Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Pagi: Kripto Sukses Bertahan Meski Ditekan Data Ketenagakerjaan

Selamat pagi, Sobat Cuan! Mengawali pekan ini, aset kripto berhasil bertahan meski dihantam sentimen soal data ketenagakerjaan AS. Apa yang terjadi? Simak selengkapnya di sini!

Indeks Saham AS

  • Trio indeks saham Amerika Serikat (AS) kompak berguguran menutup sesi perdagangan Jumat (2/9). Nilai S&P 500 meluncur 1%, sementara nilai indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) dan Nasdaq masing-masing turun 1,1% dan 1,3%.
  • Akhir pekan lalu, pelaku pasar menjauhi pasar modal setelah mencemaskan krisis energi yang semakin kronis di Benua Biru tersebut.
  • Sekadar informasi, perusahaan penyalur gas alam Rusia Gazprom mengumumkan ketidakmampuannya dalam mengalirkan gas alam ke Eropa melalui jaringan pipa Nord Stream gara-gara terjadi kegagalan saat proses perbaikan jaringan pipa tersebut.
  • Pelaku pasar khawatir peristiwa tersebut bakal memperparah krisis energi di Eropa dan mengantar benua tersebut ke resesi ekonomi.
  • Sayangnya, peristiwa itu datang bertepatan dengan sentimen positif yang datang dari laporan ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payroll) terbaru.
  • Di hari yang sama, Departemen Ketenagakerjaan AS melaporkan bahwa negara Paman Sam tersebut menyerap 315.000 tenaga kerja baru sepanjang Agustus. Meski angka tersebut melandai dari 526.000 di Juli, setidaknya realisasi itu lebih baik dibanding ekspektasi analis 300.000 tenaga kerja.

Baca Juga: Pasar Sepekan: Investor Dipenuhi Rasa Bimbang, Market Alami Gelombang!

Aset Kripto

  • Pasar kripto nampak bersemi mengawali pekan ini. Melansir Coinmarketcap pukul 07.48 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat sukses nangkring di zona hijau dalam 24 jam terakhir.
  • Nilai Bitcoin (BTC), misalnya, menguat 0,94% dalam sehari terakhir dan kini bertengger di US$19.981 per keping. Sementara Ether (ETH) menanjak 1,4% ke US$1.576 per keping di waktu yang sama.
  • Altcoin lain tak mau kalah memamerkan kinerja kinclongnya. Nilai Binance Coin (BNB), XRP, Dogecoin (DOGE) dan Polygon (MATIC) kompak menguat di bawah 1% dalam sehari terakhir. Sementara Polkadot (DOT) membukukan pertumbuhan nilai 1,21% di saat bersamaan.
  • Di samping itu, terdapat pula nilai Solana (SOL) yang tumbuh 3,13% dalam 24 jam belakangan. Terakhir, nilai Cardano (ADA) dan Shiba Inu (SHIB) kompak lompat lebih dari 4% di saat yang sama.
  • Meski performa aset kripto membaik di Senin pagi, namun pergerakan mereka sejatinya stagnan jika dibanding sepekan sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa ada tekanan kuat baik dari sisi jual maupun beli.
  • Dari sisi teknikal, harga BTC dalam beberapa hari ini berada di rentang ketat antara US$19.520 hingga US$20.576 per keping. Ini mengindikasikan bahwa terdapat pelaku pasar yang fokus memborong BTC mumpung harganya murah (buy the dip), namun daya ungkit dari kegiatan tersebut masih belum kuat mengalahkan kekuatan kaum bear.
  • Sementara itu, dari sisi makroekonomi, pelaku pasar sepertinya mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan The Fed sebesar 75 basis poin setelah kemampuan penyerapan tenaga kerja AS masih kuat di Agustus.
  • Namun, di saat bersamaan, pelaku pasar juga terlihat antusias menanti dua pembaruan jaringan smart contract, Ethereum dan Cardano, yang dijadwalkan terjadi pada September.
  • Rencananya, pembaruan jaringan Ethereum, atau yang disebut The Merge, diperkirakan meluncur antara 10-20 September. Sementara itu, hard fork jaringan Cardano juga diharapkan terjadi pada 22 September mendatang.

Emas

  • Harga emas di pasar spot berada di US$1.709 per ons pada pukul 08.09 WIB, melemah dibanding akhir pekan lalu di US$1.712 per ons.
  • Nilai sang logam mulia tertekan setelah kokohnya data ketenagakerjaan AS membuat pelaku pasar yakin bahwa The Fed bakal nekat mengerek bunga acuannya dengan agresif bulan ini.
  • Kenaikan tingkat suku bunga acuan akan mengerek nilai imbal hasil obligasi pemerintah AS. Sayangnya, hal itu akan meningkatkan opportunity cost investor dalam menggenggam emas.

Baca Juga: Kabar Sepekan: Pemerintah Guyur Bansos Baru, Dollar AS Bikin Rupiah Cemburu

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS CFD, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait