli sahamMembeli saham dengan dana pinjamanMenjual saham pinjaman
Yang dipinjamTidak adaDanaSaham
Harga yang diharapkanNaikNaikTurun
Kerugian maksimumSebesar dana yang ditanamkanDapat melebihi modal sendiriSecara teori tanpa batas atas

Apa risiko short selling yang perlu dipahami investor?

Short selling memberi ruang mengambil posisi saat harga turun, tetapi risikonya berbeda dari beli saham biasa. Risiko utamanya:

  • Kerugian tanpa batas atas. Harga saham secara teori bisa naik terus, sehingga biaya membeli kembali bisa jauh di atas harga jual awal. Batas kenaikan harian seperti auto rejection hanya membatasi gerak per hari, bukan total.
  • Biaya pinjam saham. Pada posisi multi-hari, biaya pinjam berjalan setiap hari. CNBC Indonesia memberi contoh sekitar 15% per tahun.
  • Risiko gagal penyelesaian. Posisi bisa sulit ditutup jika saham yang dipinjam harus dikembalikan.
  • Pergerakan tajam. Volatilitas tinggi dapat membalik posisi dengan cepat. Aturan stop loss dan cut loss perlu ditetapkan sebelum masuk posisi.

Bagi kamu yang memilih strategi beli dan tahan, short selling bersifat opsional. Kamu tetap bisa bertransaksi Saham Indonesia secara reguler lewat Pluang tanpa membuka rekening short selling.

Bagaimana dampak short selling terhadap pasar saham?

BEI menyebut short selling dapat dipakai untuk strategi lindung nilai (hedging) dan mendukung likuiditas transaksi. BEI juga memproyeksikan potensi kenaikan likuiditas hingga 17%, bergantung pada jumlah saham dan anggota bursa yang terlibat (Industry.co.id, 1 Oktober 2026).

Dari sisi harga, Jeffrey Hendrik dari BEI menyatakan transaksi ini tidak menekan harga karena ada mekanisme manajemen risiko (RCTI+ (IDX Channel)). Kompas.id juga melaporkan bahwa transaksi short selling dinilai tidak otomatis menekan pasar saham.

Pada hari pertama, hanya satu dari lima saham dalam daftar yang ditransaksikan (RCTI+, 1 Oktober 2026), dan IHSG naik 0,16% pada pukul 09.02 WIB (CNBC Indonesia). Satu hari data belum cukup untuk menyimpulkan dampak jangka panjang. Seluruh pernyataan di bagian ini berasal dari sumber yang disebutkan, bukan prediksi Pluang.

FAQ: Pertanyaan Seputar Short Selling di Saham Indonesia

Apakah short selling sudah berlaku di saham Indonesia per Oktober 2026?

Sudah. BEI memberlakukan kembali short selling secara bertahap sejak 15 September 2026, lalu membuka transaksi untuk 5 saham pada 1 Oktober 2026. Tahap awal masih terbatas pada lima saham dan dua anggota bursa berizin, sehingga cakupannya belum luas bagi ritel.

Berapa modal minimal untuk short selling saham di BEI?

Investor perlu modal awal minimal Rp50 juta, rekening efek reguler aktif sedikitnya 6 bulan, serta rekening khusus short selling dan perjanjian pinjam efek di sekuritas yang sudah memperoleh izin layanan ini dari BEI. Sekuritas juga dapat menetapkan agunan awal sendiri.

Saham apa saja yang bisa di-short selling di BEI sekarang?

Per 1 Oktober 2026, daftar efek short selling BEI berisi lima saham: ASII (Astra International), BBCA (Bank Central Asia), BRPT (Barito Pacific), BUMI (Bumi Resources), dan INDF (Indofood Sukses Makmur). Informasi hanya untuk tujuan identifikasi, bukan rekomendasi investasi apa pun.

Apa perbedaan short selling biasa dengan intraday short selling?

Menurut CNBC Indonesia, short selling biasa boleh menahan posisi beberapa hari dan dikenai biaya pinjam harian. Intraday short selling wajib ditutup pada hari bursa yang sama dan tidak dikenai biaya pinjam saham. Pilih bentuk yang sesuai dengan kesiapan risiko masing-masing.

Apakah investor ritel boleh melakukan short selling di BEI?

Boleh, selama memenuhi syarat: modal awal minimal Rp50 juta dan rekening reguler aktif minimal 6 bulan. BEI menyebut mekanisme ini berisiko dan diharapkan dipakai investor berpengalaman, jadi pahami risikonya sebelum membuka rekening dan siapkan rencana yang jelas untuk mengelola kerugian.

Kesimpulan

Short selling kembali berlaku di BEI sejak 1 Oktober 2026 dengan cakupan terbatas: 5 saham, dua anggota bursa berizin, dan syarat modal awal minimal Rp50 juta. Mekanisme ini membuka ruang strategi lindung nilai dan menambah likuiditas, tetapi risikonya tinggi karena kerugian secara teori tidak punya batas atas. Pantau perkembangan daftar saham dan anggota bursa dari pengumuman resmi BEI dan OJK.

Ingin memahami Saham Indonesia lebih dalam? Pelajari lebih lanjut di Pluang. Investasi saham mengandung risiko, termasuk potensi kerugian sebagian atau seluruh dana.

Catatan penting

Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Setiap keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

  • Produk ini termasuk produk berisiko tinggi.
  • Lakukan analisis pribadi Anda sebelum memutuskan menggunakan produk ini.
  • Produk ini tidak sesuai untuk semua kalangan konsumen.

Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek dan difasilitasi oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1