Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Apakah Reksa Dana Bisa Rugi? Kenapa Reksa Dana Turun?

Ya, reksa dana bisa rugi. Harga reksa dana, yaitu NAB per unitnya, bergerak mengikuti nilai pasar saham, obligasi, dan instrumen lain yang dipegangnya, sehingga saat harga instrumen tersebut turun, NAB juga turun, dan tidak ada jenis reksa dana yang menjamin imbal hasil. Nilai reksa dana kamu turun karena nilai aset yang dipegangnya turun, yang bisa disebabkan oleh pasar saham yang melemah, kenaikan suku bunga yang menekan harga obligasi, kebijakan ekonomi pemerintah, kondisi perekonomian negara, atau, untuk reksa dana USD, kurs. Kerugian baru benar-benar terjadi saat kamu menjual: jika kamu menjual saat NAB berada di bawah harga beli rata-ratamu, dana yang kamu terima lebih kecil dari yang kamu bayarkan. Estimasi Untung Atau Rugi di halaman aset reksa dana di aplikasi Pluang menunjukkan perkiraan untung atau rugimu jika menjual sekarang. Sebagian perubahan yang terlihat justru berasal dari waktu, karena NAB hanya diperbarui sekali sehari dan pembelian baru dihargai dengan NAB perkiraan sampai terverifikasi.


Penyebab umum nilai reksa dana turun

PenyebabYang terjadi
Harga saham turunReksa dana saham dan campuran memegang saham, sehingga penurunan pasar saham menurunkan NAB-nya.
Suku bunga naikHarga obligasi umumnya turun saat suku bunga naik, sehingga NAB reksa dana pendapatan tetap dan campuran ikut turun.
Kondisi dan kebijakan ekonomiKebijakan ekonomi pemerintah, kondisi perekonomian negara, dan kesenjangan antara permintaan dan penawaran memengaruhi nilai aset reksa dana.
Kurs (reksa dana USD)Dolar AS yang melemah menurunkan nilai rupiah unit reksa dana USD.
Pembagian dividenNAB per unit reksa dana umumnya turun setelah membagikan dividen, karena nilai tersebut keluar dari reksa dana. Di Pluang, dividen dibagikan dalam bentuk tambahan unit, jadi cek Jumlah Unit kamu.
Waktu penetapan hargaNAB diperbarui satu kali setiap hari bursa, antara pukul 21.00 dan 24.00 WIB, dan pembelian baru menggunakan NAB hari bursa sebelumnya sebagai perkiraan sampai terverifikasi.

Cara menghitung estimasi untung atau rugi

  • Rumus: Estimasi Untung Atau Rugi = (harga tengah hari ini − harga beli rata-ratamu) × jumlah unit yang kamu miliki.
  • Contoh: Dengan harga beli rata-rata Rp1.300, harga tengah hari ini Rp1.250, dan 2.000 unit, estimasinya (Rp1.250 − Rp1.300) × 2.000 = −Rp100.000.
  • Hanya perkiraan: Penjualan yang sebenarnya dihargai dengan NAB hari bursa yang ditentukan oleh cut-off time pukul 13.00 WIB.
  • Biaya reksa dana: Sudah termasuk dalam NAB, sehingga tidak dipotong dari kepemilikanmu sebagai biaya terpisah.

Yang bisa kamu lakukan

  • Cek reksa dananya: Buka halaman asetnya untuk melihat Tingkat Risiko dan Max Drawdown 1Y, lalu baca Fund Fact Sheet-nya untuk membandingkan kinerjanya dengan tolok ukur dan dengan reksa dana sejenis dalam beberapa periode.
  • Tetap memegang: Unitmu tetap ada di akunmu, dan nilainya bisa naik atau turun lebih jauh.
  • Menjual: Dari Portofolio, pilih reksa dananya lalu klik Jual (minimal Rp100.000). Dana hasil penjualan masuk ke rekening bank reksa dana terdaftarmu paling lambat 7 hari kerja. Panduan langkah demi langkah: "Cara Menjual Reksa Dana".
  • Switching: Pindah ke reksa dana lain dari manajer investasi yang sama tanpa biaya, misalnya ke jenis yang risikonya lebih rendah. Reksa dana USD belum bisa di-switch.
  • Keputusanmu: Pilihan yang sesuai tergantung tujuan, jangka waktu, dan toleransi risikomu. Kinerja masa lalu tidak menjamin imbal hasil di masa depan.

Pertanyaan terkait:

Q: Apakah reksa dana pasar uang bisa rugi atau turun?
Bisa. Reksa dana pasar uang memegang instrumen jangka pendek dan memiliki risiko paling rendah di antara empat jenis reksa dana, tetapi NAB per unitnya tidak dijamin dan tetap bisa turun saat nilai instrumen tersebut turun. Risiko yang lebih rendah berarti perkiraan naik-turun nilainya lebih kecil, bukan jaminan bahwa nilainya hanya naik. Bandingkan imbal hasilnya dengan bunga deposito bank dalam beberapa periode, bukan hanya dalam satu hari.

Q: Apakah uang saya hilang jika reksa dana saya sedang minus?
Tidak. Reksa dana bisa rugi di atas kertas tanpa uangmu hilang. Selama kamu belum menjual, jumlah unit yang kamu miliki tetap sama, dan kerugian di atas kertas baru menjadi kerugian nyata saat kamu menjual di bawah harga beli rata-ratamu. NAB reksa dana bisa pulih, tetapi juga bisa turun lebih jauh, dan tidak ada jaminan untuk keduanya. Estimasi Untung Atau Rugi di halaman aset menunjukkan perkiraan untung atau rugimu jika menjual dengan harga hari ini.

Q: Kenapa nilai reksa dana saya terlihat lebih rendah tepat setelah saya membeli?
Biasanya karena faktor waktu. Saat kamu membeli, aplikasi menampilkan NAB hari bursa sebelumnya sebagai perkiraan, dan NAB final baru ditetapkan setelah transaksimu terverifikasi. NAB sendiri diperbarui satu kali setiap hari bursa, antara pukul 21.00 dan 24.00 WIB. Sampai pembelian selesai, pembelianmu tampil di On Going Purchase dan Transaksi Sedang Berlangsung, belum di Jumlah Unit.

Q: Kenapa NAB reksa dana saya turun setelah pembagian dividen?
Saat reksa dana membagikan dividen, nilai tersebut dibayarkan dari aset reksa dana, sehingga NAB per unitnya umumnya turun sebesar nilai yang kurang lebih sama. Di Pluang, dividen reksa dana dibagikan dalam bentuk tambahan unit dari reksa dana yang sama, yang ditambahkan ke kepemilikanmu paling lambat satu hari setelah tanggal pembayaran, sehingga Jumlah Unit kamu bertambah. Kamu bisa melihat dividen tersebut sebagai transaksi "Buy/Beli" di Riwayat Transaksi reksa dana.

Q: Kenapa reksa dana pendapatan tetap bisa minus?
Karena reksa dana pendapatan tetap sebagian besar berinvestasi di efek utang seperti obligasi, dan harga obligasi umumnya turun saat suku bunga naik. Saat obligasi yang dipegangnya turun nilainya, NAB per unitnya ikut turun, sehingga nilai investasimu bisa berada di bawah harga beli rata-ratamu dan terlihat minus. Obligasi yang dipegangnya sering kali berjangka waktu lebih panjang daripada instrumen reksa dana pasar uang, sehingga NAB-nya lebih terpengaruh perubahan suku bunga. Untuk menilai penurunannya, bandingkan reksa dana tersebut dengan indeks obligasi yang menjadi tolok ukurnya, yang tercantum di Fund Fact Sheet, dalam beberapa periode.