Apa risiko utama Short Options?
Risiko utama Short Options meliputi:
-
Risiko Kerugian Tidak Terbatas pada Short Call (Unlimited Loss Risk)
Skenario: Kamu menjual Call Option saham dengan Strike Price $100 dan berharap harga saham stagnan atau turun.
Risiko: Jika harga saham melonjak ke $150, pembeli akan mengeksekusi kontraknya dan penjual wajib menjual saham di harga $100. Hal ini menyebabkan kerugian sebesar $50 per lembar. Karena harga saham secara teori dapat terus naik tanpa batas, potensi kerugian pada Short Call bersifat tidak terbatas. -
Risiko Kerugian Besar pada Short Put (Huge Loss Risk)
Skenario: Kamu menjual Put Option saham dengan Strike Price $100 dan berharap harga saham stagnan atau naik.
Risiko: Jika harga saham turun ke $50, pembeli akan mengeksekusi kontraknya dan penjual wajib membeli saham di harga $100, sehingga mengalami kerugian $50 per lembar. Kerugian maksimum terjadi jika harga saham turun ke $0, yaitu sebesar $100 per lembar. -
Risiko Assignment
Assignment terjadi ketika pembeli mengeksekusi kontrak options, sehingga penjual wajib melaksanakan kewajibannya yaitu antara menjual saham dalam jumlah besar pada harga yang lebih murah atau membeli saham dalam jumlah besar pada harga yang lebih mahal sesuai jenis options yang dijual. -
Risiko Margin Call / Collateral
Penjual options wajib menyediakan saham (minimal 100 lembar per kontrak) dan/atau uang tunai sebagai jaminan. Jika terjadi assignment, collateral tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kewajiban transaksi.








