Kenapa laba rugi terealisasi saya berbeda dengan Riwayat Transaksi atau Laporan Pajak?
Laba rugi terealisasi di portofoliomu dan angka di Riwayat Transaksi atau Laporan Pajak biasanya berbeda karena mencakup periode, isi, dan tujuan yang berbeda. Angka portofolio adalah total berjalan sepanjang umur akunmu dan menggabungkan hasil dari semua asetmu, termasuk dividen dan reward serta, sejak 31 Agustus 2026, posisi Crypto Futures yang sudah ditutup. Laporan Pajak mencakup satu tahun kalender, dipisah per aset, dan menampilkan angka yang dibutuhkan aset itu untuk pelaporan: total pajak yang dipungut untuk kripto, serta keuntungan atau kerugian terealisasi untuk Saham AS, reksa dana, dan emas. Beberapa aset, termasuk Saham Indonesia, Options, dan Crypto Futures, belum punya Laporan Pajak per September 2026. Laporan Riwayat Transaksi mencantumkan transaksi satu per satu, bukan total keuntungan. Untuk SPT Tahunan, gunakan Laporan Pajak, bukan angka portofolio.
| Gejala / Kondisi | Kemungkinan Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Angka portofolio lebih besar dari Laporan Pajak satu tahun | Portofolio menampilkan total sepanjang umur akun; setiap Laporan Pajak mencakup satu tahun kalender | Jumlahkan tahun-tahun yang ingin dibandingkan, atau bandingkan periode yang sama saja |
| Laporan Pajak tidak memuat angka untuk sebagian asetmu | Per September 2026, Laporan Pajak hanya mencakup Kripto, Saham AS (termasuk ETF AS), Reksa Dana, dan Emas | Gunakan catatan transaksimu untuk aset yang belum punya Laporan Pajak |
| Bagian kripto di Laporan Pajak menampilkan pajak, bukan keuntungan | Untuk kripto, Laporan Pajak menampilkan total pajak yang dipungut atas transaksimu selama setahun | Bandingkan keuntungan kripto dengan catatan transaksimu |
| Angka portofolio memuat pendapatan yang tidak tampil sebagai penjualan di laporanmu | Laba rugi terealisasi juga menghitung dividen dan reward, bukan hanya penjualan | Cek baris Dividen dan Reward di rincian laba rugi ringkasan portofolio |
| Angka portofolio melonjak pada 31 Agustus 2026 | Posisi Crypto Futures yang sudah ditutup digabungkan ke angka terealisasi | Tidak perlu tindakan; ini histori Crypto Futures kamu yang kini dihitung dalam satu total |
| Kamu menjumlahkan sendiri Laporan Riwayat Transaksi | Laporan itu mencantumkan transaksi selesai satu per satu; tidak menghitung keuntungan | Hitung keuntungan per penjualan dari nominal yang tercatat, atau gunakan Laporan Pajak untuk aset yang didukung |
| Laporan Pajak tahun berjalan belum tersedia | Laporan Pajak sebuah tahun baru tersedia setelah tahun kalender itu berakhir | Unduh setelah 31 Desember tahun tersebut |
Jika masalah belum teratasi:
Jika sebuah angka tetap terlihat salah setelah kamu membandingkan aset yang sama untuk periode yang sama, hubungi Pluang Care lewat live chat di aplikasi, email tanya@pluang.com, atau telepon (021) 8063 0065 (Senin–Jumat, 09.00–18.00 WIB). Sertakan nama aset, periodenya, dan tangkapan layar angka yang kamu bandingkan.
Pertanyaan terkait:
Q: Angka mana yang sebaiknya saya pakai untuk SPT?
Gunakan Laporan Pajak. Laporan ini dibuat untuk pelaporan: mencakup satu tahun kalender penuh dan memberi angka yang dibutuhkan setiap aset yang didukung, seperti keuntungan atau kerugian terealisasi untuk Saham AS, reksa dana, dan emas, total pajak yang dipungut atas transaksi kripto, serta dividen Saham AS dan USD Yield. Kamu bisa mengunduhnya di aplikasi melalui Akun → Laporan → Laporan Pajak untuk tahun kalender mana pun yang sudah berakhir. Angka portofolio adalah ringkasan kinerja, bukan dokumen pajak.
Q: Kenapa portofolio saya menunjukkan laba terealisasi yang tidak saya dapat dari penjualan?
Karena laba rugi terealisasi tidak terbatas pada penjualan. Angka ini juga menghitung pendapatan yang sudah pasti seperti dividen dan reward, termasuk reward Crypto Staking sesuai nilainya saat dibayarkan. Sejak 31 Agustus 2026, angka ini juga mencakup hasil posisi Crypto Futures yang sudah kamu tutup, yang sebelumnya hanya tampil di tab Futures terpisah. Rincian laba rugi di ringkasan portofolio menampilkan komponen ini terpisah, sehingga kamu bisa melihat asal setiap bagiannya.
Q: Kenapa tidak ada Laporan Pajak untuk Saham Indonesia saya?
Per September 2026, Laporan Pajak hanya tersedia untuk Kripto, Saham AS (termasuk ETF AS), Reksa Dana, dan Emas. Belum ada Laporan Pajak untuk Saham Indonesia, Options, atau Crypto Futures. Untuk aset tersebut, gunakan catatan transaksimu: riwayat transaksi di aplikasi mencakup 6 bulan terakhir, dan Laporan Riwayat Transaksi, yang dikirim ke email terdaftarmu, mencakup transaksi selesai yang lebih lama.
Q: Apakah saya bisa mendapatkan Laporan Pajak tahun ini sekarang?
Belum. Laporan Pajak sebuah tahun baru tersedia setelah tahun kalender itu berakhir, karena laporannya mencerminkan kepemilikanmu di akhir tahun. Setelah 31 Desember berlalu, kamu bisa mengunduh laporan untuk tahun itu, dan semua tahun kalender sebelumnya juga tersedia. Setiap laporan mencakup satu tahun penuh, dari 1 Januari sampai 31 Desember, dan dikirim ke email terdaftarmu setelah kamu memintanya di aplikasi.