Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pluang Pagi: Sentimen Makroekonomi Kembali Kecut, Aset Kripto Tetap Tampil 'Cute'
shareIcon

Pluang Pagi: Sentimen Makroekonomi Kembali Kecut, Aset Kripto Tetap Tampil 'Cute'

8 Aug 2022, 1:48 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Pluang Pagi: Sentimen Makroekonomi Kembali Kecut, Aset Kripto Tetap Tampil 'Cute'

Selamat pagi, Sobat Cuan! Aset kripto terlihat bugar mengawali pekan ini karena tampil solid meski digempur sentimen makroekonomi yang kecut. Simak selengkapnya di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

  • Pergerakan trio indeks saham Amerika Serikat (AS) lagi-lagi tak teraturan menutup sesi perdagangan Jumat (5/8). Nilai Dow Jones Industrial Average (DJIA) menanjak 0,23%, namun indeks Nasdaq dan S&P 500 malah melemah masing-masing 0,5% dan 0,18%.
  • Di satu sisi, penguatan saham sektor energi sebesar 2% menjadi penopang ketiga indeks Wall Street. Kinerja saham sektor tersebut terbilang moncer setelah harga minyak dunia kembali merangkak naik.
  • Namun, di sisi lain, sebagian pelaku pasar juga memilih menghindari pasar modal AS setelah melihat data ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payroll) Juli yang dirilis akhir pekan lalu.
  • Secara umum, data ketenagakerjaan AS terlihat memuaskan. Departemen Ketenagakerjaan AS mencatat bahwa dunia usaha AS menyerap 528.000 tenaga kerja baru pada bulan lalu, lebih tinggi dari konsensus analis yakni 250.000 tenaga kerja.
  • Kemudian, AS juga mencatat tingkat pengangguran jatuh ke 3,5% dari total angkatan kerja.
  • Hanya saja, lembaga tesebut juga mengumumkan bahwa beban gaji perusahaan semakin meningkat dan bisa membuat inflasi terus meradang. Jika ini terjadi, maka bank sentral AS The Fed bisa saja kembali meneruskan pengetatan kebijakan moneternya dengan agresif.
  • Akibatnya, tingkat imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS kembali perkasa. Kinerja saham-saham teknologi pun jadi korban utamanya. Maklum, pelaku pasar selalu membandingkan return saham kategori growth stocks dengan instrumen berpendapatan tetap.

Baca Juga: Kabar Sepekan: Hubungan China-AS Kian Anyep, Ekonomi RI Tampil Cakep!

Aset Kripto

  • Setelah mengalami pekan yang volatil, aset kripto terlihat bersemi mengawali pekan ini.
  • Melansir Coinmarketcap pukul 08.21 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sukses mendarat di zona hijau dalam 24 jam terakhir.
  • Nilai Bitcoin (BTC), misalnya, tumbuh 1,35% dalam sehari terakhir dan kini bertengger di US$23.224 per keping. Di sisi lain, Ether (ETH) membukukan pertumbuhan nilai 1,79% ke US$1.704 per keping.
  • Altcoin lainnya tak mau kalah memamerkan kinerja positifnya. Nilai Dogecoin (DOGE) dan Polygon (MATIC) kompak tumbuh di atas 1% dalam 24 jam terakhir. Sementara nilai Cardano (ADA), Solana (SOL), dan Polkadot (DOT) sama-sama menanjak lebih dari 3% di waktu bersamaan.
  • Analis beranggapan, pelaku pasar pede melakukan price actions setelah nilai BTC sukses bertahan di atas level psikologis US$23.000 akhir pekan lalu.
  • Menariknya, BTC mampu mengambang di atas tingkat harga tersebut meski pelaku pasar sebenarnya sempat deg-degan mengantisipasi langkah The Fed menyusul kinclongnya data ketenagakerjaan AS.
  • Namun, pelaku pasar sepertinya memilih berpikir positif menyikapi data tersebut.
  • Memang, kenaikan beban gaji bisa menuntun inflasi AS menjadi lebih tinggi. Namun, di saat bersamaan, pelaku pasar juga merasa data ketenagakerjaan AS yang mentereng menjadi indikasi bahwa ekonomi AS bisa terhindar dari resesi ekonomi di kuartal ini.
  • Pudarnya kekhawatiran pelaku pasar atas resesi tentu menjadi motivasi bagi mereka untuk menyerbu pasar aset berisiko, termasuk aset kripto.
  • "Nilai BTC yang masih stabil bisa memberikan momentum yang menjanjikan untuk jangka menengah," jelas analis senior Oanda Edward Moya seperti dikutip Coindesk.
  • Lebih lanjut, Flow (FLOW) masih membuktikan statusnya sebagai bintang panggung aset kripto setelah membukukan pertumbuhan nilai 18,35% dalam sehari terakhir.
  • Nilai FLOW diketahui mencuat setelah Meta Platforms berniat mengekspansi Non-Fungible Token (NFT) ke lebih dari 100 negara, termasuk NFT yang dicetak di jaringan Flow.

Emas

  • Harga emas di pasar spot berada di US$1.775 per ons pada pukul 08.39 WIB, jalan di tempat sejak akhir pekan lalu.
  • Nilai sang logam mulia sempat melemah di akhir pekan setelah pelaku pasar mengantisipasi pengetatan kebijakan moneter The Fed menyusul data ketenagakerjaan AS yang tokcer.
  • Pengetatan kebijakan moneter bisa membuat yield obligasi menanjak. Jika itu terjadi, maka pelaku pasar akan melepas emas karena merasa opportunity cost menggenggam aset tersebut akan jadi relatif lebih mahal.

Baca Juga: Pluang Pagi: Tunggu Rilis Data Tenaga Kerja, Saham AS & Kripto Tak Berdaya

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS CFD, serta lebih dari 130 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang pagi
Pluang Pagi: Krisis di Ukraina Memanas, Aset Kripto Kembali Lemas!
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1