
Netflix melaporkan pendapatan kuartal II 2023 sebesar US$8,19 miliar, tumbuh 2,7% secara tahunan, sedikit dibawah ekspektasi analis di US$8,3 miliar.
Namun, Earnings per share (EPS) NFLX berhasil mencapai US$3,29, melampaui perkiraan US$2,85
Baca Juga: Mengulik Aspek Keuangan dan Prospek Netflix Sebagai 'Raja' Streaming
Perusahaan mengatribusikan performa yang kuat ini pada peluncuran fitur paid sharing, yang mendorong pertumbuhan volume melalui keanggotaan berbayar baru.
Netflix juga mengumumkan penghentian paket dasarnya di Kanada, Amerika Serikat, dan Inggris, dengan rencana untuk mengoptimalkan harga dan fitur guna menarik lebih banyak konsumen dan mengoptimalkan pendapatan jangka panjang.
Perusahaan berharap langkah ini akan berdampak positif pada pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) dalam beberapa tahun mendatang.
Selain itu, meski industri hiburan tengah dilanda mogok kerja massal, Netflix tetap berkomitmen untuk mencapai kesepakatan dengan pegawainya.


