Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Memahami Polygonscan. Apa Fungsinya bagi Jaringan Polygon?
shareIcon

Memahami Polygonscan. Apa Fungsinya bagi Jaringan Polygon?

26 Jun 2023, 10:08 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Polygonscan

Polygonscan adalah aplikasi explorer yang memudahkan fans Polygon untuk menikmati solusi layer kedua dari blockchain Ethereum. Apa saja sih fungsinya?

Apa itu Polygonscan?

Polygonscan adalah sebuah platform Application Programme Interface (API) analisis dan blockchain explorer yang memungkinkan penggunanya untuk mengakses seluruh data-data transaksi di blockchain Polygon. Platform ini merupakan anggota resmi dari ekosistem Polygon yang diluncurkan pada 9 Juni 2021 silam.

Dalam platform tersebut, pengguna tidak hanya bisa melacak transaksi namun juga mengetahui biaya transaksi hingga memverifikasi smart contract yang berasal dari platform statistik on-chain lainnya.

Mengapa Polygonscan Diluncurkan?

Polygonscan adalah platform yang memberi gambaran mengenai situasi blockchain Polygon saat ini. Namun, apa alasan platform ini dibutuhkan? Nah, untuk mengetahui jawabannya, Sobat Cuan perlu memahami dulu mengenai konsep teknologi Polygon.

Jaringan Polygon didirkan sebagai solusi lapis kedua jaringan blockchain Ethereum. Dengan kata lain, kehadiran Polygon saat itu dimaksudkan untuk mengurangi beban transaksi yang terdapat di jaringan Ethereum, yang kian hari kian ramai dan "sibuk".

Polygon sendiri mampu memproses 7.200 transaksi per detik (TPS) atau jauh lebih banyak dibanding Ethereum yang hanya 15 transaksi per detik. Bahkan, berkat jaringan tersebut, pengguna Ethereum pun bisa membayar gas fees yang lebih murah. Keunggulan ini membuat jaringan Polygon lambat laun semakin populer sebagai jaringan lapis dua blockchain Ethereum.

Kemudian, jaringan ini pun berkembang menjadi lapisan-lapisan chain yang beroperasi secara mandiri namun saling terhubung dan kompatibel dengan blockchain Ethereum. Selain itu, pengembang Polygon juga memasang fitur smart contract yang tak kalah canggihnya dengan Ethereum.

Nah, hal inilah yang kemudian membuat sebagian pengembang aplikasi terdesentralisasi (dApps) tergugah untuk "pindah rumah" dari Ethereum ke Polygon. Apalagi, proses dan biaya transaksi Polygon pun terbilang lebih cepat dan murah dibanding Ethereum. Hasilnya, Polygon pun kemudian menjadi poros keuangan terdesentralisasi baru di jagat kripto.

Seiring peran Polygon yang kian meluas, komunitas penggunanya pun membutuhkan data-data blockchain untuk melacak status transaksi hingga biaya transaksi saat ini. Oleh karenanya, Polygon pun kemudian meluncurkan Polygonscan dengan harapan bahwa data-data blockchain yang transparan dapat menggugah komunitasnya untuk mengembangkan dApps dan Non-Fungible Token (NFT) di jaringan tersebut.

Baca Juga: Mengenal Solscan, Blockchain Explorer Andalan Fans Solana

Apa Saja Fungsi Polygonscan?

Piranti ini dapat melakukan pelacakan pada jaringan Polygon. Adapun objek yang dapat dilacak meliputi:

1. Transaksi

Pengguna dapat mengecek detil transaksi dengan piranti ini. bPada antarmuka utamanya, mereka bisa melihat daftar transaksi dan blok mana yang memvalidasinya. Mereka juga bisa melihat daftar transaksi yang masih dalam antrean tunggu untuk diproses oleh jaringan.

2. Wallet

Kamu dapat melakukan pelacakan wallet hanya dengan memasukan kode atau mengklik kode wallet yang terlibat suatu transaksi. Laman ini juga menyediakan data top akun hingga detil akun tersebut.

3. Biaya Gas

Biaya gas alias gas fees seolah teka-teki yang sulit dirinci. Namun, piranti ini mematahkan anggapan tersebut. Pasalnya, penggunanya bisa mengecek estimasi biaya transaksi dan bahkan rincian gas fees dengan detail melalui platform Polygonscan

4. Aktivitas Akun

Pengguna juga bisa melacak tingkat aktivitas satu akun tertentu di jaringan Polygon melalui platform ini. Bahkan, developer Polygonscan juga membuat daftar akun yang paling sering melakukan transaksi selama periode tertentu.

5. Interoperabilitas

Dalam Polygonscan, penggunanya juga bisa melacak data-data pada layer-layer serupa yang beroperasi di jaringan ini. Hal ini tak terlepas dari sifat blockchain Polygon yang mengedepankan semangat inklusivitas.

Baca Juga: Mengenal Baby Doge, Apakah ada Hubungannya dengan Dogecoin?

Apa Bedanya PolygonScan dengan EthereumScan?

Pada tampilan antarmuka laman resminya, Polygonscan mengutip bahwasannya platform explorer itu dikembangkan oleh developer yang sama dengan EthereumScan. Namun, apa perbedaan mendasar antara kedua blockchain explorer tersebut?

Perbedaan mendasarnya terletak pada blockchain tempat masing-masing platform beroperasi.

Jika Polygonscan beroperasi pada jaringan Polygon, maka Ethereumscan beroperasi pada jaringan utama blockchain Ethereum. Perbedaaan ini membuat data-data Ethereumscan lebih lengkap karena dapat melakukan tracking atas seluruh jaringan yang "bercabang" dari jaringan Ethereum.

Namun, Polygonscan rupanya lebih spesifik dalam memberikan data terkait aktivitas di jaringan Polygon. Terlebih, Polygonscan saat ini adalah piranti terkemuka bagi blockchain Polygon.

Baca Juga: Mengapa Blockchain Ethereum Disebut Sebagai Supercomputer Global?

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi Saham ASindeks saham ASemas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Sumber: Polygon technology, Coinmarketcap

Ditulis oleh
channel logo

Fathia Nurul Haq

Right baner

Fathia Nurul Haq

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
daily news
Daily News - Crypto 5 Oktober 2023
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1