Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro (Segera Hadir)
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Advanced Order

support-icon
Dirancang untuk Investor (Segera Hadir)
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

chatRoomImage

Scan kode QR untuk download Pluang di Android dan iOS.

Informasi Terkini UntukmuBlogBerita & AnalisisPelajariKamus
bookmark

Cari berita, blog, atau artikel

Berita & Analisis

Daily News - Crypto 6 November 2023

Daily News - Crypto 6 November 2023

6 Nov 2023, 8:33 AM·Waktu baca: 4 menit
Kategori
Daily News - Crypto 6 November 2023

Dari garis resistance trend XRP krusial hingga Hongkong akan pertimbangkan izin ETF spot kripto, semua terangkum dalam daily news berikut! 

Halo Sobat Cuan, mengawali pekan Senin (6/11) ini kami sajikan sejumlah kabar hangat seputar aset kripto. Yuk, simak!

1. XRP Sundul Resistance, Bisa Breakout?

  • Ripple ($XRP) tengah diperdagangkan pada level krusial, yakni di sekitar US$0,6 per unit. Level tersebut merupakan garis resistance yang krusial bagi trend harga XRP.
  • Analisis teknikal pada indikator garing moving average (MA) menunjukkan bahwa level resistance tersebut berada di atas MA 50 dan MA 200, yakni posisi yang kerap diyakini sebagai sentimen positif.
  • Harga XRP sendiri sudah terapresiasi 9,065 dalam 24 jam terakhir saat artikel ini ditulis. Grafik menunjukkan pergerakan harga sudah berulang kali berupaya menembus garis resistance yang dimaksud.
  • XRP memang sudah uptrend sejak bulan lalu. Namun kali ini, uptrend yang bertenaga dari aset yang menyandang status khusus berkat memenangkan perkara dengan SEC ini mendapat hembusan sentimen positif dari persetujuan Dubai Financial Services Authority (DFSA) yang berujung pada meningkatnya adopsi dan integrasi layanan aset digital menggunakan XRP.
  • XRP kini menghadapi dua skenario terkait pergerakannya yang ekspansif. Jika resistance berhasil tertembus dan momentum bullish bisa dipertahankan, XRP bisa mengalami breakout besar-besaran. Bahkan ada yang memprediksi harganya bakal tembus US$1000 per unit, meski pun entah kapan.
  • Sebaliknya, jika XRP tidak mampu mempertahankan momentum bullish dan menembus resistance ini, harganya bisa berbalik arah lalu memasuki periode konsolidasi.

Transaksi Coin XRP di Sini!

2. Pengacara Kripto Sebut Peluang Kemenangan Ripple Capai 99,9%

  • Pengacara kripto terkenal asal Amerika Serikat John E. Deaton mengatakan bahwa Ripple menang telak, bahkan jika Securities and Exchanges Committee (SEC) tetap memungut denda sebesar US$20 juta dari perusahaan kripto berbasis remitansi ini.
  • Pasalnya, denda yang jauh levih kecil dari dugaan awal, yakni US$770 juta itu membuktikan bahwa SEC tidak bisa membuktikan dugaanya sehingga denda yang dikenakan tidak sebanding dengan dugaan awal. Apalagi, menurut Deaton densa yang dibayarkan oleh Ripple Labs bisa lebih rendah dari perkiraan.
  • Pengadilan Banding AS telah memutuskan bahwa SEC tidak bisa meminta pencairan substansial tanpa menunjukkan kerugian finansial yang riil terhadap investor. Artinya, bisa saja Ripple Labs malah terbebas dari tuntutan penalty apapun selama tidak terbukti menimbulkan kerugian bagi investornya.

3. Kasus Undian Dogecoin Dilimpahkan ke Mahkamah Agung

  • Kasus undian Dogecoin pada platform crypto exchanges Coinbase yang sempat viral di tahun 2021 kini resmi dilimpahkan ke Mahkamah Agung. Pelimpahan ini merupakan buntut dari penolakan hakim federal atas mosi Coinbase agar kasus tersebut dilanjutkan ke arbitrase.
  • Kasus tersebut dipimpin oleh penggugat David Suski yang menuduh Coinbase sengaja menyembunyikan opsi entri mail-in gratis pada promosi giveaway Dogecoin ($DOGE) senilai US$2,1 juta.
  • Opsi entry mail-in gratis itu dituding sebagai upaya untuk mendorong volume perdagangan dan likuiditas bagi DOGE yang kala itu baru saja terdaftar. Namun akibatnya pengguna yang ingin mengikuti undian malah harus membayar fee senilai US$100. Padahal, promo tersebut sejatinya tidak memerlukan persyaratan apapun alias gratis.
  • Kelas aksi yang dipimpin Suski menuntut ganti rugi senilai US$5 juta bagi partisipan yang merasa ditipu telah membayar fee entry dari program undian yang seharusnya tidak berbayar.

Transaksi Coin DOGE di Sini!

4. Fee Ethereum Melonjak 30%, Ada Apa?

  • Fee transaksi alias biaya gas pada blockchain Ethereum ($ETH) diketahui mengalami lonjakan hingga 30%. Kenaikan tajam ini membuat banyak spekulasi adanya persoalan dalam jaringan.
  • Namun, kondisi lonjakan biaya gas merupakan pola berulang dalam dunia kripto dimana developer jaringan mengambil kesempatan untuk menjalankan aktivitas pengembangan tatkala harga asetnya sedang terkoreksi di pasar kripto.
  • Naiknya biaya gas pada jaringan Ethereum tidak perlu dikhawatirkan. Alih-alih khawatir, pelaku pasar mestinya malah mengantisipasi peluncuran proyek baru atau inisiasi terobosan pada jaringan ini.
  • Strategi ini dianggap efektif untuk menggaet investor anyar yang masih haus pada peluang baru yang potensial.

Transaksi Coin ETH di Sini!

5. Bankman-Fried Dihukum, Tapi Perdebatan Aturan Kripto Belum Kelar Juga

  • Kasus yang menimpa Sam Bankman-Fried berikut kerajaan crypto exchangenya yang terpaksa gulung tikar, FTX, membuka mata banyak negara untuk segera menyusun dan memberlakukan regulasi yang tepat bagi aset digital seperti cryptocurrency dan produk-produk derivatifnya guna melindungi warga negaranya yang berinvestasi pada instrumen tersebut.
  • Secara garis besar, industri kripto memang terdampak atas kasus besar tersebut. Bankman-Fried sendiri menghadapi tujuh tuntutan yang masih dipersidangkan tersebut dan harus menanggung hukuman dari tuntutan-tuntutan yang terbukti.
  • Akan tetapi, industri kripto di Amerika Serikat justru stuck pada perdebatan siapa yang harus meregulasi industri kripto, dan bagaimana pola regulasinya.
  • Aset-aset digital yang semula menghadapi koreksi tajam pasca kasus FTX terkuat, seperti Bitcoin dan Ethereum kini perlahan pulih. Meski begitu, demand akan regulasi kripto yang memadai kian mendesak agar kapital yang telah terbentuk pasca krisis di industri kripto lebih berkelanjutan dan aman.

6. Ambi Jadi Asia Hub, Hongkong Pertimbangkan Izin ETF Spot Kripto

  • Securities and Futures Commision (SFC) Hongkong sedang mempertimbangkan opsi untuk melegalkan produk exchange-traded funds (ETF) yang diinvestasikan secara langsung pada aset kripto alias ETF Spot. Sebagaimana diketahui, ETF spot sudah legal di Amerika Serikat dan menjadi primadona pasar kripto.
  • Pertimbangan untuk melegalkan produk tersebut berkaitan dengan cita-cita Hongkong untuk menjadi hub bagi aset digital di kawsan Asia Pasifik.
  • Chied executive Officer SFC Julia Leung mengatakan bahwa otoritasnya mendukung pengajuan proposal berbasis inovasi teknologi yang meningkatkan efisiensi dan pengalaman konsumen. Hanya saja, pihaknya perlu mengidentifikasi risiko.
  • ETF Spot merupakan produk turunan yang membuat aset digital semakin mainstream. Bitcoin sendiri naik 110% sepanjang tahun 2023 berkat sentimen positif dari pelaku pasar yang berharap ETF Spot Bitcoin segera disetujui oleh SEC di Amerika Serikat.

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Ditulis oleh
channel logo

Fathia Nurul Haq

Right baner

Bagikan artikel ini

Apakah artikel ini berguna untukmu?

like
like
Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1

Daftar