Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro (Segera Hadir)
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Advanced Order

support-icon
Dirancang untuk Investor (Segera Hadir)
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

chatRoomImage

Scan kode QR untuk download Pluang di Android dan iOS.

Informasi Terkini UntukmuBlogBerita & AnalisisPelajariKamus
bookmark

Cari berita, blog, atau artikel

Berita & Analisis

Apa Saja 7 Strategi Dasar Trading yang Umum?

Apa Saja 7 Strategi Dasar Trading yang Umum?

18 Jul 2023, 9:45 AM·Waktu baca: 5 menit
Kategori
Strategi Trading

Yang namanya trading tentu butuh strategi untuk melakukannya. Namun, apa saja tujuh strategi trading populer yang digunakan trader?

Mengenal Strategi Trading

Pada prinsipnya, trading adalah kegiatan mencari cuan dengan membeli aset di harga menarik dan kemudian menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Hanya saja, ketika melakukannya, trader tidak boleh mengandalkan spekulasi semata. Pasalnya, trader bisa terkena risiko kerugian yang cukup besar jika terkesan grasak-grusuk dan tidak punya persiapan yang mumpuni dalam melakukannya.

Oleh karenanya, selain trading plan, trader perlu membekali dirinya dengan strategi trading. Namun pertanyaannya, apa yang disebut dengan strategi trading?

Strategi trading adalah metodologi sistematis yang digunakan trader ketika membeli atau menjual aset ketika trading.

Dalam hal ini, trader mengeksekusi aksi trading sesuai aturan dan kriteria yang telah ia susun sendiri. Misalnya, apa saja pemicu yang membuat trader membeli atau menjual aset? Atau kapan rentang waktu yang tepat dalam melakukan trading?

Strategi trading bisa terlihat cukup simpel atau kompleks. Sebab, ketika menyusunnya, trader harus mempertimbangkan profil risikonya, indikator teknikal, dan jangka waktu trading.

Implikasinya, satu trader mungkin punya strategi trading berbeda dibanding trader lainnya. Namun, trader pada umumnya mengenal tujuh strategi trading yang kerap digunakan.

Lantas, apa saja jenis ketujuh strategi tersebut?

Baca Juga: Memahami 5 Sumber Sinyal Trading Utama bagi Trader Pemula

Mengenal 7 Jenis Strategi Trading

1. News Trading

News trading adalah strategi trading berdasarkan isu yang beredar yang kemudian diproses sang trader melalui pengaruh berita tersebut terhadap reaksi pasar. Strategi ini bisa dipilih lantaran pemberitaan kerap memengaruhi ekspektasi dan sentimen pasar.

Realitasnya, News Trading adalah strategi yang mudah dilakukan. Posisi entry dan exit dalam strategi ini memang bergantung pada interpretasi isu yang berkembang. Biasanya, trader menerapkan prinsip beli saat isu tersebut menghangat lalu menjualnya saat kabar yang dimaksud jadi berita terkonfirmasi.

Hanya saja, strategi ini punya risikonya sendiri.

Asal tahu saja, kabar bisa berubah cepat dalam semalam. Sehingga, ketepatan waktu dalam eksekusi trading pun menjadi faktor krusial di dalam strategi ini. Jika trader gagal mengambil momentum, maka ia pun bisa kehilangan cuan atau menderita kerugian.

2. EOD Trading

End of Day (EoD) Trading adalah strategi trading yang mengandalkan spekulasi harga menjelang penutupan pasar. Trader yang mengamalkan strategi ini punya asumsi harga aset cenderung lebih stabil jelang penutupan.

Tentunya, asumsi tersebut harus berdasarkan pengamatan terhadap pergerakan harga secara historis pada aset dengan karakteristik spesifik.

Strategi ini ideal bagi trader pemula lantaran tak memerlukan posisi yang kompleks dan analisis yang ribet. Trader cukup meluangkan waktu di akhir sesi untuk menganalisis harga lalu membuat keputusan berdasarkan analisis tersebut.

Baca Juga: 4 Gaya Trading Populer yang Bisa Dilakukan Trader Pemula

3. Swing Trading

Sesuai namanya, Swing Trading adalah strategi investasi di mana sang trader bisa memanfaatkan fluktuasi harga aset dan bermodalkan analisis area support dan resistance untuk mendulang cuan.

Biasanya, mereka yang menganut strategi ini akan membeli aset saat harga aset menembus support-nya dan akan segera menjualnya ketika harga aset menembus level resistance-nya.

Strategi ini sendiri cukup umum digunakan di kalangan trader. Ketika menjalankan metode ini, seorang Swing Trader akan menghabiskan waktunya menganalisis pergerakan harga dengan berbagai indikator teknikal maupun analisis fundamentalnya.

Sejatinya, strategi ini sangat cocok bagi mereka yang senang mendapatkan adrenalin tinggi saat melakukan trader. Bahkan, bagi beberapa trader, Swing Trader bisa disebut sebagai hobi alih-alih sebagai strategi trading.

Hanya saja, strategi ini memerlukan ketekunan dan daya analisis yang baik mengingat aktivitas ini membutuhkan waktu yang banyak.

4. Strategi Day Trading

Day Trading adalah strategi di mana trader akan aktif melakukan trading selama jam operasional pasar, dari pembukaan hingga penutupannya. Biasanya, untuk memaksimalkan cuannya, Day Trader akan sengaja memilih pasar aset yang punya fluktuasi harga cukup kencang.

Dalam strategi ini, trader akan menjual seluruh aset miliknya di akhir hari perdagangan. Sehingga strategi ini bebas dari risiko yang mungkin akan terjadi di keesokan harinya.

Namun, trader pun harus pintar-pintar dalam membidik pasar tujuannya lantaran strategi ini kurang menguntungkan pada tren harga aset yang sideways.

6. Trend Trading

Seperti namanya, Trend Trading adalah gaya trading yang berpatokan pada tren harga aset. Sehingga, untuk melakukannya, trader harus bisa mengoperasikan analisis teknikal untuk menebak tren yang bakal terjadi berikutnya.

Kesuksesan trading ini bergantung sepenuhnya pada indikator teknikal dan efektivitasnya dalam membantu trader memahami tren. Trader tidak dapat memiliki keyakinan penuh pada arah tren tanpa panduan dari analisis tersebut.

Strategi ini terbilang cocok bagi mereka yang hobi trading tapi punya waktu terbatas. Dalam strategi ini, trader cukup menganalisis tren lalu membuat rencana setelah tren teridentifikasi sempurna.

Hanya saja, strategi ini juga bisa menipu trader kalau ia tidak punya pemahaman analisis teknikal mumpuni. Kadang kala, trader kerap salah menebak tren sehingga malah mendapat buntung alih-alih meraih cuan.

6. Scalping Trading

Scalping Trading merupakan strategi trading dalam jangka waktu mahasingkat, yakni hitungan menit bahkan detik. Dengan kata lain, trader akan mengeksekusi jual-beli aset begitu harga aset bergerak.

Kendati begitu, trader harus disiplin untuk menerapkan strategi exit dan cut-loss. Selain itu, akumulasi cuan pada strategi ini memang kecil. Pun demikian, nilai cuannya terbilang pasti dan konsisten.

Biasanya, mereka yang menganut strategi ini adalah trader yang hobi mencari adrenalin dari fluktuasi harga pasar. Selain hobi, tentunya scalper harus punya daya analisis yang baik dan cekatan dalam mengeksekusi aksi trading

7. Position Trading

Strategi ini populer sebagai long trading strategy karena membutuhkan waktu bulanan hingga tahunan untuk dapat cuan dari tren harga aset jangka panjang.

Dalam melancarkan aksinya, trader menggunakan analisis fundamental sebagai instrumen analisis utama tanpa mengabaikan faktor lain sepeerti tren pasar dan pola historis.

Di satu sisi, strategi ini cocok bagi mereka yang lebih santai dalam melakukan aktivitas tradingnya. Mereka tidak memasang banyak posisi dan menganalisis teknikal setiap harinya.

Kalau kamu sendiri bagaimana, Sobat Cuan? Strategi apa yang sekiranya cocok untukmu?

Baca Juga: Bagaimana Cara Trading Menggunakan Teknik Price Action Trading?

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Sumber: The arm chair trader, CMC Market, Investopedia

Ditulis oleh
channel logo

Fathia Nurul Haq

Right baner

Bagikan artikel ini

Apakah artikel ini berguna untukmu?

like
like
Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1

Daftar