
Per 2 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB, harga saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) adalah Rp6.625/lembar, sehingga 1 lot (100 lembar) saham ICBP setara Rp662.500 (sumber: IDN Financials, 2 Oktober 2026). Untuk dividen, ICBP membagikan Rp265 per lembar atau Rp26.500 per lot untuk tahun buku 2025 (sumber: Indopremier/IPOTNews & IDX Channel, 26 Juni 2026).
ICBP adalah produsen makanan olahan terbesar di Indonesia (merek Indomie, dairy, snack, hingga minuman), tercatat di sektor Consumer Non-Cyclicals — Processed Foods, dan menjadi konstituen indeks LQ45 serta IDX30 (sumber: IDN Financials; Bisnis.com, 26 Januari 2026).
Ringkasan singkat:
● Harga 1 lot ICBP per 2 Okt 2026: Rp662.500 (100 lembar × Rp6.625)
● Dividen tahun buku 2025: Rp265/lembar atau Rp26.500/lot, payout ratio 33,5%
● ICBP dibagikan 1 kali setahun (dividen final tahunan), dibayar akhir Juli
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) adalah emiten konsumer yang memproduksi mi instan, dairy, makanan ringan (snack), penyedap makanan, nutrisi/makanan khusus, dan minuman. ICBP tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sektor IDX-IC Consumer Non-Cyclicals dengan sub-sektor Processed Foods (sumber: IDN Financials, data per 2 Oktober 2026). ICBP merupakan anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), bagian dari grup usaha Salim.
Berdasarkan data struktur pemegang saham, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menguasai 80,53% saham ICBP (9.391.678.000 lembar), sedangkan sisanya sebesar 19,47% dimiliki publik (sumber: carisaham.com; tanggal data spesifik tidak tercantum pada sumber — lihat flag kepatuhan di bawah). Informasi hanya untuk identifikasi, bukan rekomendasi investasi.
Berdasarkan data pasar per 2 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB, harga saham ICBP adalah Rp6.625/lembar (sumber: IDN Financials). Karena aturan BEI mewajibkan transaksi saham Indonesia dalam satuan 1 lot = 100 lembar, maka:
1 lot ICBP = 100 lembar × Rp6.625 = Rp662.500
Sebagai pembanding, data penutupan Investing.com pada tanggal yang sama mencatat harga Rp6.650/lembar (selisih tipis, kemungkinan karena perbedaan waktu pengambilan data intraday vs. penutupan — lihat flag kepatuhan). Harga saham bergerak setiap hari bursa; untuk harga live, cek halaman saham ICBP di aplikasi Pluang.
Untuk tahun buku 2025, RUPST ICBP pada 26 Juni 2026 menyetujui pembagian dividen tunai Rp265 per lembar saham, dengan total dividen Rp3,09 triliun atau setara 33,5% dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp9,22 triliun (sumber: Indopremier/IPOTNews, IDX Channel, 26 Juni 2026). Artinya, pemegang 1 lot (100 lembar) menerima Rp26.500 dividen kotor (sebelum pajak final atas dividen sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku).
Tahun Buku | Jenis | DPS (Rp) | Per Lot (Rp) | Cum Date | Ex Date | Tgl Bayar | Yield Ex-Date | Payout Ratio |
2025 | Tahunan | 265 | 26.500 | 6 Jul 2026 | 7 Jul 2026 | 28 Jul 2026 | 3,83% | 33,5% |
2024 | Tahunan | 250 | 25.000 | 1 Jul 2025 | 2 Jul 2025 | 22 Jul 2025 | 2,35% | Tidak tersedia* |
2023 | Tahunan | 200 | 20.000 | Tidak tersedia* | 9 Jul 2024 | 25 Jul 2024 | 1,92% | Tidak tersedia* |
2022 | Tahunan | 188 | 18.800 | 6 Jul 2023 | 7 Jul 2023 | 25 Jul 2023 | 1,65% | 47,83% |
2021 | Tahunan | 215 | 21.500 | Tidak tersedia* | 2 Agu 2022 | 23 Agu 2022 | 2,52% | 39,23% |
Periode data: 2021–2025 (tahun buku). Sumber: Indopremier/IPOTNews (26 Jun 2026), IDX Channel (26 Jun 2026), Bisnis.com (24 Jun 2025; 30 Jun 2023; 22 Jul 2022), InvestorTrust.id (25 Jun 2025), Kumparan (28 Jun 2024), Investing.com — dividend history ICBP (diakses 2 Okt 2026). *Cum date tahun buku 2021 dan 2023 serta payout ratio tahun buku 2023/2024 tidak dipublikasikan terpisah pada sumber yang diverifikasi — tidak diasumsikan.
Angka ini bukan cerminan performa mendatang.
Dividen dapat berubah setiap tahun buku tergantung kinerja perusahaan dan keputusan RUPS.
Jargon: Cum date = batas akhir kepemilikan saham agar berhak atas dividen. Ex date = hari saham mulai diperdagangkan tanpa hak dividen. Recording date = tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen. DPS (Dividend per Share) = dividen per lembar saham. Payout ratio = persentase laba bersih yang dibagikan sebagai dividen. Yield = dividen per lembar dibagi harga saham. IDX-IC = klasifikasi sektor resmi BEI (IDX Industrial Classification). 1 lot = satuan standar perdagangan saham di BEI, setara 100 lembar.
Untuk tahun buku 2025, jadwal dividen ICBP adalah: cum date 6 Juli 2026, ex date 7 Juli 2026, recording date 8 Juli 2026, dan tanggal pembayaran 28 Juli 2026 (sumber: Indopremier/IPOTNews, 26 Juni 2026). Jadwal ini ditetapkan setiap tahun melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), biasanya pada bulan Juni, dengan pembayaran di akhir Juli.
Dalam 5 tahun buku terakhir (2021–2025), ICBP konsisten membagikan dividen tunai 1 kali per tahun (dividen final tahunan). Riwayat lebih lama menunjukkan ICBP pernah membagikan dividen interim terpisah pada 2018 (sumber: Investing.com — dividend history ICBP), namun pola 5 tahun terakhir adalah satu kali pembagian per tahun buku.
Komponen | Nilai |
Harga per lembar (2 Okt 2026, 09.00 WIB) | Rp6.625 |
1 lot (100 lembar) | Rp662.500 |
Minimum pembelian di Pluang | 1 lot (100 lembar) |
Komisi broker | Bervariasi per sekuritas (ilustratif, bukan berlaku seragam di seluruh sekuritas berizin) |
Levy BEI (IDX) | Diatur dan dipungut sesuai ketentuan bursa yang berlaku |
PPh Final atas nilai jual | 0,1% — sesuai ketentuan perpajakan pasar modal, bukan komponen biaya sekuritas |
Data per 2 Oktober 2026. Biaya komisi final mengikuti sekuritas yang digunakan; cek rincian lengkap di halaman biaya transaksi saham Indonesia Pluang.
Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas dan PT Sarana Santosa Sejati (Mitra PPE Level II) berizin dan diawasi OJK. Kamu bisa membeli saham ICBP melalui aplikasi Pluang dengan pembelian minimum 1 lot (100 lembar). Pastikan kamu memahami profil risiko emiten dan melakukan analisis pribadi sebelum bertransaksi. Untuk mengetahui status perizinan dan entitas pengelola produk saham Indonesia di Pluang, kamu bisa cek informasi lengkapnya di halaman keamanan Pluang.
Produk ini termasuk produk berisiko tinggi. Lakukan analisis pribadi Anda sebelum memutuskan menggunakan produk ini. Produk ini tidak sesuai untuk semua kalangan konsumen.
Biaya transaksi saham Indonesia di Pluang terdiri atas tiga komponen yang tidak digabung menjadi satu angka: komisi broker (bervariasi per sekuritas, bersifat ilustratif dan bukan berlaku seragam), levy BEI (diatur regulator), dan PPh Final 0,1% atas nilai jual (komponen pajak, bukan biaya sekuritas). Rincian lengkap dan terkini tersedia di halaman biaya transaksi saham Indonesia Pluang.
Berdasarkan data historis, pemegang 1 lot (100 lembar) ICBP pada cum date tahun buku 2025 (6 Juli 2026) menerima dividen Rp26.500 kotor, dibayarkan 28 Juli 2026 (sumber: Indopremier/IPOTNews, 26 Jun 2026).
Rp265 per lembar, dengan total dividen Rp3,09 triliun atau 33,5% dari laba bersih Rp9,22 triliun (sumber: IDX Channel, 26 Jun 2026).
ICBP tercatat sebagai konstituen indeks LQ45 (posisi 24) dan IDX30 (posisi 15) per rebalancing efektif 2 Februari 2026 (sumber: Bisnis.com, 26 Jan 2026).
ICBP adalah anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dengan kepemilikan 80,53% (sumber: carisaham.com). Informasi hanya untuk identifikasi, bukan rekomendasi investasi.
Minimum pembelian saham Indonesia di Pluang, termasuk ICBP, adalah 1 lot atau 100 lembar saham.
Per 2 Oktober 2026, 1 lot saham ICBP (100 lembar) bernilai sekitar Rp662.500, dan dividen tahun buku 2025 yang dibagikan adalah Rp265/lembar atau Rp26.500/lot. ICBP secara konsisten membagikan dividen tahunan selama 5 tahun buku terakhir dengan payout ratio berkisar 33–48%. Sebelum bertransaksi, pastikan kamu memahami risiko investasi saham dan melakukan analisis pribadi.
Mau mulai investasi saham Indonesia, termasuk ICBP? Pelajari lebih lanjut di aplikasi Pluang — minimum pembelian 1 lot, dan selalu perhatikan disclaimer risiko di bawah sebelum bertransaksi.
Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas dan PT Sarana Santosa Sejati (Mitra PPE Level II) berizin dan diawasi OJK.
Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu. Gambar ilustrasi pada artikel ini dibuat menggunakan AI dan hanya ditujukan untuk tujuan ilustrasi saja.