Israel berpotensi menargetkan infrastruktur minyak Iran sebagai balasan, yang bisa memicu gangguan pasokan dan kenaikan harga minyak. Walaupun demikian, pasar AS ditutup hijau tipis atau cenderung stabil. Kedepannya, keluarnya earnings Q3 2024 diharapkan dapat mendongkrak kinerja indeks saham AS.
|
| Trade analysis | | | BIDU | | | Entry Price: | $114-$116 | | Target Price: | $120-$127.3 | | Stop Loss: | $108.50 | | Upside Potential | 10.57% |
|
|
|
| Trade analysis | | | JD | | | Entry Price: | $44-$46 | | Target Price: | $49.5-$53.5 | | Stop Loss: | $38.50 | | Upside Potential | 19.42% |
|
|
From Equity Research Desk |
|
MAKRO - Pasar minyak terguncang akibat serangan rudal balistik Iran ke Israel, yang sempat menaikkan harga minyak lebih dari 5%. Israel mungkin akan menargetkan infrastruktur minyak Iran sebagai balasan, yang bisa memicu gangguan pasokan dan kenaikan harga minyak. Jika ekspor minyak Iran terhenti, harga minyak bisa naik setidaknya US$5 per barel, dengan risiko eskalasi yang dapat menaikkan harga hingga US$10 per barel.
GSS - $LLY Lilly (LLY) berinvestasi US$4,5 miliar untuk membangun fasilitas produksi obat baru di Indiana. Fasilitas ini akan meningkatkan produksi obat eksperimental dan menambah 400 pekerjaan. Fasilitas ini akan mendukung pengembangan obat-obat untuk obesitas, termasuk orforglipron dan retatrutide. Secara keseluruhan, Lilly telah menginvestasikan lebih dari $23 miliar di AS sejak 2020 untuk mendukung produksi farmasi.
- $MSFT Microsoft (MSFT) akan menginvestasikan US$4,8 miliar dalam infrastruktur AI dan cloud di Italia Utara. Investasi ini akan menjadikan cloud di wilayah Italia Utara sebagai salah satu pusat data terbesar di Eropa dan pusat data untuk Mediterania serta Afrika Utara. Sebelumnya, BlackRock dan Microsoft telah mengumumkan dana lebih dari US$30 miliar untuk pusat data yang berfokus pada AI dan sumber energi.
- $NVDA CEO Nvidia (NVDA) Jensen Huang menyebut permintaan chip AI di perusahaan sangat tinggi, dan hal ini berhasil membuat saham NVDA naik 1.6% pada perdagangan 2 Oktober 2024. Nvidia memperluas kemitraan dengan Accenture untuk membantu perusahaan membangun solusi AI. Kesepakatan ini juga mencakup penggunaan model AI open-source dari Meta. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Nvidia di pasar AI, seperti yang dilakukan oleh Microsoft dan Oracle.
|
| Selengkapnya |
|
|
Greed 68 Oct 2 at 8:00:00 PM ET |
|
| S&P 500 | 5,709.54 | 0.01% |  | | NASDAQ | 17,925.12 | 0.08% |  | | DJIA | 42,196.52 | 0.09% |  |
|
Disclaimer: Berinvestasi dalam cryptocurrency dan saham AS memiliki risiko yang melekat, dan Anda bertanggung jawab penuh atas keputusan investasi Anda. Informasi yang diberikan oleh Pluang berasal dari riset internal dan tidak dipengaruhi oleh pihak ketiga. Informasi ini tidak boleh dianggap sebagai saran atau nasihat keuangan, dukungan, rekomendasi, tawaran atau ajakan untuk melakukan aktivitas investasi apapun. Harga cryptocurrency dan saham AS sangat fluktuatif dan dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan pertimbangkan toleransi risiko Anda sebelum membuat keputusan investasi. Pluang tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang diakibatkan oleh penggunaan informasi ini. Jika Anda ragu, kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan independen. Pluang berlisensi resmi dan diawasi oleh Bappebti. Semua transaksi saham as tercatat di Bursa Berjangka jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Semua transaksi aset kripto tercatat di Bursa Komoditi Nusantara (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI) |