Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Blog

Atur Risiko Investasi Melalui Reksadana, Ini 5 Hal Dasar yang Wajib Kamu Pahami!
shareIcon

Atur Risiko Investasi Melalui Reksadana, Ini 5 Hal Dasar yang Wajib Kamu Pahami!

22 Oct 2019, 12:16 PM·READING_TIME
shareIcon
Kategori
Atur Risiko Investasi Melalui Reksadana, Ini 5 Hal Dasar yang Wajib Kamu Pahami!

Investasi reksadana adalah salah satu cara investasi yang populer di tengah kalangan investor. Investasi reksadana tidak lebih dari sekumpulan saham atau obligasi.

Kamu dapat membayangkan reksadana (mutual fund) sebagaimana halnya kolam berbagai jenis investasi, yakni seperti perusahaan yang mengumpulkan sekelompok orang dan menginvestasikan uang mereka dalam bentuk saham, obligasi, dan jenis sekuritas lain.

Sasaran investasi reksadana berbeda. Tiap jenis ditentukan oleh aset reksadana, wilayah investasi, dan strategi investasi. Tiga varietas investasi reksadana adalah: reksadana ekuitas (saham), reksadana tetap/fixed (obligasi), reksadana pasar uang (instrumen utang jangka pendek).

investasi reksadana adalah
Aerial view of business data analysis graph

Investasi reksadana adalah perpaduan variasi dari tiga kelompok aset itu dan penjualannya biasa ditangani oleh manajer keuangan yang mengaturnya untuk perusahaan tertentu

Reksadana ekuitas diinvestasikan di perusahaan dengan pertumbuhan cepat, sementara reksadana khusus adalah reksadana yang diinvestasikan hanya pada perusahaan di sektor yang sama.

#1 Reksadana adalah jalan termudah untuk berinvestasi

investasi reksadana adalah

Investasi reksadana adalah kolam uang yang disediakan oleh investor per individu, perusahaan, dan organisasi terkait mereka. Manajer pengelola dana direkrut untuk mengatur investasi dari investor. Tujuan manajer keuangan ini bergantung pada jenis dananya; manajer pengelola penghasilan bulanan, pengelola dana dalam jangka panjang, dsb.

Reksadana ini terbagi ke dalam empat kategori: dana closed-end (reksadana tertutup) dan open-ended (reksadana terbuka), yang terbagi lagi menjadi load (dengan upah untuk penjual) dan no load (tanpa upah untuk penjual).

Pembelian reksadana sangat mudah. Banyak perusahaan sekuritas dengan layanan khusus tersedia, dengan nilai minimum investasi yang tidak terlalu membebani.

#2 Bagaimana reksadana bekerja?

Pembelian reksadana ini memungkinkanmu untuk menyebarkan risiko investasi. Diversifikasi investasi ini diwujudkan dengan menyebarkan sejumlah besar aset sehingga kerugian investasi tertentu akan terminimalisasi.

Berbagai jenis investasi ini di antaranya reksadana pasar uang, reksadana pasar saham, reksadana pendapatan tetap, dan reksadana campuran.

Dengan jual-beli sejumlah besar sekuritas secara bersamaan, biaya transaksi akan jadi lebih rendah.

Baca juga: Tujuh Tips Keuangan untuk Milenial

#3 Bagaimana cara membeli reksadana untuk kali pertama?

Kamu bisa membeli reksadana dengan menghubungi perusahaan reksadana secara langsung. Broker, bank, perencana keuangan, atau agen asuransi menyediakan layanan ini. Pihak ketiga ini meminta bayaran atau biaya penjualan (load).

Namun, reksadana juga bisa dibeli dengan tanpa biaya transaksi (no load). Ini memungkinkanmu membeli reksadana dari banyak perusahaan berbeda.

Nilai aset neto (net asset value, NAV) bisa diperoleh dari nilai aset reksadana dikurangi kewajiban. NAV per saham adalah nilai dari satu saham reksadana. Angka ini berfluktuasi seiring dengan nilai dari varietas investasi reksadana yang kamu ambil.

#4 Apa yang perlu dipikirkan sebelum memulai investasi reksadana?

Investasi reksadana adalah investasi yang dikelola oleh profesional, ada diversifikasi jenis investasi, dengan pertimbangan skala ekonomi, sederhana, dan bersifat likuid. Berbagai keuntungan ini tentu membawamu pada keputusan untuk mengambil reksadana.

Sebelum mengambil investasi, perlu dipertimbangkan apakah kamu ingin keuntungan jangka panjang atau lebih menginginkan keuntungan jangka pendek? Tujuan dari investasi ini akan menentukan toleransi risiko yang perlu dipikirkan sebelum mengambil reksadana.

Berbagai tipe reksadana akan cocok jika sesuai dengan tujuanmu. Karena ada pula reksadana yang dibebani biaya (load), kamu juga perlu memilih apakah kamu memerlukan manajer keuangan dengan biaya tambahan itu untuk membantu mengelola reksadana tersebut.

Selain itu, terkadang, pastikan iklan reksadana tidak menyesatkanmu. Untuk memperoleh informasi yang tepat mengenai reksadana perusahaan tertentu, kamu perlu melakukan perbandingan kinerja reksadana kelompok-kelompok sejenis.

Baca juga: Perkara Saham hingga Krisis Ekonomi, Ini 7 Rekomendasi Film Terbaik Soal Keuangan

#5 Bagaimana reksadana dapat memberimu keuntungan?

Uang dalam reksadana diputar dengan tiga cara:

1) Pendapatan yang dihasilkan dari dividen saham dan bunga obligasi;

2) Jika reksadana menjual sekuritas dengan nilai yang meningkat, maka diperoleh keuntungan. Keuntungan ini disalurkan kepada investor;

3) Jika kepemilikan reksadana meningkat tetapi tidak dijual ke pengelola dana (fund manager), maka harga itu akan meningkat.

Pada reksadana terbuka, keuntungan berupa dividen income, capital gain, dan net change NAV. Dividen income adalah dividen per saham yang diberikan kepada pemegang saham reksadana, sementara net change NAV adalah perubahan bersih NAV yang terjadi pada hari tersebut.

Sementara itu, pada reksadana tertutup, keuntungan diperoleh investor sama seperti pemegang saham, yakni melalui dividen, saham bonus, dan capital gain.

Sumber: The Balance, Money Smart, Ipotnews

Simak juga:

Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!

Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!

Ditulis oleh
channel logo

Dewi Kharisma

Right baner

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

Artikel Terkait

no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1