Harga Stable (STABLE/IDR) Hari Ini
Ringkasan Aura AI
Statistik Pasar
- Rp13,76TKap. Pasar
- Rp537,41MVolume (24h)
- 22,9B / 100B STABLE (23%)Suplai yang Beredar
- 42% Sell | 58% BuyAktivitas Perdagangan
- 4 hariTypical Hold Time
Stable saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp13,76T dan volume perdagangan 24 jam sebesar Rp537,41M. Stable diperdagangkan di kisaran harga terendah sepanjang masa Rp154,39 dan tertinggi sepanjang masa Rp762. Suplai yang beredar Stable adalah 22,9B / 100B STABLE (23%). Aktivitas perdagangan terbaru menunjukkan 42% Sell and 58% Buy, yang mencerminkan sentimen pasar saat ini. Rata-rata investor menahan Stable selama sekitar 4 hari.
Profil Stable
Stable adalah blockchain Layer-1 berkecepatan tinggi untuk kebutuhan finansial nyata, penyelesaian institusional, dan transaksi skala konsumen. Jaringan ini menggunakan USDT sebagai gas, menghadirkan jaminan blockspace deterministik, serta arsitektur validator yang berfokus pada keandalan, transparansi, dan imbal hasil berkelanjutan.
Order Book
Menampilkan order beli dan jual real-time, kedalaman pasar, dan aktivitas short-selling untuk membantu investor menilai sentimen pasar.
Berita Terbaru
Adopsi DeFi 30%, diperkirakan mencapai adopsi massal pada 2030 didorong regulasi dan institusi.
Co-founder Chainlink Sergey Nazarov memprediksi bahwa keuangan terdesentralisasi (DeFi) saat ini telah diadopsi sekitar 30% dan menargetkan adopsi massal penuh pada 2030. Ia menekankan bahwa kejelasan regulasi dan peningkatan partisipasi institusi me...

Stablecoin dolar Kanada pertama yang diatur, CADD, kini bisa disimpan institusi lewat Anchorage Digital.
CADD dari Tetra Digital Group, stablecoin dolar Kanada pertama yang diatur dan diterbitkan oleh institusi keuangan Kanada, kini tersedia untuk penyimpanan institusional melalui Anchorage Digital, platform aset digital berizin federal. Kerja sama ini ...

Sentimen konsumen AS terendah sepanjang sejarah, Bitcoin stabil di sekitar $77 ribu
Indeks sentimen konsumen Universitas Michigan turun ke 44,8 pada Mei, terendah sejak 1950-an dan lebih buruk dari krisis 2008 maupun awal pandemi. Harga tinggi, terutama bensin akibat gangguan pasokan AS-Iran, menjadi penyebab utama pesimisme konsume...
