Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Harga Emas Hari Ini Menguat Seiring Pelemahan Dolar
shareIcon

Harga Emas Hari Ini Menguat Seiring Pelemahan Dolar

1 Mar 2021, 2:22 AM·Waktu baca: 2 menit
shareIcon
Harga Emas Hari Ini Menguat Seiring Pelemahan Dolar

Harga emas di pasar spot pada hari ini, Senin (1/3) pukul 09.00 WIB, menguat 0,7% ke angka US$1.746,21 per ons. Penguatan juga terjadi pada harga emas di pasar komoditas berjangka acuan COMEX sebesar 0,79% ke angka US$1.742,4 per ons.

Harga emas kian berkibar setelah nilai dolar melemah di awal pekan. Pelemahan dolar akan menjadi sentimen positif harga emas, mengingat logam mulia itu akan menjadi relatif lebih murah bagi investor yang jarang bertransaksi menggunakan dolar AS.

Meski demikian, harga emas secara keseluruhan di bulan Februari mencatatkan performa terburuk sejak November 2016 akibat kencangnya kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Kenaikan imbal hasil obligasi AS akan bikin investor tergiur menggenggamnya dan mengacuhkan emas. Alhasil, permintaan yang turun bikin harganya juga menurun.

Baca juga: Obligasi AS Seret Harga Emas Hari Ini ke Level Terburuk dalam Sepekan

Sentimen Lain yang Mempengaruhi Harga Emas Hari Ini

Adapun, sentimen lain yang mempengaruhi harga emas hari ini adalah disepakatinya paket stimulus jumbo US$1,9 triliun milik pemerintah AS oleh dewan legislatif AS pada Sabtu (27/2) waktu setempat.

Hanya saja, kebijakan stimulus ini masih belum bisa dijalankan. Sebab, hal itu masih perlu disetujui Senat AS. Fraksi Partai Demokrat di legislatif AS sendiri berharap Rancangan Undang-Undang (RUU) stimulus tersebut sudah sampai di meja Presiden AS Joe Biden paling lambat 14 Maret mendatang.

Selama ini, sentimen stimulus fiskal digadang-gadang menjadi faktor utama yang mempengaruhi permintaan emas di jangka pendek.

Sebab, paket stimulus fiskal akan meningkatkan jumlah uang beredar dan menaikkan tingkat daya beli masyarakat, yang kemudian bermuara ke peningkatan tingkat inflasi. Jika inflasi terjadi, maka investor akan mengalihkan kekayaannya ke aset-aset lindung nilai, salah satunya adalah emas.

Baca juga: Selain Inflasi, Apa Saja yang Pengaruhi Harga Emas? Cek 4 Faktor Lainnya!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Reuters

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
daily news
Daily News - 28 Agustus 2023
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1