ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Kamus
Death Cross
shareIcon

Death Cross

0  dilihat·Waktu baca: 2 menit
shareIcon
Death Cross
Death Cross adalah sinyal teknikal bearish yang terbentuk saat Moving Average 50 hari (MA50) memotong Moving Average 200 hari (MA200) dari atas ke bawah. 

Apa itu Death Cross dan apa artinya bagi investor?

Death Cross merupakan kebalikan dari Golden Cross dan dianggap sebagai salah satu sinyal peringatan paling serius dalam analisa teknikal jangka panjang. Ketika MA50 turun menembus MA200 ke bawah, ini mengindikasikan bahwa momentum harga jangka pendek sudah melemah secara signifikan dan tren penurunan berpotensi berlanjut dalam waktu yang lebih lama.

Proses terbentuknya Death Cross

Fase 1 — Uptrend      : MA50 berada di atas MA200, pasar dalam tren naik

Fase 2 — Pelemahan    : Harga mulai koreksi, MA50 mulai mendatar / turun

Fase 3 — Crossover    : MA50 memotong MA200 dari atas ke bawah (Death Cross)

Fase 4 — Downtrend    : MA50 berada di bawah MA200, tekanan jual dominan


Konfirmasi Death Cross yang valid:

  Volume meningkat saat breakdown terjadi

  RSI berada di bawah 50 dan turun

  Harga gagal recovery ke atas MA50

 

Konteks historis Death Cross di IHSG

Periode

Peristiwa Pemicu

Dampak IHSG

2008–2009

Krisis finansial global (Lehman Brothers)

IHSG turun ~50% dari puncak

2015

Krisis komoditas, pelemahan rupiah

IHSG koreksi ~20%

2020 (Mar)

Pandemi COVID-19

IHSG turun ~37% dalam 5 minggu

2022

Kenaikan suku bunga The Fed agresif

IHSG relatif resilient vs pasar global

Strategi menghadapi Death Cross

Investor jangka panjang dengan portofolio saham fundamental kuat umumnya tidak perlu panik saat Death Cross muncul di IHSG. Secara historis, setiap Death Cross diikuti oleh pemulihan dan pembentukan Golden Cross baru. Namun bagi trader aktif, Death Cross bisa menjadi sinyal untuk mengurangi eksposur saham dan meningkatkan alokasi ke aset defensif.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Death Cross

Apakah Death Cross selalu berarti pasar akan crash? Tidak. Death Cross adalah indikator lagging — seringkali terbentuk setelah penurunan besar sudah terjadi. Ada kalanya Death Cross muncul justru di dekat titik bottom pasar, yang kemudian diikuti pembalikan naik.

Istilah Terkait:  Golden Cross  •  Moving Average  •  Bear Market  •  RSI  •  Manajemen Risiko
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1