
Sebelum membuka posisi pertama, ada sederet istilah yang wajib dipahami Sobat Cuan lebih dulu — karena istilah-istilah ini yang akan terus muncul di setiap layar Commodity Trading, mulai dari saat membuka posisi sampai menutupnya. Salah paham satu istilah saja bisa berujung salah hitung risiko.
Artikel ini merangkum 15 istilah kunci, disusun dari yang paling dasar (ukuran transaksi) sampai yang menentukan kapan posisi otomatis ditutup.
Lot adalah satuan standar ukuran transaksi di Commodity Trading. Besaran 1 lot berbeda untuk tiap instrumen:
| Instrumen | 1 Lot Setara |
| XAUUSD (emas) | 1 troy ounce |
| XAGUSD (perak) | 10 troy ounce |
| UKOUSD (minyak Brent) | 10 barrel |
Semakin banyak lot yang dibuka, semakin besar eksposur — dan semakin besar pula margin yang dibutuhkan serta potensi untung-rugi.
Notional Value adalah total nilai pasar dari sebuah posisi, dihitung dari ukuran lot dikalikan harga saat itu. Istilah ini sering juga disebut eksposur (exposure) — karena angka inilah yang merepresentasikan seberapa besar nilai pasar yang sebenarnya "dipegang" lewat posisi tersebut.
Notional Value = Ukuran Lot × Harga Saat Ini
Contoh: 2 lot XAUUSD pada harga referensi $4.300/oz → notional value = 2 oz × $4.300 = $8.600.
Notional value ini yang jadi dasar perhitungan margin — bukan jumlah uang yang benar-benar dikeluarkan di muka.
Margin adalah jumlah dana yang harus disediakan Sobat Cuan sebagai jaminan (collateral) untuk membuka dan mempertahankan sebuah posisi.
Margin = Notional Value ÷ Leverage
Contoh: 1 lot XAUUSD pada harga referensi $4.300/oz dengan leverage 100x → margin = $4.300 ÷ 100 = $43,00.
Margin inilah yang langsung terdampak saat posisi bergerak melawan arah yang diharapkan — dan yang menentukan kapan posisi bisa terkena liquidation (dibahas di bagian akhir artikel ini).
Leverage adalah pengganda yang memperbesar eksposur pasar dari modal yang disediakan. Leverage 100x berarti setiap $1 margin mengendalikan posisi dengan notional value sebesar $100.
Saat ini, di Commodity Trading Pluang, leverage bersifat tetap per instrumen dan tidak bisa diubah pengguna:
| Instrumen | Leverage |
| XAUUSD | 100x |
| XAGUSD | 20x |
| UKOUSD | 50x |
Prinsip pentingnya: leverage memperbesar potensi untung dan rugi dengan proporsi yang sama. Pembahasan lebih lengkap ada di artikel Apa itu Leverage & Margin di Commodity Trading?.
Long adalah posisi Buy — strategi ini dipakai apabila Sobat Cuan ingin mengambil kesempatan dari kenaikan harga. Posisi ini untung ketika harga bergerak di atas harga entry.
Short adalah posisi Sell — strategi ini dipakai apabila Sobat Cuan ingin mengambil kesempatan dari penurunan harga. Posisi ini untung ketika harga bergerak di bawah harga entry. Ini yang membedakan Commodity Trading secara struktural dari produk spot seperti Emas Digital, yang cuma bisa untung saat harga naik.
Detail lengkap kedua arah posisi ini ada di artikel Apa itu Long & Short di Commodity Trading?.
Spread adalah selisih antara harga beli (ask) dan harga jual (bid) pada satu momen — mekanisme pasar standar yang berlaku di hampir semua instrumen trading berbasis kuotasi, bukan biaya transaksi yang dipotong terpisah dari akun Sobat Cuan. Spread sudah tertanam (embedded) di dalam harga beli/jual yang ditampilkan, sehingga tetap memengaruhi harga entry dan exit — dan penting untuk diperhitungkan saat menghitung potensi untung-rugi.
Spread di Commodity Trading Pluang bersifat dinamis, mengikuti kondisi likuiditas dan volatilitas pasar saat itu. Spread cenderung melebar di periode likuiditas rendah (misalnya awal pekan saat market baru buka, atau saat rilis berita besar) dan menyempit di jam-jam trading yang ramai.
Spread yang berlaku saat order dibuat bisa dilihat langsung di aplikasi.
Kenapa posisi langsung rugi kecil begitu dibuka? PnL posisi yang masih terbuka dihitung di harga tempat posisi itu bisa ditutup. Untuk posisi Long, itu harga jual (bid), padahal Sobat Cuan masuk di harga beli (ask). Karena itu, begitu posisi terbuka, PnL langsung menunjukkan rugi kecil sebesar spread. Ini bukan error: spread memang sudah tertanam di harga, dan selisih ini baru tertutup begitu harga bergerak searah dengan posisi. Untuk posisi Short berlaku sebaliknya: masuk di harga jual (bid), dihitung di harga beli (ask).
Selain spread, transaksi buka/tutup posisi dapat dikenakan biaya transaksi — komponen yang terpisah dan eksplisit (dipotong langsung, bukan tertanam di harga), dihitung dari notional value per transaksi. Saat ini biaya transaksi sebesar 0%, sehingga belum ada biaya transaksi yang dipotong, dan ketentuan ini dapat berubah di kemudian hari. Fee JFX/KBI tetap berlaku. Biaya yang berlaku muncul di ringkasan order sebelum Sobat Cuan mengonfirmasi posisi, sehingga bisa ditinjau dulu sebelum transaksi berjalan.
PnL adalah untung atau rugi dari sebuah posisi, dihitung dari selisih harga dikalikan ukuran posisi. Rumus PnL gross (belum dikurangi biaya) berbeda tergantung arah:
Long: PnL Gross = (Harga Saat Ini − Harga Entry) × Ukuran Lot × Jumlah LotShort: PnL Gross = (Harga Entry − Harga Saat Ini) × Ukuran Lot × Jumlah Lot
Untuk mendapatkan PnL net yang benar-benar tercermin di saldo, PnL gross ini masih perlu dikurangi biaya, fee JFX/KBI, dan swap yang berlaku di posisi tersebut:
PnL Net = PnL Gross − Biaya transaksi − Fee JFX/KBI − Swap
Semua perhitungan PnL di Commodity Trading dalam denominasi USD.
Pip adalah satuan standar terkecil untuk mengukur pergerakan harga sebuah instrumen. Ukuran 1 pip berbeda untuk tiap instrumen — di XAUUSD, misalnya, 1 pip = $0,01. Artinya, kalau harga emas bergerak dari $4.300,00 ke $4.300,50, harga sudah bergerak 50 pip.
Untuk mengubah jumlah pip menjadi nominal dolar, ukuran posisi ikut diperhitungkan:
Nilai dalam USD = Jumlah Pip × Ukuran 1 Pip × Ukuran Lot × Jumlah Lot
Contoh: posisi 1 lot XAUUSD (1 oz) yang bergerak 50 pip → 50 × $0,01 × 1 oz = $0,50.
Selain untuk pergerakan harga, pip juga jadi satuan yang dipakai untuk menampilkan rate swap di aplikasi (lihat bagian Swap di bawah).
Rolling Contract adalah kontrak tanpa tanggal expiry, yang otomatis diperpanjang (roll) setiap akhir hari trading — tanpa perlu tindakan apapun dari pengguna. Ini berbeda dari kontrak futures konvensional yang punya expiry tetap dan perlu di-roll manual.
Swap, atau overnight cost, adalah biaya yang dikenakan (dan dalam kondisi tertentu bisa berupa kredit) untuk posisi yang belum ditutup saat market tutup. Biaya ini merefleksikan cost of carry — pembiayaan dan penyimpanan aset underlying.
Rate swap ditampilkan dalam satuan pip, bukan persentase. Nominal dolarnya dihitung dengan cara yang sama seperti mengubah pip menjadi USD di atas:
Swap per Malam (USD) = Rate Swap (pip) × Ukuran 1 Pip × Ukuran Lot × Jumlah Lot
Catatan: besaran rate swap bersifat dinamis, tergantung instrumen dan arah posisi — detail lengkapnya ada di artikel Apa itu Rolling Contract & Biaya Swap?.
Liquidation Price adalah level harga di mana Pluang secara otomatis menutup posisi Sobat Cuan karena margin sudah tergerus kerugian sampai ke ambang batas minimum yang disyaratkan, yang disebut maintenance margin. Ini mekanisme perlindungan supaya saldo pengguna tidak sampai negatif.
Sebelum sampai ke titik liquidation, ada tahap peringatan lebih dulu yang disebut margin call — notifikasi bahwa margin level posisi sudah mendekati batas minimum, dan Sobat Cuan disarankan menambah margin atau menutup sebagian posisi. Ada tiga level yang berlaku berurutan:
Catatan: ketiga angka ini sudah dikonfirmasi tim produk, tapi formula perhitungan margin level yang persis (termasuk cara equity dan used margin dihitung) masih menunggu verifikasi akhir — akan dibahas lebih detail di artikel Apa itu Leverage & Margin di Commodity Trading?.
Take Profit (TP) adalah order yang diset di awal untuk menutup posisi secara otomatis begitu harga mencapai target keuntungan yang diinginkan.
Stop Loss (SL) adalah order yang diset di awal untuk menutup posisi secara otomatis begitu harga mencapai batas kerugian maksimum yang bisa diterima.
Menetapkan SL sebelum membuka posisi adalah praktik yang sangat dianjurkan di Commodity Trading — karena tanpa SL, kerugian bisa terus berjalan sampai ke titik liquidation. Pembahasan lengkapnya ada di artikel Manajemen Risiko dalam Commodity Trading.
Catatan: fitur TP dan SL akan hadir di Commodity Trading. Untuk saat ini, Sobat Cuan bisa keluar di harga pilihan sendiri lewat order Limit atau Stop di arah berlawanan dengan posisi. Kedua istilah tetap dibahas di sini karena penting dipahami lebih awal sebagai konsep manajemen risiko dasar.
Dengan 15 istilah ini sudah dipahami, Sobat Cuan siap masuk ke pembahasan yang lebih mendalam soal arah posisi — kapan sebaiknya Long, kapan sebaiknya Short.
Selanjutnya: lanjut ke artikel keempat, Apa itu Long & Short di Commodity Trading?, untuk memahami kapan dan kenapa masing-masing arah posisi dipakai.