pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Pagi: Investor Kembali Gugup, Saham AS & BTC 'Kuncup'

Selamat pagi, Sobat Cuan! Kondisi bursa saham AS kemarin memang tidak bergairah. Sementara itu, beberapa aset kripto terlihat bangkit perlahan pada Selasa pagi ini. Yuk, simak ulasannya di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

  • Nilai indeks saham Amerika Serikat (AS) kembali kurang darah menutup sesi perdagangan Senin (21/3) waktu setempat. Nilai indeks S&P 500 melemah 0,04%, sementara nilai indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) dan Nasdaq terjungkal lebih parah masing-masing 0,6% dan 0,4%.
  • Lemahnya performa indeks saham AS disebabkan oleh kinerja melempem sektor teknologi.
  • Awalnya, pelaku pasar memborong saham emiten teknologi AS mumpung harganya murah (buy the dip). Namun, investor menahan aksi tersebut setelah tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS kembali menanjak.
  • Yield obligasi pemerintah AS menjulang setelah pelaku pasar mengantisipasi bahwa The Fed bisa saja akan mengerek suku bunganya secara lebih agresif lagi. Sinyal tersebut terpancar dari komentar Ketua The Fed Jerome Powell yang mengatakan bahwa otoritas moneter tersebut "dengan terpaksa" bisa menaikkan suku bunga acuannya jika perkara inflasi di AS tak kunjung usai.
  • Akibatnya, nilai saham emiten teknologi berkategori growth stocks pun lunglai. Maklum, kenaikan suku bunga acuan yang kencang akan menghambat pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, kinerja saham teknologi bakal terbilang apik jika ekonomi tumbuh dengan ciamik.
  • Alhasil, nilai saham Meta Platforms pun anjlok, diikuti oleh saham Microsoft dan Alphabet. Namun, nilai saham Apple berhasil menanjak 1% di akhir sesi perdagangan setelah salah satu pemasoknya, Foxconn, mengatakan bahwa pabriknya di Shenzhen, China mulai kembali beroperasi setelah lockdown.

Baca juga: Rangkuman Pasar: IHSG Jalan di Tempat, Altcoin Mulai Kembali Semangat

Aset Kripto

  • Nilai beberapa aset kripto mulai beranjak dari tidurnya pada Selasa pagi. Melansir Coinmarketcap pukul 08.02 WIB, delapan dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat berhasil berdiam di zona hijau dalam 24 jam terakhir.
  • Nilai Ether (ETH), contohnya, kini bertengger di US$2.904,98 per keping atau naik 1,21% dibanding sehari sebelumnya. Langkahnya diikuti oleh Binance Coin (BNB) yang nilainya naik 1,6%, dan XRP, Terra (LUNA), dan Cardano (ADA) yang masing-masing melonjak 3,75%, 4,71%, dan 3,4% di waktu yang sama.
  • Tak ketinggalan, Solana (SOL), Avalanche (AVAX), dan Polkadot (DOT) pun beranjak masing-masing 0,11%, 2,4%, dan 0,34%. Sayangnya, nilai sang raja aset kripto Bitcoin (BTC) harus melemah 0,62% di saat yang sama.
  • Secara umum, pelaku pasar sepertinya kembali menahan seleranya untuk all out di pasar berisiko setelah Powell melontarkan komentar hawkish-nya kemarin. Pasalnya, pelaku pasar tentu bakal lebih memilih kelas aset yang "pasti-pasti saja" ketika rezim suku bunga acuan diramal bakal lebih tinggi.
  • Sikap pelaku pasar tersebut pun tercermin dari volume perdagangan yang terbilang tipis sejak akhir pekan lalu. Khusus BTC, data Glassnodes menunjukkan bahwa alamat aktif di jaringan Bitcoin berada di titik terendahnya. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar tampak sedang malas bermain-main di pasar BTC.
  • Namun, di saat yang bersamaan, trader jangka pendek melancarkan aksi beli. Dengan volume perdagangan yang mini, maka aksi tersebut sukses mengantar beberapa altcoin menuju zona hijau pada pagi ini.
  • "Kondisi ini seperti tarik tambang antara penjual dan pembeli di tengah masa-masa yang kurang pasti," jelas founder dan Managing Partner Fairlead Strategies, Katie Stockton, seperti dikutip Coindesk.
  • Sementara itu, nilai Algorand (ALGO) berhasil tumbuh 8,55% dalam 24 jam terakhir. Hal ini terjadi setelah pengguna platform alternatif decentralized finance tersebut kini sudah berjumlah 25 juta akun.

Emas

  • Harga emas di pasar spot terlihat di US$1.931,42 per ons, melompat dari posisi kemarin yakni US$1.922 per ons.
  • Nilai sang logam mulia menanjak setelah pelaku pasar kembali memburu emas sebagai aset safe haven mengingat konflik Rusia-Ukraina yang tak kunjung mereda.
  • Kemarin, Ukraina menolak permintaan Rusia untuk menyerah di kota Mariupol. Sementara itu, baku senjata antara kedua negara pun masih terjadi meski Menteri Luar Negeri Turki Mavlut Cavusoglu mengatakan bahwa Rusia dan Ukraina sudah menyepakati beberapa isu penting untuk menyelesaikan tensi antara keduanya.

Baca juga: Pluang Pagi: Kripto Masih Rebahan Senin Pagi, Tapi DASH Malah Unjuk Gigi!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Bagikan

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES