
Istilah blue chip merujuk pada emiten mapan yang rutin membukukan laba dan sering masuk indeks seperti LQ45 dan IDX30. BEI mengevaluasi kedua indeks itu secara berkala, dan evaluasi terbaru berlaku sejak 3 Agustus 2026 (BEI, Agustus 2026). Harga nominal tidak menentukan murah atau mahal: saham Rp720 (KLBF) dan Rp6.625 (ICBP) bisa sama-sama masuk daftar.
Batas angka berikut adalah seleksi artikel ini, bukan standar resmi BEI atau OJK. Semua data per penutupan 1 Oktober 2026 (Yahoo Finance, 1 Oktober 2026).
Bank tidak dinilai dengan DER karena struktur neracanya berbeda. Nilai valuasi rendah bisa berarti pasar menilai prospek labanya lemah, sehingga analisis fundamental tetap perlu.
PER dihitung dengan membagi harga saham dengan laba per saham (EPS), sedangkan PBV membagi harga dengan nilai buku (book value) per saham. Contoh BBNI per 1 Oktober 2026: harga Rp3.410 dibagi EPS Rp554,94 menghasilkan PER 6,1x, dan harga Rp3.410 dibagi nilai buku Rp4.411,86 menghasilkan PBV 0,77x (Yahoo Finance, 1 Oktober 2026).
Tujuh emiten berikut lolos keempat kriteria. Urutan berdasarkan kapitalisasi pasar dan tidak menunjukkan peringkat.
| Kode | Harga (Rp) | Kapitalisasi (Rp triliun) | PER (x) | PBV (x) | ROE (%) | DER (x) | Nilai transaksi harian (Rp miliar) | Perubahan harga 52 minggu (%) |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| BBRI | 3.100 | 467,1 | 7,6 | 1,45 | 19,0 | n/a (bank) | 637 | -15,4 |
| BMRI | 4.010 | 372,8 | 6,0 | 1,32 | 22,4 | n/a (bank) | 555 | -8,0 |
| ASII | 4.510 | 180,0 | 6,1 | 0,78 | 12,0 | 0,41 | 208 | -19,3 |
| BBNI | 3.410 | 127,0 | 6,1 | 0,77 | 12,5 | n/a (bank) | 142 | -16,1 |
| ICBP | 6.625 | 77,3 | 10,5 | 1,46 | 12,6 | 0,67 | 29 | -29,7 |
| PGAS | 1.380 | 33,5 | 7,7 | n/a | 10,1 | 0,29 | 44 | -14,7 |
| KLBF | 720 | 32,6 | 9,0 | 1,34 | 14,8 | 0,03 | 55 | -33,6 |
Nilai transaksi adalah perkiraan dari rata-rata volume 3 bulan dikali harga penutupan. PBV PGAS tidak ditampilkan karena laporan keuangannya dalam dolar AS sehingga angka sumber tidak sebanding dengan harga rupiah. Angka ini bukan cerminan performa mendatang. Periode data: 2 Oktober 2025–1 Oktober 2026 (perubahan harga 52 minggu). Informasi hanya untuk identifikasi, bukan rekomendasi investasi.
Keempat nama ini sering dicari, tetapi belum lolos seleksi artikel ini per 1 Oktober 2026 (Yahoo Finance). Tidak masuk daftar bukan berarti bisnisnya lemah; angkanya belum memenuhi batas yang dipakai di atas.
Bandingkan angka tersebut dengan rata-rata sektor dan riwayat lima tahun emiten untuk menilai apakah sebuah saham overvalued atau undervalued.
Dalam 52 minggu hingga 1 Oktober 2026, ketujuh saham di atas turun antara 8,0% dan 33,6% (Yahoo Finance). Angka ini bukan cerminan performa mendatang. Harga rendah sering lahir dari penurunan, bukan dari kekeliruan pasar.
Strategi Dollar Cost Averaging dan diversifikasi portofolio antar sektor membantu mengelola risiko, tetapi tidak menghilangkan kemungkinan rugi.
Pluang menyediakan akses ke saham Indonesia di BEI melalui kerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek. Langkahnya:
Mulai investasi setelah kamu memahami risikonya, dan gunakan dana yang siap menanggung kerugian.
Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek dan difasilitasi oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Produk ini termasuk produk berisiko tinggi.
Lakukan analisis pribadi Anda sebelum memutuskan menggunakan produk ini.
Produk ini tidak sesuai untuk semua kalangan konsumen.
Saham blue chip murah adalah saham berkapitalisasi minimal Rp10 triliun dengan PER maksimal 12x atau PBV maksimal 1,5x. PER dihitung dari harga dibagi laba per saham. Per 1 Oktober 2026, BBNI berada di PER 6,1x dan PBV 0,77x (Yahoo Finance).
Pembelian minimum 1 lot berisi 100 lembar. Pada harga penutupan 1 Oktober 2026, 1 lot BBRI bernilai Rp310.000 dan 1 lot BBNI Rp341.000, belum termasuk biaya transaksi (Yahoo Finance). Harga berubah setiap hari, jadi hitung nilai lot sebelum memasang order.
Ya. Saham berkapitalisasi besar umumnya lebih likuid, tetapi harganya tetap bisa turun: dalam 52 minggu hingga 1 Oktober 2026, BBRI turun 15,4% dan KLBF 33,6% (Yahoo Finance). Angka ini bukan cerminan performa mendatang. Pahami profil risiko kamu sebelum mulai berinvestasi.
LQ45 adalah indeks berisi 45 saham dengan likuiditas dan kapitalisasi tinggi di BEI. Blue chip adalah sebutan untuk emiten mapan, jadi tidak semua anggota LQ45 otomatis blue chip. Evaluasi terbaru indeks ini berlaku sejak 3 Agustus 2026 (BEI, Agustus 2026).
Tidak selalu; besarnya ditetapkan rapat umum pemegang saham (RUPS). Contohnya, BBRI membagikan Rp209 per lembar (ex-date 21 April 2026) dan KLBF Rp20 per lembar (ex-date 4 Juni 2026), menurut Yahoo Finance. Dividen masa lalu tidak mencerminkan dividen yang akan datang.
Saham blue chip murah dinilai dari angka, bukan harga nominal. Per 1 Oktober 2026, BBRI, BMRI, ASII, BBNI, ICBP, PGAS, dan KLBF lolos kapitalisasi Rp10 triliun, nilai transaksi Rp25 miliar per hari, ROE 10%, serta PER 12x atau PBV 1,5x. Ketujuhnya juga turun dalam 52 minggu hingga 1 Oktober 2026, sehingga pemeriksaan laporan keuangan dan risiko tetap perlu sebelum mengambil keputusan.
Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Daftar disusun dari kriteria angka pada tanggal data yang tertera, bukan analisis prospek tiap emiten. Investasi saham mengandung risiko, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian atau seluruh modal.
Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.


