Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Kenapa spread bisa lebih besar saat transaksi dalam jumlah besar?

Spread bisa lebih besar saat transaksi dalam jumlah besar karena harga terbaik yang tersedia hanya mencakup jumlah terbatas. Pasar menyimpan antrean penawaran beli dan jual di berbagai harga, yang disebut kedalaman order book. Order beli kecil biasanya bisa terisi seluruhnya di harga jual terendah, tetapi order besar bisa menghabiskan semua unit yang ditawarkan di harga itu lalu terisi dari penjual yang meminta harga makin tinggi. Harga rata-rata yang kamu bayar akhirnya lebih tinggi dari harga terbaik yang dikutip, dan efeknya seperti spread yang lebih lebar; hal yang sama terjadi sebaliknya saat kamu menjual dalam jumlah besar, dengan sebagian order terisi di harga bid yang lebih rendah. Inilah cara kerja penawaran dan permintaan: untuk membeli dalam jumlah besar sekaligus, harus ada penjual yang siap menyediakan jumlah tersebut. Seberapa besar pengaruh besar order tergantung asetnya — aset yang banyak diperdagangkan menyerap order besar dengan dampak kecil, sedangkan aset yang jarang diperdagangkan jauh lebih cepat terpengaruh. Di Pluang, kripto memakai floating spread yang juga bergantung pada volume transaksi.


Contoh perhitungan (order book yang disederhanakan)

Penjual menawarkan Bitcoin di harga berikut:

Harga askUnit yang ditawarkan
US$30.0000,5 BTC
US$30.0200,5 BTC
US$30.0501 BTC
  • Membeli 0,2 BTC: terisi seluruhnya di US$30.000, jadi harga rata-ratamu US$30.000
  • Membeli 2 BTC: 0,5 di US$30.000, 0,5 di US$30.020, dan 1 di US$30.050. Total US$60.060 ÷ 2 = harga rata-rata US$30.030

Order yang lebih besar membayar rata-rata US$30 lebih mahal per BTC, karena harus menjangkau lebih dalam ke order book.

Hal yang bisa membantu untuk order besar

  • Memecah order. Beberapa order kecil yang dipasang bertahap memberi kesempatan order book terisi kembali di antaranya, meski harga bisa bergerak sementara itu.
  • Memakai limit order jika tersedia. Limit order membatasi harga yang kamu bayar, atau menentukan harga minimum saat menjual, tetapi order bisa hanya terisi sebagian atau tidak terisi sama sekali.
  • Bertransaksi saat pasar aktif. Periode yang ramai biasanya punya lebih banyak penawaran dekat harga saat ini, sehingga order besar tidak terlalu menggerakkan harga.

Pertanyaan terkait:

Q: Seberapa besar order sampai spread-nya membesar?
Tidak ada batas pasti, karena tergantung pada seberapa banyak penawaran di dekat harga saat ini untuk aset tersebut pada saat itu. Aset yang banyak diperdagangkan di periode ramai bisa menyerap order besar hampir tanpa dampak, sementara aset yang jarang diperdagangkan bisa terpengaruh bahkan oleh order sedang. Cara praktis mengeceknya adalah membandingkan harga yang ditampilkan sebelum konfirmasi dengan harga untuk jumlah yang lebih kecil: jika selisihnya terasa, order-mu besar dibanding kedalaman saat itu.

Q: Apakah ini juga terjadi saat saya menjual dalam jumlah besar?
Ya, dengan arah sebaliknya. Order jual besar bisa menghabiskan semua pembeli di harga bid terbaik lalu terisi oleh pembeli yang menawar makin rendah, sehingga harga jual rata-ratamu berada di bawah harga bid terbaik yang dikutip. Efeknya sama seperti sisi beli: makin besar order dibanding jumlah yang ditawarkan, makin dalam order itu menjangkau order book dan makin lebar spread efektif yang kamu tanggung.

Q: Apakah limit order bisa mencegah hal ini?
Limit order mencegahmu membayar lebih dari harga pilihanmu saat membeli, atau menerima kurang dari harga itu saat menjual, sehingga melindungimu dari menjangkau terlalu dalam ke order book. Konsekuensinya, order hanya terisi jika volume di harga itu atau lebih baik mencukupi, sehingga limit order besar bisa hanya terisi sebagian. Untuk advanced order kripto di Pluang, sisa order yang terisi sebagian akan kedaluwarsa pukul 24.00 WIB di hari yang sama.

Q: Apakah ini sama dengan slippage?
Keduanya berkaitan erat. Pengaruh besar order yang dijelaskan di sini adalah salah satu penyebab slippage: harga eksekusi rata-ratamu berbeda dari harga terbaik yang dikutip, karena order lebih besar dari jumlah yang tersedia di harga itu. Slippage juga mencakup pergerakan harga selama eksekusi, yang bisa terjadi pada order sebesar apa pun di pasar yang bergerak cepat. Keduanya menjadi alasan harga transaksimu bisa berbeda dari harga yang kamu lihat.