
Futures (kontrak berjangka) adalah perjanjian untuk membeli atau menjual suatu aset pada harga dan waktu yang telah ditentukan di masa depan, digunakan baik untuk lindung nilai (hedging) maupun spekulasi harga. Di Indonesia, salah satu bentuk futures yang tersedia untuk investor ritel adalah Crypto Futures, yaitu kontrak derivatif berbasis aset kripto dengan fasilitas leverage hingga 25x yang disediakan Pluang bekerja sama dengan PT Bumi Santosa Cemerlang, Pedagang Aset Keuangan Digital yang diawasi OJK (Pluang.com, 9 Januari 2025). Artikel ini membahas pengertian futures, cara kerjanya, produk Crypto Futures di Pluang, serta risiko yang perlu dipahami sebelum bertransaksi.
Jawaban Singkat:
● Futures adalah kontrak untuk membeli/menjual aset pada harga dan tanggal tertentu di masa depan.
● Pluang menyediakan Crypto Futures dengan leverage hingga 25x melalui kerja sama dengan PT Bumi Santosa Cemerlang (Pluang.com, 9 Januari 2025).
● Leverage memperbesar potensi untung sekaligus potensi rugi — Crypto Futures adalah produk berisiko tinggi.
Futures adalah kontrak derivatif yang mengikat dua pihak untuk membeli atau menjual suatu aset dasar (underlying asset) pada harga dan tanggal yang disepakati di muka, terlepas dari harga pasar aset tersebut saat kontrak jatuh tempo. Instrumen ini awalnya banyak digunakan untuk komoditas seperti minyak, emas, atau hasil pertanian, kemudian berkembang ke instrumen keuangan seperti indeks saham, mata uang, dan aset kripto. Nilai kontrak futures bergerak mengikuti pergerakan harga aset dasarnya, sehingga trader bisa mengambil posisi tanpa harus memiliki aset tersebut secara langsung.
1. Futures Komoditas — kontrak berjangka atas komoditas fisik seperti emas, minyak mentah, atau produk pertanian, umumnya digunakan pelaku usaha untuk lindung nilai terhadap fluktuasi harga.
2. Futures Indeks & Saham — kontrak berjangka atas indeks pasar saham atau saham individual, digunakan investor institusi maupun ritel untuk spekulasi arah pasar.
3. Futures Mata Uang (Forex Futures) — kontrak berjangka atas nilai tukar mata uang.
4. Crypto Futures — kontrak derivatif atas aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum, umumnya berbentuk kontrak perpetual (tanpa tanggal jatuh tempo) dan dilengkapi fasilitas leverage. Ini adalah jenis futures yang tersedia di aplikasi Pluang.
Beberapa konsep utama dalam trading futures:
● Posisi Long dan Short. Trader mengambil posisi long jika memperkirakan harga akan naik, atau short jika memperkirakan harga akan turun.
● Leverage. Leverage memungkinkan trader membuka posisi lebih besar dari modal awal. Sebagai ilustrasi, dengan leverage 25x di Pluang, modal US$1.000 dapat membuka posisi senilai US$25.000 (Pluang Akademi, FAQ Leverage dalam Trading Futures). Leverage memperbesar potensi keuntungan, namun juga memperbesar potensi kerugian secara proporsional.
● Margin. Margin adalah modal yang harus disediakan trader untuk membuka dan mempertahankan posisi berleverage. Pada Crypto Futures Pluang, rasio margin maintenance adalah 1% dari total nilai posisi untuk leverage 25x (Pluang Akademi, "Apa Itu Margin").
● Margin Call dan Likuidasi. Jika rasio margin mencapai kisaran 50–75%, akun akan menerima margin call; jika mencapai 100%, seluruh posisi akan dilikuidasi (ditutup paksa) secara otomatis (Pluang Akademi, "Apa Itu Margin").
● Funding Rate. Pada kontrak perpetual seperti Crypto Futures, funding rate adalah pembayaran berkala antara posisi long dan short untuk menjaga harga kontrak tetap mendekati harga pasar spot.
Pluang menghadirkan Crypto Futures sejak Januari 2025, memungkinkan pengguna membuka posisi long maupun short atas beberapa aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana dengan leverage hingga 25x, dalam bentuk kontrak perpetual tanpa tanggal jatuh tempo (Pluang.com, 9 Januari 2025). Produk ini beroperasi melalui kerja sama dengan PT Bumi Santosa Cemerlang selaku Pedagang Aset Keuangan Digital yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan pencatatan transaksi melalui Central Finansial X (CFX) dan penjaminan oleh Kliring Komoditi Indonesia (KKI) (Pluang Akademi, FAQ Leverage dalam Trading Futures, 2025).
● Potensi memperbesar hasil dengan modal terbatas melalui leverage, meski ini juga memperbesar risiko kerugian dalam proporsi yang sama.
● Fleksibilitas mengambil posisi dua arah (long maupun short), sehingga trader berpotensi memanfaatkan pergerakan harga naik maupun turun.
● Diversifikasi strategi investasi, karena futures dapat digunakan untuk lindung nilai (hedging) atas eksposur aset yang sudah dimiliki.
● Risiko kerugian yang diperbesar leverage. Leverage bekerja dua arah — memperbesar potensi untung sekaligus potensi rugi, termasuk risiko kehilangan seluruh margin akibat likuidasi otomatis.
● Risiko likuidasi. Pergerakan harga yang cepat dan signifikan dapat memicu margin call hingga likuidasi paksa, terutama pada leverage tinggi.
● Volatilitas aset dasar. Aset kripto yang mendasari Crypto Futures dikenal memiliki volatilitas harga yang tinggi dibanding instrumen keuangan tradisional.
● Bukan produk untuk semua profil investor. Karena kompleksitas dan tingkat risikonya, trading futures/derivatif umumnya lebih sesuai untuk investor yang telah memahami mekanisme leverage dan margin secara menyeluruh.
● Kinerja masa lalu tidak mengindikasikan proyeksi kinerja masa depan.
Trading Futures adalah produk berisiko tinggi dan tidak ada jaminan keuntungan yang ditawarkan oleh produk ini. Pengguna wajib melakukan riset sendiri dan memahami risiko sebelum melakukan transaksi.
5. Buka aplikasi Pluang dan login ke akun kamu.
6. Pastikan kamu telah memenuhi syarat dan memahami risiko produk Crypto Futures (biasanya melalui verifikasi/edukasi risiko di aplikasi).
7. Pilih menu "Futures" dan cari aset kripto yang ingin ditransaksikan (misalnya BTCUSDT-PERP).
8. Tentukan arah posisi — Long jika memperkirakan harga naik, Short jika memperkirakan harga turun.
9. Atur besaran leverage dan jumlah margin yang ingin digunakan.
10. Tinjau estimasi likuidasi, funding rate, dan biaya transaksi sebelum konfirmasi.
11. Konfirmasi order dan pantau posisi secara berkala melalui menu portofolio.
Pluang menyediakan leverage hingga 25x untuk Crypto Futures. Sebagai gambaran, posisi senilai US$3.000 (gabungan beberapa aset) membutuhkan margin maintenance minimum sekitar US$30 atau 1% dari total nilai posisi (Pluang Akademi, "Apa Itu Margin"). Besaran margin aktual mengikuti aset, leverage, dan nilai posisi yang dipilih pengguna saat bertransaksi.
Perlu dibedakan antara transaksi Crypto Futures (margin/leverage seperti dijelaskan di atas) dan transaksi aset kripto biasa (spot) di Pluang. Untuk transaksi aset kripto spot, minimum pembelian adalah Rp10.000 dan minimum penjualan adalah Rp5.000. Ketentuan ini berlaku untuk pembelian/penjualan aset kripto secara langsung, bukan untuk margin pada Crypto Futures yang besarannya mengikuti leverage dan nilai posisi.
Kamu bisa mempelajari lebih lanjut mekanisme Crypto Futures melalui halaman FAQ Crypto Futures Pluang dan penjelasan margin di Akademi Pluang.
● Pahami mekanisme leverage dan margin secara menyeluruh sebelum membuka posisi, karena kesalahan perhitungan dapat memicu likuidasi.
● Gunakan manajemen risiko, seperti menentukan batas kerugian (stop loss) dan tidak menggunakan leverage maksimum pada seluruh modal.
● Pahami profil risiko pribadi. Trading futures/derivatif berisiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor.
● Pantau posisi secara berkala, mengingat pergerakan harga aset kripto dapat terjadi dengan cepat.
● Lakukan riset mandiri atau konsultasikan dengan penasihat keuangan berizin sebelum memulai trading futures.
Saham mewakili kepemilikan pada suatu perusahaan, sedangkan futures adalah kontrak derivatif atas pergerakan harga aset dasar tanpa kepemilikan langsung atas aset tersebut. Futures umumnya juga menyediakan fasilitas leverage, sedangkan pembelian saham reguler umumnya tidak.
Trading futures melibatkan konsep leverage, margin, dan risiko likuidasi yang kompleks. Pengguna yang baru memulai disarankan memahami seluruh mekanisme ini dan mempertimbangkan profil risiko pribadi sebelum bertransaksi, karena futures/derivatif adalah produk berisiko tinggi tanpa jaminan keuntungan.
Pluang menyediakan leverage hingga 25x untuk Crypto Futures (Pluang.com, 9 Januari 2025). Leverage yang lebih tinggi memperbesar potensi untung sekaligus potensi rugi secara proporsional.
Tidak. Trading futures, termasuk Crypto Futures, adalah produk derivatif berisiko tinggi karena penggunaan leverage dapat memperbesar kerugian hingga melebihi ekspektasi awal, termasuk risiko likuidasi. Pluang bekerja sama dengan entitas yang berizin dan diawasi regulator terkait, namun status perizinan tersebut tidak menghilangkan risiko yang melekat pada produk derivatif itu sendiri.
Futures adalah kontrak derivatif yang memungkinkan investor mengambil posisi atas pergerakan harga suatu aset tanpa memiliki aset tersebut secara langsung, dengan Crypto Futures sebagai salah satu bentuknya yang tersedia di Pluang melalui fasilitas leverage hingga 25x (Pluang.com, 9 Januari 2025). Leverage dapat memperbesar potensi keuntungan, tetapi juga memperbesar potensi kerugian secara proporsional, sehingga produk ini tergolong berisiko tinggi dan memerlukan pemahaman mendalam sebelum digunakan. Pastikan kamu memahami mekanisme margin, leverage, dan risiko likuidasi, serta melakukan riset mandiri sebelum mulai trading futures.
Kinerja masa lalu tidak mengindikasikan proyeksi kinerja masa depan.
Pluang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk produk Crypto Futures, Pluang bekerja sama dengan PT Bumi Santosa Cemerlang yang telah memiliki izin sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Trading Futures adalah produk berisiko tinggi dan tidak ada jaminan keuntungan yang ditawarkan oleh produk ini. Pengguna wajib melakukan riset sendiri dalam melakukan transaksi investasi apa pun.
Gambar yang ditampilkan dalam konten ini dibuat dengan menggunakan AI dan hanya ditujukan untuk tujuan ilustrasi saja.
Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu. Gambar ilustrasi pada artikel ini dibuat menggunakan AI.