Apa yang terjadi dengan order saham yang belum tereksekusi di Pluang?
Order saham yang belum tereksekusi akan otomatis kadaluwarsa pada akhir masa berlakunya — Session (akhir sesi) atau Day (akhir hari perdagangan). Dana yang sebelumnya ditahan untuk order tersebut akan dikembalikan ke saldo RDN kamu secara otomatis.
Skenario order yang tidak tereksekusi
| Kondisi | Yang Terjadi |
|---|---|
| Order limit tidak ada yang match sampai akhir hari | Order otomatis dibatalkan (expired) |
| Saham terkena suspensi | Order ditahan; nasib order mengikuti aturan BEI untuk saham suspensi |
| Saham terkena ARA/ARB | Order tidak bisa dieksekusi di luar batas harga ARA/ARB |
| Pengguna membatalkan manual | Order dibatalkan, dana dikembalikan ke RDN |
Dana yang dikembalikan
- Untuk order beli yang dibatalkan/expired: dana kembali ke saldo RDN
- Tidak ada biaya yang dikenakan untuk order yang tidak tereksekusi
Pertanyaan terkait:
Q: Berapa lama dana kembali ke RDN setelah order expired?
Dana biasanya langsung kembali ke saldo RDN saat order expired atau dibatalkan, tanpa penundaan yang berarti.
Q: Bagaimana cara membatalkan order yang belum tereksekusi di Pluang?
Buka menu Portofolio atau Riwayat Order, pilih order yang masih aktif/pending, lalu pilih opsi batalkan order.
Q: Apakah ada biaya jika order tidak tereksekusi?
Tidak. Tidak ada biaya untuk order yang tidak tereksekusi. Biaya regulasi hanya dikenakan saat transaksi benar-benar terjadi.
Q: Apakah order yang expired muncul di riwayat transaksi?
Ya. Semua order — termasuk yang expired atau dibatalkan — dapat dilihat di riwayat order di aplikasi Pluang.








