Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Apa Itu Analisis Teknikal dan Apa Saja 5 Prinsip Dasarnya?
shareIcon

Apa Itu Analisis Teknikal dan Apa Saja 5 Prinsip Dasarnya?

18 Jul 2023, 11:27 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Analisis Teknikal

Analisis teknikal adalah senjata utama bagi trader dalam melakukan trading. Namun, apa saja lima prinsip dasar analisis teknikal?

Sekilas Tentang Analisis Teknikal?

Analisis teknikal adalah metode yang digunakan untuk menganalisis pergerakan harga aset di pasar berdasarkan data historisnya.

Dalam kegiatan trading, trader umumnya memanfaatkan analisis ini untuk menentukan titik terbaik untuk keluar atau masuk ke pasar aset. Dengan kata lain, analisis tersebut berguna untuk menentukan pembelian aset dengan harga menarik dan menentukan posisi jual dengan cuan yang mantap.

Ketika melakukan analisis teknikal, trader akan mengumpulkan data pergerakan harga aset di masa lampau untuk mencari pola atau tren pergerakan harga tertentu.

Trader selalu memanfaatkan pola dan tren tersebut sebagai amunisi utama dalam trading. Pasalnya, bermodalkan hal tersebut, trader bisa menaksir pergerakan harga aset berikutnya sehingga mereka bisa mengidentifikasi cuan atau rugi yang bakal didapatkan.

Di samping itu, memahami analisis ini juga membuat trader menghindari pemborosan waktu dalam melakukan transaksi yang tidak efektif.

Namun, memahami analisis teknikal tidak bisa terjadi dalam semalam. Selain menggali informasi, trader juga perlu untuk latihan trading secara berkala untuk memahaminya.

Di samping itu, trader juga perlu memahami konsep dasar analisis teknikal sebelum menggunakannya. Lantas, apa saja detail konsep tersebut?

Baca juga: Tips Sukses Day Trading Bagi Pemula

5 Prinsip Dasar Analisis Teknikal

Seperti ilmu pada umumnya, analisis teknikal juga didasarkan pada beberapa konsep dasar. Hal ini dimaksudkan agar trader dapat memahami dan menginterpretasikan pola dan tren yang terjadi di chart harga aset.

Berikut adalah konsep dasar analisis teknikal yang perlu diketahui trader!

1. Sejarah Akan Berulang Lagi

Hal tersebut merupakan asumsi dan konsep dasar dari analisis ini.

Konsep ini menjelaskan bahwa pergerakan harga aset di masa lampau akan membentuk tren dan pola tertentu. Hanya saja, pola dan tren tersebut terjadi berulang-ulang kali sehingga apa yang terjadi di masa lalu kemungkinan besar akan muncul lagi di masa datang.

Oleh karenanya, tak heran jika kemudian trader mengandalkan pola harga, misalnya seperti Triple Top atau Triple Bottom sebagai sinyal pembalikan harga (reversal). Atau, pola seperti Bearish dan Bullish Pennant sebagai penanda keberlanjutan tren harga aset (continuation). Sebab, di masa lampau, pola-pola tersebut sukses terbukti menjadi penanda baik kondisi reversal maupun continuation.

2. Harga Aset Bergerak di Antara Rentang

Prinsip kedua dari analisis teknikal adalah gagasan bahwa harga aset tidaklah bergerak secara acak, namun cenderung bergerak dalam satu rentang nilai tertentu.

Implikasinya, jika harga aset menembus batas rentang teratas atau terendahnya, maka hal tersebut semestinya bisa menakar tren harga yang akan muncul setelah satu pola analisis teknikal terbentuk.

Oleh karenanya, penting bagi trader untuk mengetahui rentang-rentang pergerakan harga aset tersebut. Demi melihat hal ini, trader biasanya menggunakan indikator support dan resistance.

3. Kelanjutan Tren Lebih Mungkin Terjadi Daripada Pembalikan

Prinsip ketiga ini didasarkan pada pepatah bahwa "tren adalah temanmu sampai ia berubah" (trend is your friend until it bends).

Berdasarkan prinsip tersebut, trader kemudian menganggap bahwa jika harga aset mengikuti satu tren tertentu, maka pilihan terbaik adalah mengasumsikan bahwa tren tersebut akan berlanjut. Kendati begitu, berbekal analisis teknikal, trader tentu saja bisa mengidentifikasi kapan tren mungkin akan berbalik arah.

4. Tren Harga Suatu Saat Akan Berakhir

Kendati trader selalu mengasumsikan bahwa tren harga yang terjadi saat ini akan berlanjut, nyatanya tren tersebut pasti akan berhenti di satu titik tertentu di masa depan baik cepat atau pun lambat.

Implikasinya, trader tak perlu berkecil hati terus-terusan ketika tren harga aset sedang downtrend. Begitu pun sebaliknya, trader tak boleh terlena ketika harga aset reli tak henti-henti.

5. Momentum Selalu Bergerak Lebih Cepat dari Harga

Dalam trading, trader selalu percaya bahwa momentum harga bisa memprediksi tren harga aset yang akan terjadi berikutnya. Adapun momentum sendiri diartikan sebagai tingkat laju pergerakan harga aset yang berlangsung saat ini.

Sebagai contoh, tren harga aset kemungkinan akan segera memasuki fase bullish jika didahului dengan momentum bullish-nya. Dalam mengukur momentum tersebut, trader biasanya menggunakan indikator seperti oscillator yang diturunkan dari rata-rata pergerakan harga aset dalam beberapa periode tertentu.

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Sumber: investopedia, dcfx, sias, accurate

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
trading
Mengenal Bullish Harami Pattern dan Cara Tradingnya
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1