Kenapa performa aset saya terlihat berbeda dalam tampilan USD dan Rupiah di halaman Portofolio Pluang?
Hasil Saham AS kamu terlihat berbeda dalam USD dan Rupiah karena angka Rupiah menambahkan pengaruh kurs USD–IDR di atas pergerakan harga saham. Di tab Saham AS pada halaman Portofolio, tombol mata uang mengubah angka total di bagian atas, yaitu nilai Saham AS dan laba rugi belum terealisasinya, antara USD dan Rupiah. Di tampilan Rupiah, laba rugi tersebut dipecah menjadi Laba Rugi Aset dan Laba Rugi Selisih Kurs. Setiap saham di daftar kepemilikanmu tetap ditampilkan dalam USD di kedua tampilan, karena hasil penjualan saham diterima dalam dolar AS dan konversi ke Rupiah adalah langkah terpisah, dengan kurs hari itu dan biaya konversi. Di tampilan USD, laba rugi hanya mencerminkan harga saham terhadap harga beli rata-ratamu. Mengganti tampilan tidak pernah mengubah aset yang kamu miliki.
Yang diubah tombol mata uang di tab Saham AS
| Angka | Tampilan USD | Tampilan Rupiah |
|---|---|---|
| Nilai Saham AS di bagian atas | Ditampilkan dalam USD | Dikonversi ke Rupiah dengan kurs hari ini |
| Laba rugi belum terealisasi di bagian atas | Ditampilkan dalam USD, hanya pergerakan harga saham | Ditampilkan dalam Rupiah, dipecah menjadi Laba Rugi Aset dan Laba Rugi Selisih Kurs |
| Setiap saham di daftar kepemilikanmu | Ditampilkan dalam USD | Tetap ditampilkan dalam USD |
Contoh perhitungan (disederhanakan, tanpa biaya dan spread)
Kamu membeli 1 saham seharga US$100 saat US$1 = Rp16.000, sehingga biayanya Rp1.600.000. Harga saham naik ke US$110, dan Rupiah menguat ke Rp15.500 per US$1.
- Tampilan USD: US$110 − US$100 = +US$10, atau +10%
- Tampilan Rupiah: (US$110 × Rp15.500) − Rp1.600.000 = +Rp105.000, atau sekitar +6,6%
- Laba Rugi Aset: US$10 × Rp15.500 = +Rp155.000
- Laba Rugi Selisih Kurs: US$100 × (Rp15.500 − Rp16.000) = −Rp50.000
Sahamnya naik 10%, tetapi Rupiah yang menguat mengurangi sebagian kenaikan itu saat diukur dalam Rupiah. Kedua bagian ini selalu berjumlah sama dengan total Rupiah.
- Kepemilikan tetap dalam USD, memang dirancang begitu. Angka Rupiah pada setiap saham bisa terlihat seperti uang yang bisa kamu tarik, padahal hasil penjualan diterima dalam dolar AS, dan jumlah Rupiah-nya baru pasti saat kamu mengonversi, dengan kurs hari itu dan setelah biaya konversi. Angka total bisa ditampilkan dalam Rupiah karena memisahkan bagian harga saham dari bagian kurs.
- Nilai Aset Bersih selalu dalam Rupiah. Di tab Ringkasan (Overview), Nilai Aset Bersih selalu ditampilkan dalam Rupiah dan tidak memiliki tombol mata uang.
- Di mana melihatnya. Buka aplikasi Pluang, ketuk Portofolio, lalu masuk ke Aset dan pilih Saham AS.
Pertanyaan terkait:
Q: Kenapa saya tidak bisa lagi melihat setiap saham AS dalam Rupiah?
Sejak pembaruan portofolio terbaru, tombol mata uang di tab Saham AS hanya mengonversi angka total di bagian atas. Setiap saham di daftar kepemilikanmu tetap dalam USD, karena saham dibeli dan dijual dalam mata uang tersebut. Nilai Rupiah pada satu saham tidak sama dengan yang benar-benar kamu terima: hasil penjualan diterima dalam dolar AS, dan jumlah Rupiah-nya tergantung pada kurs dan biaya konversi di hari kamu mengonversi. Aset dan nilainya tidak berubah.
Q: Apakah mengganti tampilan USD dan Rupiah mengubah aset yang saya miliki?
Tidak. Mengganti tampilan hanya mengubah mata uang untuk angka total di bagian atas tab Saham AS. Jumlah saham, harga beli rata-rata, dan saldo USD kamu tetap sama persis, dan tidak ada transaksi yang terjadi. Angka Rupiah mengonversi nilai USD dengan kurs saat ini, itulah sebabnya angkanya bergerak mengikuti kurs sementara angka USD tidak. Kamu bebas mengganti tampilan kapan saja.
Q: Kenapa laba Saham AS saya positif dalam USD tetapi lebih kecil atau negatif dalam Rupiah?
Karena Rupiah menguat terhadap dolar AS sejak kamu membeli. Rupiah yang lebih kuat berarti setiap dolar yang kamu pegang bernilai lebih sedikit Rupiah, sehingga Laba Rugi Selisih Kurs menjadi negatif dan mengurangi sebagian atau seluruh kenaikan harga saham. Kebalikannya juga bisa terjadi: jika Rupiah melemah, Laba Rugi Selisih Kurs menjadi positif dan laba Rupiah kamu bisa lebih besar dari laba USD. Kinerja sahamnya tetap sama.
Q: Apa saja yang termasuk dalam laba rugi belum terealisasi di tab Ringkasan?
Tab Ringkasan menampilkannya dua kali. Baris di dalam Nilai Aset Bersih mencakup aset yang kamu pegang, seperti kripto, Saham AS, emas, dan reksa dana; angka laba rugi belum terealisasi yang terpisah menambahkan pengaruh kurs pada saldo kas USD dan USDT kamu. Keduanya dipecah menjadi Laba Rugi Aset, Laba Rugi Selisih Kurs, dan Laba Rugi USDT. Saham AS dengan Leverage dihitung sebesar dana milikmu dan Crypto Futures sebesar margin yang menopang posisimu, bukan ukuran posisi penuhnya.