Kenapa besaran spread tidak selalu sama di Pluang?
Besaran spread tidak selalu sama di Pluang karena berasal dari penawaran dan permintaan pasar secara langsung, dan ada empat hal yang membentuknya: seberapa likuid asetnya, seberapa bergejolak pasar saat itu, kapan kamu bertransaksi, dan besar order-mu. Spread adalah selisih antara harga terbaik yang ditawarkan pembeli dan harga terbaik yang diminta penjual, dan selisih itu tidak pernah tetap. Aset yang likuid dan banyak diperdagangkan biasanya punya spread lebih sempit dibanding aset yang jarang diperdagangkan. Spread melebar saat harga bergerak cepat atau saat perdagangan sepi, lalu menyempit lagi saat pasar aktif dan tenang. Besar order juga berpengaruh: order besar mungkin perlu dicocokkan dengan beberapa penjual atau pembeli di harga yang makin kurang menguntungkan, sehingga spread efektifnya bisa lebih lebar dari order kecil. Kripto di Pluang memakai floating spread yang berubah mengikuti likuiditas, volatilitas, kondisi pasar, dan volume transaksi, baik untuk market order maupun advanced order. Harga yang ditampilkan sebelum konfirmasi selalu mencerminkan spread saat itu.
Empat faktornya
| Faktor | Spread cenderung lebih sempit saat… | Spread cenderung lebih lebar saat… |
|---|---|---|
| Likuiditas aset | Banyak pembeli dan penjual yang memperdagangkannya | Sedikit pihak yang memperdagangkannya |
| Volatilitas pasar | Harga tenang dan stabil | Harga bergerak cepat, misalnya saat ada berita besar |
| Waktu transaksi | Aktivitas pasar tinggi | Aktivitas pasar rendah |
| Besar order | Order kecil dibanding jumlah yang ditawarkan | Order cukup besar untuk menghabiskan harga terbaik |
- Faktor-faktornya saling berpadu. Aset yang biasanya likuid tetap bisa menunjukkan spread lebar saat harga berayun tiba-tiba, dan order kecil pada aset yang jarang diperdagangkan tetap bisa menghadapi spread lebar.
- Setiap faktor punya artikelnya sendiri. Untuk detail lebih lanjut, lihat artikel Pluang tentang kenapa spread bisa lebih besar pada transaksi besar, kenapa spread berubah atau melebar, dan apakah jenis aset memengaruhi spread.
Pertanyaan terkait:
Q: Apakah spread sama saat saya membeli dan menjual?
Selisihnya sama, hanya dilewati dari sisi yang berlawanan. Saat membeli, order-mu bertransaksi di sisi ask, di atas harga tengah; saat menjual, order-mu bertransaksi di sisi bid, di bawahnya. Karena spread bisa berubah antara saat kamu membeli dan saat kamu menjual, selisih yang kamu lewati saat keluar bisa lebih sempit atau lebih lebar dari saat masuk, tergantung kondisi pasar saat itu.
Q: Apakah saya bisa melihat spread sebelum bertransaksi?
Bisa, secara tidak langsung. Harga beli dan harga jual yang ditampilkan di aplikasi sebelum kamu mengonfirmasi transaksi sudah mencerminkan spread saat itu, jadi membandingkan keduanya menunjukkan seberapa lebar spread-nya. Jika ingin melihatnya dalam persentase, bagi selisih harga beli dan jual dengan harganya. Karena spread bergerak mengikuti pasar, cek harganya tepat sebelum konfirmasi, jangan mengandalkan yang kamu lihat sebelumnya.
Q: Apakah floating spread berlaku untuk limit order kripto?
Ya. Di Pluang, floating spread kripto berlaku untuk market order maupun advanced order, seperti limit order dan stop order. Yang diubah oleh advanced order adalah kendali atas harga: limit order hanya terisi di harga pilihanmu atau lebih baik, sedangkan market order terisi di harga terbaik yang tersedia. Spread-nya sendiri tetap mencerminkan likuiditas aset, volatilitas, kondisi pasar, dan volume transaksi saat order terisi.
Q: Apakah spread yang lebar tanda ada yang salah?
Biasanya tidak. Spread yang lebar adalah respons wajar terhadap kondisi pasar: pelaku pasar lebih sedikit, harga bergerak cepat, atau order besar dibanding jumlah yang ditawarkan. Spread umumnya menyempit lagi saat aktivitas kembali atau harga mereda. Yang berarti adalah bertransaksi saat itu lebih mahal, karena selisih beli dan jual lebih besar. Jika waktunya tidak mendesak, ada baiknya membandingkan harga lagi setelah kondisi berubah.