pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Pagi: Kripto Lagi-Lagi Bersikap Labil, Saham AS Justru Tampil Centil!

Selamat pagi, Sobat Cuan! Indeks saham Amerika Serikat (AS) terlihat semringah mengawali sesi perdagangan awal pekan ini. Kemudian, seperti yang sudah diduga sebelumnya, aset kripto kembali terjerumus di zona merah karena instabilitas pasar. Simak selengkapnya di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

  • Trio indeks saham AS kompak menanjak pada perdagangan Senin (23/5). Nilai Dow Jones Industrial Average (DJIA) tumbuh 2%, sementara nilai Nasdaq dan S&P 500 masing-masing meningkat 1,56% dan 1,9%.
  • Indeks Wall Street kembali bangkit setelah saham-saham perbankan dan teknologi menampilkan performa apiknya.
  • Tokcernya kinerja saham perbankan dimotori oleh kenaikan saham JPMorgan Chase yang tumbuh lebih dari 6%. Hal ini terjadi setelah perusahaan merevisi target pendapatan bunga bersihnya menjadi di atas US$56 miliar di akhir 2022 mendatang, lebih tinggi dari prakiraan Januari lalu yakni US$50 miliar.
  • Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi saham-saham sektor perbankan yang beberapa pekan terakhir pasrah tertekan akibat ancaman resesi. Outlook JPMorgan yang positif ini pun menular ke saham sejenis lainnya, mulai dari Citigroup, Wells Fargo & Company, dan Bank of America.
  • Kemudian, kinerja unggul saham teknologi terjadi setelah pelaku pasar memborong saham-saham tersebut mumpung harganya lagi murah (buy the dip). Imbasnya, nilai saham Apple, Microsoft, dan Alphabet pun ditutup ke teritori positif pada perdagangan kemarin.

Baca juga: Pluang Pagi: Saham AS & Kripto Kompak Meraba Kestabilan di Senin Pagi

Aset Kripto

  • Seperti yang telah diramal kemarin, aset kripto akhirnya kembali ke zona merah pada Selasa (24/5) pagi. Melansir Coinmarketcap pukul 07.54 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat putar balik ke teritori negatif dalam 24 jam terakhir.
  • Nilai Bitcoin (BTC), contohnya, susut 3,64% ke US$29.172 per keping. Rival terberatnya, Ether (ETH), juga menyusul dengan ambles 2,93% ke US$1.981,67 per keping.
  • Cuaca mendung juga menggantung di atas altcoin lainnya. Nilai XRP dan Dogecoin (DOGE) kompak melemah di atas 3% dalam sehari terakhir. Sementara itu, Polkadot (DOT) dan TRON sama-sama melemah di atas 2% di waktu yang sama.
  • Nasib lebih apes dialami oleh Cardano (ADA) dan Solana (SOL) yang masing-masing melemah 5,24% dan 6,07%. Nilai Avalanche (AVAX) malah terjungkal 8,21% dalam 24 jam terakhir.
  • Saat ini, analis berpendapat bahwa aset kripto masih diperdagangkan di rentang harga ketat lantaran belum ada sentimen kuat yang bisa menopang harga aset-aset kripto. "Bahkan, jika aset kripto terus terjebak di rentang harga yang tipis, maka bukan tidak mungkin aset kripto berisiko jatuh ke level terendahnya di tahun ini," ujar analis DailyFX Michael Boutros kepada Coindesk.
  • Analis lainnya, Kepala Riset Aset Digital 3iQ Mark Connors mengatakan bahwa aset kripto bakal mengalami downtrend secara bertahap jika memang tekanan dari sisi makroekonomi tidak sirna.
  • Sekadar informasi, pelaku pasar beberapa pekan terakhir memang ragu-ragu menginjakkan kaki di pasar aset berisiko lantaran ketidakpastian situasi dan prospek makroekonomi. Adapun tiga ketidakpastian ekonomi utama yang mereka hadapi adalah tingginya inflasi, ancaman resesi, dan kebijakan moneter agresif bank sentral AS, The Fed.
  • Namun, harga aset kripto masih berpeluang pulih di jangka pendek. Pasalnya, analis masih melihat adanya aksi kapitulasi di pasar kripto setelah aksi jual belakangan ini cenderung dilakukan oleh trader pasar spot ketimbang pasar berjangka.

Emas

  • Harga emas di pasar spot berada di US$1.851 per ons pada pukul 08.18 WIB, alias jalan di tempat dibanding kemarin.
  • Nilai sang logam mulia stagnan setelah nilai Dolar AS kembali menanjak. Asal tahu saja, penguatan Dolar AS membuat harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi mereka yang jarang bertransaksi menggunakan mata uang tersebut.
  • Selain itu, pelaku pasar juga mencerna komentar Presiden The Fed Kansas City Esther George yang meramal bahwa The Fed akan menaikkan target suku bunga acuan menjadi 2% Agustus mendatang.

Baca juga: Pasar Sepekan: Setelah Lelah Terbenam, Market Mulai Mencoba 'Balas Dendam'!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

 

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES