
Aplikasi reksa dana bekerja sebagai perantara antara investor dan Manajer Investasi (MI), yaitu perusahaan berizin OJK yang mengelola dana reksa dana. Saat kamu membeli Reksa Dana lewat aplikasi, dana masuk ke bank kustodian (bank penyimpan aset reksa dana), lalu dikonversi menjadi unit penyertaan sesuai NAB per unit pada hari transaksi. Kepemilikan unit dicatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Jadi ada tiga pihak: APERD (penjual), MI (pengelola), dan bank kustodian (penyimpan). Di ekosistem Pluang, reksa dana dipasarkan oleh PT Sarana Santosa Sejati selaku APERD. Pesanan sebelum batas waktu (cut-off) memakai NAB hari bursa yang sama; setelahnya, NAB hari bursa berikutnya.
Jawaban Singkat: pilih aplikasi berdasarkan kebutuhanmu, bukan popularitasnya.
Metodologi: daftar ini disusun penulis Pluang, dan Pluang termasuk di dalamnya. Aplikasi dipilih karena memasarkan reksa dana lewat entitas berizin OJK. Data dari situs resmi tiap aplikasi per 29 September 2026; data yang tidak tercantum ditulis "cek di aplikasi". Urutan bukan peringkat.
| Aplikasi | Entitas penjual reksa dana | Minimum pembelian (per 29 Sep 2026) | Jumlah produk | Catatan biaya |
|---|---|---|---|---|
| Pluang | PT Sarana Santosa Sejati (APERD) | Mulai Rp100.000 | 17 produk dari 7 MI | Admin Rp4.500 (GoPay) atau Rp5.500 (virtual account) + PPN 11% atas biaya admin; tanpa biaya penjualan dan switching dari Pluang |
| Ajaib | PT Takjub Teknologi Indonesia (berizin OJK) | Mulai Rp10.000, bervariasi per produk | 200+ produk | Tanpa biaya beli dan jual dari Ajaib; MI dapat mengenakan biaya penjualan pada produk tertentu |
| Bareksa | PT Bareksa Portal Investasi (APERD) | Mulai Rp10.000 untuk beberapa produk | 180+ produk dari 30+ MI | Cek di aplikasi |
| IPOT | PT Indo Premier Sekuritas | Cek di aplikasi | Cek di aplikasi | Cek di aplikasi |
| Growin' by Mandiri Sekuritas | PT Mandiri Sekuritas | Cek di aplikasi | Cek di aplikasi | Cek di aplikasi |
Sumber: situs resmi tiap aplikasi, diakses 29 September 2026. Ketentuan dapat berubah.
Cara memilih aplikasi reksa dana adalah mencocokkan izin, biaya, pilihan produk, dan minimum pembelian dengan tujuan serta profil risikomu.
Biaya reksa dana terdiri dari empat komponen: biaya pembelian atau admin (Rp atau %) dari aplikasi atau MI; biaya penjualan dan switching (%); biaya transfer antarbank (Rp) jika rekeningmu berbeda dengan bank kustodian; dan biaya pengelolaan MI serta kustodian (% per tahun) yang dipotong dari NAB. Tiga komponen pertama terlihat di layar konfirmasi, sedangkan biaya pengelolaan tertera di prospektus dan fund fact sheet. Per 29 September 2026, Pluang mencantumkan biaya admin pembelian Rp4.500 via GoPay atau Rp5.500 via virtual account, ditambah PPN 11% atas biaya admin, serta tanpa biaya transaksi penjualan dan switching (halaman Biaya Reksa Dana Pluang).
Ilustrasi ini hanya menghitung biaya admin Pluang, bukan imbal hasil. Rumus: biaya admin + (11% × biaya admin).
Sebagai pembanding hipotetis, biaya 1% memotong Rp10.000 dari Rp1.000.000. Karena biaya admin Pluang berbentuk nominal tetap, porsinya mengecil saat nominal membesar: pada Rp5.000.000, Rp6.105 setara sekitar 0,12%. Ini hanya ilustrasi; biaya sebenarnya dapat berbeda per produk.
Manfaat utama reksa dana lewat aplikasi adalah akses ke portofolio yang dikelola MI berizin OJK dengan modal relatif kecil; risikonya, nilai investasi bisa turun mengikuti pasar.
Manfaat:
Risiko:
Reksa dana cocok untuk pemula yang belum punya waktu melakukan analisis fundamental sendiri, karena pemilihan efek diserahkan ke MI. Saham langsung memberi kendali penuh atas pemilihan emiten, tetapi menuntut riset mandiri dan toleransi volatilitas lebih tinggi.
Selain reksa dana, Pluang menyediakan Saham Indonesia, Saham AS, dan Crypto dengan manfaat, risiko, syarat, dan biaya berbeda. Saham Indonesia berpotensi memberi capital gain dan dividen, dengan risiko fluktuasi harga dan auto rejection; biayanya berupa komisi broker yang berbeda antarperusahaan efek, pungutan bursa dan kliring, serta PPh Final sesuai ketentuan perpajakan pasar modal. Saham AS berisiko kurs USD/IDR, sedangkan Crypto berisiko volatilitas harga sangat tinggi. Rincian biaya ada di halaman Biaya Pluang. Pada Saham Indonesia, Pluang bekerja sama dengan Pluang Maju Sekuritas.
Saham Indonesia, Saham AS, dan Crypto termasuk produk berisiko tinggi, sehingga berlaku tiga pernyataan berikut:
Kamu bisa mulai investasi reksa dana di Pluang dengan membuat akun, menyelesaikan verifikasi identitas, lalu memilih produk yang sesuai profil risikomu.
Pemula sebaiknya memilih aplikasi berizin OJK dengan biaya terbuka dan minimum pembelian terjangkau. Per 29 September 2026, Ajaib dan Bareksa mencantumkan minimum mulai Rp10.000 untuk produk tertentu, sedangkan Pluang mulai Rp100.000. Cek entitas penjualnya di situs OJK sebelum menyetor dana.
Cari nama entitas penjualnya di daftar APERD pada situs OJK, bukan nama aplikasinya. Di Pluang, reksa dana dipasarkan oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai APERD berizin dan diawasi OJK, dengan seluruh transaksi tercatat di KSEI. Cek status izinnya sebelum menyetor.
Bisa. NAB reksa dana dapat turun mengikuti harga efek di dalam portofolio. Per Agustus 2026, NAB industri reksa dana Rp652,88 triliun (OJK), tetapi angka industri tidak mencerminkan kinerja produk tertentu, dan reksa dana bukan simpanan bank. Pahami prospektus sebelum membeli.
Aplikasi reksa dana yang sesuai adalah aplikasi yang entitas penjualnya berizin OJK, biayanya dibuka lengkap, dan pilihan produknya cocok dengan tujuan serta profil risikomu. Kelima aplikasi punya pendekatan berbeda, dari marketplace hingga multi-aset. Jika ingin reksa dana berdampingan dengan aset lain dalam satu akun, kamu bisa melihat produknya. Pelajari lebih lanjut.
Investasi reksa dana mengandung risiko, termasuk risiko penurunan nilai investasi. Pahami prospektus dan karakteristik setiap produk, lalu sesuaikan dengan profil risiko serta tujuan finansialmu sebelum berinvestasi.
Reksa Dana: Pluang bekerja sama dengan PT Sarana Santosa Sejati sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seluruh transaksi Reksa Dana tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Saham Indonesia: Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek dan difasilitasi oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Saham AS: Pluang bekerja sama dengan PT PG Berjangka yang memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk derivatif keuangan dengan aset dasar berupa Efek. Seluruh transaksi dicatat di Jakarta Futures Exchange (JFX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI). PT PG Berjangka juga merupakan Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Crypto: Pluang sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seluruh transaksi tercatat di Central Finansial X (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI).
Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Gambar yang ditampilkan dalam konten ini dibuat dengan menggunakan AI dan hanya ditujukan untuk tujuan ilustrasi saja.
Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.


