Go Public

Go public adalah proses di mana perusahaan swasta pertama kali menawarkan sahamnya kepada masyarakat umum melalui mekanisme IPO dan mencatatkan sahamnya di bursa efek.
Apa itu Go Public dan mengapa perusahaan memilihnya?
Go public adalah langkah transformatif dalam perjalanan sebuah perusahaan — dari entitas tertutup (private) menjadi perusahaan publik (Tbk.) yang bertanggung jawab kepada ribuan pemegang saham. Keputusan ini tidak diambil sembarangan karena membawa konsekuensi regulasi dan tata kelola yang sangat signifikan.
Alasan perusahaan memilih Go Public
Alasan | Penjelasan |
Penggalangan modal | Mendapatkan dana segar untuk ekspansi tanpa harus berutang |
Likuiditas bagi pemegang saham awal | Founder dan investor awal bisa merealisasikan keuntungan |
Peningkatan profil dan kredibilitas | Status perusahaan publik meningkatkan kepercayaan mitra bisnis |
Retensi karyawan | Saham dan opsi saham menjadi alat kompensasi yang menarik |
Akuisisi strategis | Saham perusahaan publik bisa digunakan sebagai alat pembayaran akuisisi |
Konsekuensi Go Public yang sering diabaikan
Setelah go public, perusahaan harus memenuhi kewajiban keterbukaan informasi yang ketat — laporan keuangan berkala yang diaudit, pengungkapan setiap informasi material, RUPS tahunan, dan kepatuhan terhadap puluhan regulasi OJK. Biaya kepatuhan (compliance cost) ini tidak kecil dan manajemen harus siap menghadapi tekanan pasar jangka pendek yang mungkin bertentangan dengan visi jangka panjang perusahaan.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Go Public
Berapa biaya yang dibutuhkan untuk go public di Indonesia? Biaya IPO mencakup fee underwriter (2–5% dari nilai IPO), biaya OJK, biaya pencatatan BEI, biaya akuntan publik, konsultan hukum, dan notaris. Total biaya bisa mencapai 3–7% dari nilai IPO, tergantung skala dan kompleksitas.
Berapa ukuran minimum perusahaan untuk IPO di BEI? BEI memiliki beberapa papan pencatatan: Papan Utama (aset > Rp 250 M, profitabilitas terbukti), Papan Pengembangan (potensi pertumbuhan), dan Papan Akselerasi (startup & UKM).
Istilah Terkait: IPO • OJK • BEI • Emiten • Prospektus
Ditulis oleh
Davion ArsinioContent Writer at Pluang




