Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Mengenal Waves Crypto, Jaringan Blockchain
shareIcon

Mengenal Waves Crypto, Jaringan Blockchain

2 Aug 2023, 8:13 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Waves Crypto

Waves Crypto adalah jaringan serbaguna yang bisa memfasilitasi berbagai transaksi finansial di jagat kripto. Yuk, kita kenalan lebih jauh!

Apa itu Waves Crypto?

Waves adalah ekosistem terdesentralisasi berupa jaringan blockchain yang dapat memfasilitasi berbagai aktivitas finansial seperti tokenisasi, decentralized exchange (dex) dan skema crowdfunding lainnya dalam jagat kripto.

Platform ini semula merupakan jaringan layer kedua yang berguna untuk meningkatkan performa platform blockchain utama. Pendirinya, Sasha Ivanov adalah pengusaha Ukraina yang tinggal dan belajar di Rusia. Ivanov meluncurkan token WAVES perdana pada April 2016.

ICO tersebut berhasil mengumpulkan dana USD 22 juta dalam bentuk aset BTC sebanyak 30.000 BTC. Kesuksesan ICO membuat platform ini optimistis meluncurkan blockchain waves pada kuartal tiga tahun yang sama.

Waves yang telah menjadi blockchain tersendiri memiliki kapasitas untuk mendukung smart contracts dan decentralized applications (dApps).

Baca juga: Digadang Masa Depan Blockchain, Seperti Apa Smart Contract Cardano?

Bagaimana Protokol dan Penambangan Waves Crypto?

Jaringan ini bekerja dengan protokol proof-of-stake (PoS) dengan Waves sebagai koin native-nya. Staking di blockchain Waves memerlukan 1000 Waves dengan imbalan seluruh fee transaksi penuh berikut token reward yang bernama MRT.

Penambang tidak menerima persenan atas tiap noda yang berhasil ditambang, namun dia memiliki hak penuh atas seluruh fee transaksi di node yang ia tambang berikut MRT dengan kisaran 30-60 MRT.

Saat ini, skalabilitas Waves baru mencapai 100 transaksi per detik (TPS). Tiap menit, pasti ada block baru yang tercipta di jaringan ini.

Tokenisasi Waves

Waves awalnya memiliki pasokan terbatas, yakni 100 juta token saja. Sebanyak 85% dari total pasokan terdistribusi saat ICO, sisanya dibagi antara mitra, pengembang, dan skema hadiah.

Namun, prinsip pembatasan ini berubah di tahun 2019 menjadi tidak terbatas. Tak hanya pasokannya yang menjadi tidak terbatas, skema pembagian reward tiap block juga berubah.

Developer juga mengadakan penyesuaian berupa protokol token yang kompatibel dengan jaringan Ethereum yakni ERC-20. Penyesuaian ini bertujuan untuk memudahkan transaksi dengan token natif jaringan.

Saat ini terdapat 112 juta Waves yang bersirkulasi di pasar dengan harga per kepingnya berkisar antara USD 1,5 hingga USD 2.

Tiap transaksi di jaringan Waves mengenakan tarif sebesar 0,03 Waves. Sementara imbalan bagi penambang di jaringan ini ialah 6 Waves.

Baca juga: Berkenalan dengan Pelopor Jaringan Lapis 0 Metal Blockchain

Apa Saja Fitur Utama Waves Crypto?

Terdapat tiga fitur utama dalam jaringan Waves, yakni token creation, decentralized exchanges dan waves wallet.

1. Token Creation

Kamu bisa membuat token kamu sendiri di jaringan waves dengan biaya kurang dari 1 Waves. Kemampuan jaringan ini untuk mengoperasikan smart contracts dengan efisien dan murah membuat fitur token creation ini jadi salah satu produk unggulan mereka.

Waralaba BurgerKing merupakan salah satu korporasi yang sudah menggunakan fitur ini. Resto cepat saji itu membuat token dengan nama salah satu burger favorit kedai mereka yakni Whopper. Tertarik mencoba?

2. Decentralized Exchanges

Dex milik Waves semula bernama WavesDex yang beroperasi pada jaringan blockchain. Kamu bisa menukar aset kripto seperti BTC dan ETH menjadi WAVES atau sebaliknya. Kini namanya berubah menjadi Waves Exchanges.

Tak hanya berperan sebagai exchanges untuk transaksi antar aset kripto, kamu juga bisa menggunakan WavesDex untuk transaksi dengan uang fiat. Setiap transaksi akan tercatat secara detil dan transparan dalam ledger blockchain.

3. Waves wallet

Kamu bisa menggunakan fitur waves wallet dengan mengunduh lewat toko aplikasi, baik AppStore maupun Play Store, Wallet ini juga tersedia dalam versi Lite bagi pengguna browser dan Waves GUI bagi pengguna desktop.

Waves exchanges memiliki fitur ekstensi dengan Google Chrome untuk memudahkan aksesibilitas pengguna. Kamu hanya perlu mengunduh Lite Wallet atau Chrome extension di browser kamu agar dapat bertransaksi disini. Sementara opsi wallet hardware hingga saat ini belum tersedia.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Transaksi di Waves Crypto?

Pada jaringan utamanya, Waves dapat mengeksekusi satu transaksi dalam waktu 1 hingga 3 detik saja. Waktu itu lebih singkat setelah Waves membuat fork untuk mempercepat skalabilitas sekaligus meningkatkan kapabilitas jaringannya.

Pada dasarnya, waves memiliki misi untuk memperluas nilai gunanya dari sekedar layer finansial sebuah blockchain menjadi ekosistem blockchain yang utuh.

Baca juga: Mengenal Hot Wallets dan Cold Wallets dalam Kancah Kripto. Apa Bedanya?

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi Saham ASindeks saham ASemas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Sumber: Abra, weusecoins

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
crypto
Mengenal Istilah 'Ethereum Killer' dalam Kripto. Apakah Itu?
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1