Tujuh Tips Keuangan untuk Milenial

Usia 20-an umumnya adalah awal mula seseorang memiliki tanggung jawab & membuat keputusan yang lebih besar. Mulai mendapatkan uang dari jerih payah sendiri dan memiliki kendali atas uang tersebut akan digunakan untuk apa.

Kebanyakan diumur tersebut banyak godaan yang muncul. Setelah bersusah payah mendapatkan uang, keinginan untuk nongkrong atau traveling ke banyak negara sangat susah ditolak.

Akibatnya? Ketika masih muda tidak memiliki cukup tabungan, aset, bahkan investasi. Sementara tanggung jawab yang lebih besar menanti seperti membangun rumah tangga dan menyicil rumah atau mobil.

Kemudian, apa yang harus kita lakukan ketika umur 20an? Belajar dari tokoh “Bapak Investasi” di Amerikat Serikat yaitu Benjamin Graham.

Setelah tertimpa krisis ekonomi di keluarganya, ia memulai kariernya dari bawah hingga akhirnya ia bisa memiliki gaji sebesar $500.000 per tahun saat berumur 25 tahun.

Ia bekerja dengan tekun di Wall Street sambil berbagi ilmu di Universitas Columbia, yang membuatnya menjadi dosen & mentor dari pria terkaya nomor tiga di dunia versi Forbes 2015 yaitu Warren Buffett. Buffett pun banyak menyerap ilmu dari kepiawaian Graham dalam menganalisis dengan tajam.

Lalu apa yang dianjurkan oleh para financial planner seluruh dunia, termasuk Benjamin Graham, untuk mengatur keuangan mulai dari umur 20an?

Maksimalkan compound interest dengan berinvestasi lebih awal

Mitchell Bloom, seorang pakar finansial, memberikan gambaran kenapa tips ini perlu dilakukan. Bayangkan ketika kamu berumur 20 tahun dan sudah mulai berinvestasi $300 per bulan hingga umur 60 tahun.

Ketika kamu bisa mengatur pendapatan keuntungan hingga 8%, maka kamu sudah bisa meraih lebih dari $1 juta di usia 60 tahun. Namun, kalau kamu baru memulai berinvestasi saat berumur 30 tahun, keuntungan yang didapat pun tidak mencapai setengahnya yaitu $440,445.

Inilah kekuatan compound interest, investasi yang didapat dari bunga dari hasil tabungan. Maka mulailah lebih awal yaitu di umur 20an ketika sudah mendapat first job.

Buat investasi dengan plan yang lebih luas

Tidak hanya berinvestasi lebih awal tetapi maksimalkan investasi dengan lingkup yang lebih luas. Josh Brein, seorang finansial keuangan, menyarankan tidak hanya jenis investasi yang dipikirkan tetapi fokus juga mengendalikan pengeluaran. Pencapaian investasi tidak akan bisa tercapai kalau pengeluaran terus menerus keluar tanpa dikontrol.

Pikirkan bahwa uang hanya sebagai sarana

Miliki mindset bahwa ketika mendapat gaji maka uang tersebut hanya sebagai sarana untuk menabung dan berinvestasi. Sarana ini bisa dibagi untuk tujuan jangkap pendek dan jangka panjang.

Misalkan, untuk jangka pendek, menabung untuk membeli rumah, tabungan di bank dan sebagainya. Sementara untuk jangka panjang seperti dana pensiun. Hal ini diungkapkan oleh pakar keuangan, Eric C. Jansen.

Mulai menabung bertahap sesuai umur

Saat usia 20an biasanya banyak ambisi yang ingin dicapai seperti membeli rumah, mobil atau jalan-jalan keliling dunia. Sebaiknya mulai investasi bertahap kemudian naik sedikit demi sedikit seiring usia bertambah.

Alex Whitehouse, penasihat keuangan, mengatakan mulailah dari 1% dari penghasilan, kemudian naik 1% tiap tahunnya. Maka saat berumur 30 tahun, kamu bisa menabung 10% dari gaji.

Begitupun saat berumur 40 tahun, sudah bisa menabung 20% dari penghasilan. Terasa berat? Jangan lupa umumnya tiap tahun gaji akan meningkat sehingga membuat kamu tidak merasakan perbedaan signifikan saat uang yang disisihkan bertambah.

Bijak melihat ‘godaan’

Sekarang godaan datang lebih dekat dan dasyat. Misalkan dari Instagram, Twitter, Facebook. Di usia yang masih muda, kebanyakan masih memiliki FOMO (Fear of Missing Out).

Banyak tren yang membuat kita ikut-ikutan namun bisa menghabiskan banyak uang. Bahayanya, bisa-bisa kamu membuang uang untuk hal-hal yang tidak penting atau dibutuhkan. Padahal uang tersebut bisa kamu tabung untuk kebutuhan yang lebih penting seperti dana pensiun, dan sebagainya.

Jangan lupa investasi di diri sendiri

Matther Jackson dari Solid Wealth Advisors mengatakan apapun yang terjadi di pasar saham atau bitcoin, ada satu area yang tetap bisa kamu kontrol di tangan sendiri yaitu investasi di diri. Misalkan, banyak baca buku dan ikut banyak konferensi yang bisa membantu mengembangkan diri.

Investasi yang sudah direncanakan otomatis

Aturlah investasi yang sudah direncanakan tanpa ada risiko telat atau tertunda seperti tabungan berjangka. Ini membuatnya mudah berinvestasi dan menjadikannya prioritas utama.

Sehingga kamu tidak mudah berubah pikiran dan tetap berkomitmen untuk menabung. Jadi, apakah kamu masih berusia 20an sekarang? Lakukan tips ini sebelum terlambat di kemudian hari yuk!

Recent Articles

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here