pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Pagi: Nafsu Investor Pudar, Laju Kripto & Saham AS Jadi Hambar!

Selamat pagi, Sobat Cuan! Pergerakan indeks saham Amerika Serikat (AS) terbilang bervariasi di pertengahan pekan. Begitu juga dengan aset kripto. Apakah kondisi market mulai perlahan stabil? Yuk, simak ulasan singkat dan lengkapnya di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

  • Trio indeks saham Amerika Serikat bergerak tak beraturan menutup sesi perdagangan Selasa (24/5). Nilai Dow Jones Industrial Average (DJIA) tumbuh 0,2%, sementara nilai Nasdaq dan S&P 500 masing-masing luluh 2,4% dan 0,6%.
  • Saham-saham teknologi lagi-lagi menjadi biang kerok lesunya performa indeks Wall Street.
  • Pemicu utamanya adalah nilai saham perusahaan media sosial Snap yang ambles 43% setelah perseroan memangkas proyeksi pendapatan dan profitabilitas hingga akhir tahun mendatang gara-gara ketidakpastian makroekonomi.
  • Peristiwa tersebut membuat pelaku pasar khawatir bahwa platform media sosial lainnya mungkin akan bernasib serupa seperti Snap. Dengan kata lain, pendapatan iklan mereka mungkin bakal ikut terkikis ke depan akibat dinamika makroekonomi.
  • Imbasnya, nilai saham Twitter terjun 5%, sementara nilai saham Meta Platforms longsor lebih dari 7%. Nasib paling sial dialami oleh saham Pinterest yang nilainya ambruk 23%.
  • Tak hanya saham sektor teknologi saja yang kena tulah situasi makroekonomi. Nilai saham perusahaan ritel Abercrombie & Fitch, misalnya, pasrah ambrol 28% kemarin setelah melaporkan rugi bersih di kuartal I 2022 gara-gara tekanan inflasi.

Baca juga: Pluang Pagi: Kripto Lagi-Lagi Bersikap Labil, Saham AS Justru Tampil Centil!

Aset Kripto

  • Setali tiga uang, pergerakan bervariasi juga terlihat di pasar kripto. Melansir Coinmarketcap pukul 08.04 WIB, hanya enam dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat yang mampu bertahan di zona merah dalam 24 jam terakhir.
  • Bitcoin (BTC) terpantau tumbuh 1,55% ke US$29.600 per keping. Sementara itu, nilai Binance Coin (BNB) loncat 2,84% ke US$329,04 di waktu yang sama.
  • Selain itu, terdapat XRP dan Cardano (ADA) yang tumbuh di bawah 1% dalam sehari belakangan. Tron (TRON) bahkan malah melesat 5,52% di saat bersamaan.
  • Hanya saja, altcoin utama lainnya mengalami nasib berbeda. Nilai Ether (ETH) terpantau melemah 0,32%. Sementara itu, nilai Dogecoin (DOGE) dan Solana (SOL) sama-sama terpeleset kurang dari 1%.
  • Secara umum, pelaku pasar sebenarnya masih enggan all out di pasar kripto karena sentimen pasar belum membaik. Mereka tampaknya makin sangsi untuk nyemplung ke pasar berisiko seperti kripto setelah melihat nilai indeks Nasdaq yang terjun.
  • Analis senior OANDA Edward Moya mengatakan, sentimen pasar yang memble tersebut bahkan bikin pelaku pasar malas melakukan buy the dip meski tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS perlahan melandai.
  • "Bitcoin tidak bisa stabil sampai Wall Street terlihat tenang. Namun, hal itu tampaknya tak akan terlihat dalam jangka waktu dekat," jelas Moya seperti dikutip Coindesk.
  • Adapun hijaunya kinerja beberapa aset kripto pagi ini malah disebabkan oleh kondisi pasar yang kurang stabil. Hal itu tercermin dari penguatan nilainya yang cenderung tidak signifikan dan terkesan bikin laju harganya jalan di tempat.
  • Beberapa analis mengatakan, aset kripto bisa melaju kencang asal volatilitas di pasar berisiko mereda dan prospek makroekonomi yang ajeg. Kepada Coindesk, analis Valkyrie, Josh Olszewicz mengatakan, kini sentimen makroekonomi begitu mempengaruhi pasar kripto lantaran hal itu mempengaruhi tindak-tanduk investor institusi.
  • Sekadar informasi, tiga aspek makroekonomi yang disoroti investor institusi saat ini adalah inflasi tinggi, ancaman resesi, dan kebijakan moneter agresif The Fed.
  • Meski pasar kripto masih volatil, tetap saja ada beberapa aset kripto yang berkinerja cemerlang pagi ini. Nilai Kava (KAVA), misalnya tumbuh 14,99% dalam sehari terakhir menjelang perilisan upgrade Kava 10 hari ini.
  • Terdapat pula nilai Ethereum Classic (ETC) yang tumbuh 11,94% dalam 24 jam belakangan.

Emas

  • Harga emas di pasar spot menyentuh level US$1.862 per ons pada pukul 08.32 WIB, menguat dari US$1.851 per ons kemarin.
  • Nilai sang logam mulia melaju setelah dua musuh bebuyutannya, nilai Dolar AS dan tingkat imbal hasi obligasi pemerintah AS, melemah.
  • Sekadar informasi, pelemahan nilai Dolar AS akan membuat harga emas jadi relatif lebih murah bagi mereka yang jarang bertransaksi menggunakan mata uang tersebut.
  • Sementara itu, tingkat imbal hasil obligasi AS yang melandai juga akan menurunkan opportunity cost dalam menggenggam emas.

Baca juga: Rangkuman Pasar: Kripto Masih Tumbang, Musim Dividen Bikin IHSG Terbang!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES