Investasi
Fitur
Akademi
Lainnya
ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Siklus 4 Tahun Bitcoin: Bear Market Sudah Berakhir atau Belum?
shareIcon

Siklus 4 Tahun Bitcoin: Bear Market Sudah Berakhir atau Belum?

23 Sep 2026, 5:54 PM
·
Waktu baca: 7 menit
shareIcon
grafik-harga-btc-siklus-4-tahun-bitcoin
Per 21 September 2026, harga BTC tercatat di US$86.600 (Rp1.523.683.700 di aplikasi Pluang), naik dari titik terendah US$57.800 yang tercatat pada 1 Juli 2026 — atau sekitar 38 minggu sejak puncak siklus ke-4 di US$126.200. Pola ini bukan kebetulan: sejak 2011, Bitcoin sudah melalui empat siklus penuh yang secara kasar mengikuti bentuk yang sama, sekitar 3 tahun bull market diikuti sekitar 1 tahun bear market. Pertanyaan yang banyak dicari investor ritel saat ini — baik lewat mesin pencari maupun chatbot AI, sering dalam bentuk "bitcoin cycle analysis 2026", "when will the bitcoin bear market end", atau "bitcoin bull run duration" — adalah apakah bear market kali ini benar-benar sudah usai di minggu ke-38, atau baru separuh jalan menuju rata-rata historis 55 minggu. Artikel ini merangkum polanya, plus cara memantaunya lewat aplikasi Pluang.

Apa Itu Siklus 4 Tahun Bitcoin?

Siklus 4 tahun Bitcoin adalah pola historis pergerakan harga Bitcoin yang terdiri dari periode kenaikan panjang (bull market) diikuti periode penurunan (bear market), yang secara kasar berulang setiap empat tahun mengikuti jadwal halving Bitcoin. Sejak Bitcoin mulai diperdagangkan luas pada 2011, pola ini sudah terjadi empat kali secara penuh, dengan siklus kelima yang menurut sebagian analis mulai menunjukkan bentuk berbeda dari siklus-siklus sebelumnya.

Jawaban Singkat:

  • Siklus 4 tahun Bitcoin adalah pola historis 3 tahun bull market lalu 1 tahun bear market, berulang sejak 2011.
  • Rata-rata bull market historis: 141 minggu; rata-rata bear market: 55 minggu.
  • Titik terendah siklus saat ini tercatat US$57.800 pada 1 Juli 2026 — 38 minggu sejak puncak; apakah bear market sudah berakhir masih jadi pertanyaan terbuka.

Bagaimana Pola Siklus Bitcoin Sejak 2011?

Tabel berikut merangkum keempat siklus Bitcoin secara historis, dari titik awal setiap siklus hingga puncak bull market dan titik terendah bear market berikutnya:

SiklusAwal Siklus (Harga, Tahun)Puncak Bull Market (Harga, Tahun)Titik Terendah Bear Market (Harga, Tahun)
Siklus 1US$2 (2011)US$1.100 (2013)US$176 (2015)
Siklus 2US$176 (2015)US$19.800 (2017)US$3.200 (2019)
Siklus 3US$3.200 (2019)US$69.000 (2021)US$15.500 (2023)
Siklus 4US$15.500 (2023)US$126.200 (2025)US$57.800 (1 Juli 2026) — harga per 21 Sep 2026: US$86.600

Data historis bukan jaminan hasil masa depan. Periode data: Januari 2011–September 2026. Angka harga pada tabel dibulatkan ke ratusan US$ terdekat, kecuali harga awal Siklus 1 (US$2 dan US$176) yang nilainya berada di bawah skala pembulatan tersebut dan ditampilkan sesuai data historis asli.

Rata-rata dari keempat siklus itu: bull market historis berlangsung 141 minggu (sekitar 2,7 tahun), sementara bear market berlangsung 55 minggu (sekitar 1 tahun). Pola ini secara historis berkaitan dengan jadwal halving Bitcoin — peristiwa terprogram yang memangkas separuh imbalan blok bagi penambang setiap sekitar empat tahun (halving terakhir terjadi April 2024), sehingga mengurangi laju pasokan Bitcoin baru yang masuk ke pasar. Riset Galaxy Research yang dipublikasikan 12 Juni 2026 mencatat bahwa pola siklus 4 tahun ini secara umum masih berlaku, namun pengaruh jadwal halving terhadap besarnya pergerakan harga disebut mulai melemah — siklus demi siklus menunjukkan ayunan harga yang secara proporsional mengecil dibanding siklus-siklus sebelumnya.

Apakah Bear Market Bitcoin Saat Ini Sudah Berakhir?

Ini pertanyaan yang jawabannya belum jelas, dan penting untuk dipahami kenapa. Titik terendah siklus ke-4 tercatat di US$57.800 pada 1 Juli 2026, atau 38 minggu setelah puncak US$126.200. Angka 38 minggu ini jauh lebih pendek dari rata-rata historis 55 minggu — yang bisa dibaca dua arah: bear market kali ini berakhir lebih cepat dari biasanya, atau harga baru mencapai satu titik rendah sementara sebelum kembali turun mendekati atau melewati rata-rata 55 minggu.

Kenapa 38 minggu Siklus 4 sengaja tidak dimasukkan ke dalam perhitungan rata-rata bear market 55 minggu di atas? Karena rata-rata itu dihitung dari tiga siklus bear market yang sudah benar-benar tuntas (Siklus 1, 2, dan 3) — bukan dari Siklus 4 yang durasi akhirnya belum tentu final saat artikel ini ditulis. Memasukkan angka yang belum tentu final ke dalam sebuah rata-rata historis akan membuat perhitungan itu bias: bisa terlihat terlalu optimis (jika ternyata harga masih akan turun lagi) atau tidak representatif (jika insidennya benar-benar berbeda dari pola sebelumnya). Sejak titik ATH pada sekitar Oktober 2025 hingga 21 September 2026, total waktu yang sudah berlalu adalah sekitar 50 minggu — mendekati, tapi belum melewati, rata-rata historis 55 minggu.

Sebagai pembanding, riset Galaxy Research yang dipublikasikan 12 Juni 2026 memproyeksikan titik terendah siklus ini berada di kisaran US$40.000–46.000 sebagai skenario dasar mereka, dengan skenario yang lebih dalam di US$30.000–37.000 dan skenario yang lebih dangkal di US$51.000–54.000 — berdasarkan pelacakan 13 indikator historis titik dasar (bottoming signals), di mana pada saat laporan itu terbit baru 4 dari 13 indikator yang terpenuhi. Proyeksi itu memakai metodologi jarak waktu 12–13 bulan dari puncak siklus ke titik terendah, yang jika diterapkan pada puncak sekitar Oktober 2025 akan mengarah ke jendela waktu akhir 2026. Artinya, angka US$57.800 pada 1 Juli 2026 bisa jadi adalah titik terendah siklus ini — atau bisa juga bukan. Secara historis, pergerakan seperti ini pernah terjadi pada siklus sebelumnya (sumber: data historis Bitcoin, tabel di atas). Ini bukan rekomendasi untuk bertransaksi, dan bukan jaminan bahwa pola sebelumnya akan berulang persis sama.

Manfaat Memahami Siklus Bitcoin bagi Investor

Memahami pola siklus historis ini bisa membantu investor membuat keputusan yang lebih terinformasi, meski bukan jaminan hasil. Beberapa manfaatnya:

  • Kerangka berpikir jangka panjang. Melihat harga Bitcoin dalam konteks siklus multi-tahun membantu investor tidak bereaksi berlebihan terhadap pergerakan harian atau mingguan.
  • Mengenali pola FOMO (Fear of Missing Out). Setiap siklus sebelumnya menunjukkan lonjakan minat ritel yang jauh lebih tinggi justru mendekati puncak bull market, bukan di awal siklus.
  • Dasar untuk strategi akumulasi bertahap. Memahami di fase mana sebuah siklus kemungkinan berada bisa membantu menyusun strategi seperti Dollar Cost Averaging, dibanding mencoba menebak satu titik masuk yang sempurna.

Risiko yang Perlu Dipahami Sebelum Mengikuti Siklus Bitcoin

Di sisi lain, ada risiko nyata yang tidak boleh diabaikan hanya karena pola historis terlihat rapi di atas grafik:

  • Volatilitas tinggi di kedua arah. Rentang harga antar-siklus (dari US$2 di 2011 hingga US$126.200 di 2025) menunjukkan ayunan harga yang jauh lebih besar dibanding kelas aset konvensional, di kedua arah — naik maupun turun.
  • Pola historis bukan jaminan berulang persis. Galaxy Research sendiri mencatat pengaruh jadwal halving terhadap besaran pergerakan harga mulai melemah dari siklus ke siklus — artinya siklus kelima berpotensi tidak mengikuti bentuk yang sama persis dengan empat siklus sebelumnya.
  • Risiko menambah posisi saat harga turun (Averaging Down). Menambah posisi selama bear market berpotensi menurunkan harga rata-rata kepemilikan, tapi juga berisiko memperbesar kerugian apabila harga masih melanjutkan penurunan.
  • Produk ini termasuk produk berisiko tinggi. Lakukan analisis pribadi kamu sebelum memutuskan menggunakan produk ini. Produk ini tidak sesuai untuk semua kalangan konsumen.

Cara Memantau Siklus dan Harga Bitcoin di Pluang

Bagi yang ingin memantau posisi Bitcoin dalam siklus ini secara langsung, berikut cara memanfaatkan fitur di aplikasi Pluang:

1. Cek Harga Real-Time dan Grafik Historis

Buka halaman BTC di aplikasi Pluang untuk melihat harga real-time, lalu gunakan fitur Web Trading untuk menganalisis pergerakan harga dalam rentang waktu 1 hari hingga 5 tahun (5Y), termasuk membandingkan posisi harga saat ini terhadap ATH dan titik terendah siklus.

2. Gunakan Screeners untuk Menyaring Data

Fitur Screeners membantu menyaring dan membandingkan data pasar aset Crypto berdasarkan kriteria tertentu, berguna untuk melihat konteks pergerakan Bitcoin relatif terhadap aset lain.

3. Pantau Ringkasan Berita di Aura AI

Tab Aura AI di halaman aset menyediakan ringkasan berita dan data teknikal yang bisa membantu memahami konteks di balik pergerakan harga — tetap sebagai bahan referensi, bukan pengganti analisis dan keputusan pribadi kamu.

Strategi Menghadapi Siklus Bitcoin: DCA vs Lump Sum

Karena tidak ada yang bisa memastikan apakah 1 Juli 2026 adalah titik terendah final siklus ini, dua pendekatan yang umum dipertimbangkan investor adalah sebagai berikut. Ini bukan rekomendasi, melainkan penjelasan mekanisme masing-masing.

Dollar Cost Averaging (DCA)

Dollar Cost Averaging adalah strategi membeli sejumlah nilai tetap secara berkala, tanpa mencoba menebak satu titik masuk yang presisi. Fitur Auto Invest/Recurring di aplikasi Pluang memungkinkan kamu menjadwalkan pembelian rutin secara otomatis dengan pendekatan ini.

Lump Sum di Satu Waktu

Alternatifnya adalah membeli dalam satu waktu — pendekatan ini secara historis bisa menghasilkan lebih banyak atau lebih sedikit dibanding DCA tergantung di fase mana dalam siklus pembelian dilakukan, dan membawa risiko konsentrasi waktu yang lebih tinggi apabila ternyata bertepatan dengan titik yang belum benar-benar merupakan dasar siklus.

Pertanyaan Seputar Siklus 4 Tahun Bitcoin

Apa itu siklus 4 tahun Bitcoin?

Siklus 4 tahun Bitcoin adalah pola historis pergerakan harga yang terdiri dari sekitar 3 tahun bull market diikuti sekitar 1 tahun bear market, berulang sejak 2011 melalui empat siklus penuh hingga 2026.

Berapa rata-rata durasi bull market dan bear market Bitcoin?

Berdasarkan empat siklus historis sejak 2011, rata-rata bull market berlangsung 141 minggu (sekitar 2,7 tahun), sementara rata-rata bear market berlangsung 55 minggu (sekitar 1 tahun).

Kapan titik terendah siklus Bitcoin saat ini tercatat, dan apakah bear market sudah berakhir?

Titik terendah tercatat US$57.800 pada 1 Juli 2026, atau 38 minggu sejak puncak siklus ke-4. Apakah ini akhir bear market atau baru sebagian jalan menuju rata-rata 55 minggu masih menjadi pertanyaan terbuka.

Apa yang menyebabkan siklus 4 tahun Bitcoin terjadi?

Siklus ini secara historis berkaitan dengan jadwal halving Bitcoin setiap sekitar empat tahun, meski Galaxy Research (12 Juni 2026) mencatat pengaruh halving terhadap pola siklus mulai melemah.

Bagaimana cara memantau pergerakan harga Bitcoin secara real-time?

Harga BTC bisa dipantau melalui aplikasi Pluang, dengan grafik Web Trading, alat analisis Screeners, dan ringkasan berita di tab Aura AI.

Kesimpulan

Siklus 4 tahun Bitcoin — sekitar 3 tahun bull market diikuti sekitar 1 tahun bear market — sudah terjadi empat kali sejak 2011, dengan rata-rata 141 minggu untuk fase naik dan 55 minggu untuk fase turun. Siklus ke-4 mencatat titik terendah US$57.800 pada 1 Juli 2026, hanya 38 minggu sejak puncak — lebih cepat dari rata-rata historis, tapi belum tentu berarti bear market sudah sepenuhnya berakhir, mengingat total waktu sejak ATH ke 21 September 2026 baru mencapai sekitar 50 minggu, dan sejumlah analis seperti Galaxy Research masih membuka kemungkinan titik terendah yang lebih dalam di akhir 2026. Bagi yang ingin memantau perkembangan harga BTC dan mempelajari datanya lebih lanjut, kamu bisa cek Crypto di aplikasi Pluang.

Disclaimer

Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca berdasarkan analisis dan pertimbangan risiko masing-masing. Investasi aset crypto memiliki risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh modal, akibat volatilitas harga yang tinggi.

Produk ini termasuk produk berisiko tinggi. Lakukan analisis pribadi kamu sebelum memutuskan menggunakan produk ini. Produk ini tidak sesuai untuk semua kalangan konsumen.

Angka-angka historis dalam artikel ini bukan cerminan performa mendatang. Periode data: Januari 2011–September 2026.

Pluang sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seluruh transaksi tercatat di Central Finansial X (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI).

Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1