Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Setelah Dihajar Dolar, Harga Emas Hari Ini Keok Dihantam Obligasi AS
shareIcon

Setelah Dihajar Dolar, Harga Emas Hari Ini Keok Dihantam Obligasi AS

3 Mar 2021, 2:42 AM·Waktu baca: 2 menit
shareIcon
Setelah Dihajar Dolar, Harga Emas Hari Ini Keok Dihantam Obligasi AS

Harga emas di pasar spot pada hari ini, Rabu (3/3) pukul 09.00 WIB, melemah 0,29% ke angka US$1.733.32 per ons. Pelemahan juga terjadi pada harga emas di pasar komoditas berjangka acuan COMEX sebesar 0,17% ke angka US$1.730.7 per ons.

Merosotnya harga emas kali ini dipicu oleh imbal hasil obligasi AS yang masih bertengger di pucuk meski melandai dalam beberapa hari terakhir. Saat ini, imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun masih di titik yang mendekati angka 1,4%.

Setelah aksi jual obligasi pemerintah AS pada akhir pekan lalu, banyak analis memperkirakan bahwa titik tersebut bisa menjadi keseimbangan baru imbal hasil obligasi. Titik tersebut terindikasi akan stabil dalam jangka pendek, Namun, perbaikan kondisi ekonomi AS diperkirakan bisa mengerek imbal hasil obligasi tersebut di kemudian hari.

Belakangan ini, kenaikan imbal hasil obligasi AS ditengarai menjadi biang keladi penurunan permintaan emas dan ikut mengerek turun harganya. Sebab, kondisi tersebut bikin investor lebih tergiur menggenggam obligasi dan mulai melepas emas, sebuah aset yang tak menghasilkan imbal hasil secara periodik.

Baca juga: Selain Inflasi, Apa Saja yang Pengaruhi Harga Emas? Cek 4 Faktor Lainnya!

Sentimen Lain yang Mempengaruhi Harga Emas

Meski masih dihajar kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS hari ini, harga emas masih ada berpotensi menguat di jangka menengah.

Alasannya, salah satu petinggi bank sentral AS The Fed mengatakan bahwa inflasi AS di musim semi ini bisa meroket seiring perbaikan ekonomi akibat program vaksinasi massal dan melonjaknya belanja pemerintah demi pemulihan ekonomi.

Saat ini, investor juga tengah menanti perkembangan terbaru dari rencana stimulus fiskal AS sebesar US$1,9 triliun yang disahkan oleh badan legislatif AS pada akhir pekan lalu. Setelahnya, rencana tersebut juga harus disetujui Senat AS sebelum pemerintah bisa menggelontorkannya. Adapun, pembahasan Senat terkait stimulus tersebut akan dimulai pekan ini.

Selama ini, sentimen stimulus fiskal selalu digadang-gadang menjadi faktor utama yang mempengaruhi permintaan emas di jangka pendek.

Sebab, paket stimulus fiskal akan meningkatkan jumlah uang beredar dan menaikkan tingkat daya beli masyarakat, yang kemudian bermuara ke peningkatan tingkat inflasi. Jika inflasi terjadi, maka investor akan mengalihkan kekayaannya ke aset-aset lindung nilai, salah satunya adalah emas.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Tersandung Dolar AS Meski Dikelilingi Sentimen Positif

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Reuters

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
daily news
Daily News - 28 Agustus 2023
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1