Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Blog

Hindari Boros, Yuk Hitung Berapa Banyak Kamu Bisa Hemat dari WFH?
shareIcon

Hindari Boros, Yuk Hitung Berapa Banyak Kamu Bisa Hemat dari WFH?

7 Apr 2020, 3:30 AM·READING_TIME
shareIcon
Kategori
Hindari Boros, Yuk Hitung Berapa Banyak Kamu Bisa Hemat dari WFH?

Work from home menjadi rutinitas yang mesti dijalani selama mengatasi pandemi Covid-19. Hampir setiap negara menganjurkannya. Dan rupanya, kerja di rumah bisa bikin kamu jauh lebih hemat, lho!

Bekerja dari rumah memang memberimu pola baru dalam bekerja. Semua pekerjaan terhubung dengan jaringan internet. Dari berkirim pesan dengan rekan kerja, video teleconference, hingga terima dan kirim laporan pekerjaan pun via virtual.

kerja di rumah

Tentu ada ongkos yang berbeda dari work from home, seperti biaya internet atau barang-barang yang kamu perlukan untuk penyesuaian. Tapi, tentu ada hematnya juga.  Seberapa hemat kamu kalau kerja di rumah?

Momen ini bisa kamu manfaatkan untuk lebih pintar atur uang. Rencanakan keuanganmu dengan lebih baik, yuk.

Berikut ini penghitungan berapa banyak kamu akan hemat saat WFH dan trik yang bisa kamu lakukan demi mengoptimalkannya.

Baca juga: Sudah Mulai Bosan WFH? Ini 5 Trik Santuy Menghadapi COVID-19

Ongkos yang bisa kamu pangkas saat kerja di rumah

work from home

Tentu ada banyak variabel yang menguras isi kantongmu setiap bulannya. Survei dari CareerBuilder menunjukkan bahwa 78% pekerja tergolong hidup dari gaji ke gaji.

Dengan upah yang stagnan dan kenaikan biaya hidup, banyak pekerja yang kesulitan untuk menabung. Berhubung sekarang kamu sudah kerja di rumah, yuk coba lihat lagi pos anggaranmu sehari-hari, lihat seberapa banyak kamu bisa hemat dari rumah.

Pada umumnya, pengeluaran para pekerja terbagi menjadi tiga pos:

  • 50% untuk kebutuhan hidup sehari-hari seperti makan, ongkos, hingga biaya cicilan/utang
  • 20% untuk asuransi, tabungan, dan investasi
  • 30% untuk kebutuhan gaya hidup

Pos mana, nih, yang bisa kita pangkas saat kerja di rumah? Yuk, biasakan mengelola keuangan dengan lebih baik lagi.

#1 Hemat biaya transportasi ke kantor

Dengan WFH, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi. Biasanya, kamu pasti butuh biaya untuk berangkat kerja, baik itu pakai transportasi publik atau kendaraan pribadi.

Ongkos transjakarta atau bensin untuk kendaraan pribadi tentu jadi pengeluaran wajib untuk kamu berangkat ke kantor. Dan artinya, ongkos ini otomatis terpotong saat kamu kerja di rumah.

Jika per hari kamu keluar Rp7.000 untuk PP dengan transjakarta, atau Rp40 ribu-Rp100 ribu untuk bolak-balik dengan tumpangan ojol, dikalikan berapa hari kamu WFH (misal 20 hari), maka kamu bisa hemat Rp140 ribu hingga Rp800 ribu-Rp2 juta, lho.

kerja di rumah

#2 Makan siang juga bisa bikin sendiri saat kerja di rumah

Berapa pengeluaran yang mesti kamu butuhkan saat makan siang? Belum lagi jajan di luar dengan teman-teman kantor.

Meski tentu saat di kantor pun kamu bisa memangkas pengeluaran ini dengan membawa bekal makan siang sendiri, tapi asumsinya, dengan kerja di rumah, kamu juga bisa hemat pengeluaran makan siang ini.

Jika kamu biasa keluar Rp25 ribu-100 ribu untuk sekali makan siang, dengan 20 hari WFH, maka kamu bisa hemat Rp500 ribu hingga Rp2 juta.

Baca juga: Hindari Bosan WFH dengan Maraton Film, Begini Cara Langganan Netflix

#3 Kerja di rumah, pangkas biaya meeting di luar kantor

Kalau dulu kamu biasanya nongkrong di kafe untuk ketemu klien, kini saatnya memangkas pengeluaran “ekstra” ini. Karena sekarang, kamu justru dianjurkan untuk meeting dengan video teleconference dan #dirumahaja.

Asumsinya, sekali meeting di kafe dengan klien kamu perlu mengeluarkan biaya transportasi ke tempat tujuan (Rp50-100 ribu) dan ongkos minum di kafe (Rp50-100 ribu). Maka, dengan 20 hari WFH, kamu akan menyisihkan pengeluaran meeting di luar kantor ini.

#4 Biaya tak terduga

Bekerja di kantor tentu membuatmu perlu sosialisasi dengan rekan-rekan kerjamu. Artinya, ada ongkos lagi yang perlu kamu keluarkan.

Dari pengeluaran saat nongkrong bareng, atau mengukur biaya tak terduga yang kamu butuhkan seperti patungan ulang tahun kolega atau amplop ke acara nikahan.

Jika per bulannya kamu biasa sisihkan Rp300-500 ribu untuk keperluan ini, maka saat WFH kamu akan menghemat dalam jumlah yang sama.

Jadi berapa banyak, nih, yang bisa kamu sisihkan? Dengan mengetahui berapa banyak kamu dapat berhemat dari kerja di rumah, kamu bisa tahu bagaimana memangkas anggaran yang tidak perlu.

Biasakan membuat catatan anggaran harian dan evaluasi untuk mengetahui berapa banyak pengeluaranmu setiap harinya, pos anggaran mana yang perlu dipangkas, dan mana yang bisa dipertahankan. Identifikasi setiap pengeluaran dan pemasukanmu.

Nantinya, meski sudah tidak lagi kerja di rumah, kamu akan terbiasa dengan kedisiplinan mengatur pengeluaran agar tidak boros lagi. Jadikan WFH kali ini kesempatan yang baik untuk mengelola keuanganmu! Dan ingat, meski work from home, tetap produktif bekerja, ya!

Sumber: Koinworks, Lifepal

Simak juga:

Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

Ditulis oleh
channel logo

Dewi Kharisma

Right baner

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

Artikel Terkait

no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1