Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus

Pluang+

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 4 menit

View

0

Pluang Pagi: Fed Kembali Bikin 'Prank', Kripto Mandek Tapi Saham AS Oleng

Selamat pagi, Sobat Cuan! Sarapanmu pagi ini mungkin tidak begitu nikmat lantaran indeks saham AS kembali melemah sementara kinerja pasar kripto terpantau jalan di tempat. Apa sih penyebabnya? Simak ulasannya di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

  • Trio indeks saham Amerika Serikat (AS) kembali "putar balik" setelah reli dua hari berturut-turut. Nilai Dow Jones Industrial Average (DJIA) merosot 0,1%, sementara nilai S&P 500 dan Nasdaq masing-masing melemah 0,2% dan 0,3%.
  • Pelaku pasar kembali deg-degan menginjakkan kaki di pasar modal setelah rentetan pejabat bank sentral The Fed kembali angkat suara mengenai pengetatan kebijakan moneter.
  • Presiden Fed San Francisco Mary Daly menegaskan The Fed tetap ingin mengerek suku bunga acuannya demi mengekang inflasi. Sementara itu, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan bahwa perang melawan inflasi adalah hal yang penting bagi The Fed saat ini.
  • Komentar tersebut membuyarkan harapan investor terhadap potensi pelonggaran kebijakan moneter The Fed. 
  • Tadinya, pelaku pasar berharap The Fed bakal mengerem kebijakan moneter agresifnya menyusul kacaunya data manufaktur dan ketenagakerjaan AS yang dirilis pekan ini. Harapan itu sempat menggairahkan kembali selera risiko pelaku pasar untuk mengoleksi saham-saham growth stocks.
  • Keterangan beberapa pejabat The Fed tersebut sontak membuat pelaku pasar kembali mengalihkan dananya ke pasar obligasi pemerintah AS. Imbasnya, tingkat imbal hasil obligasi AS pun kembali semringah.
  • Sekadar informasi, tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS punya korelasi negatif dengan saham-saham teknologi. Pasalnya, pelaku pasar selalu membandingkan return saham kategori growth stocks yang punya profil risiko tinggi dengan instrumen berpendapatan tetap yang memiliki risiko ekstra minim.
  • Untungnya, kondisi itu gagal menjungkirkan kinerja saham-saham teknologi. Sebab, pelaku pasar langsung memborong saham-saham sektor tersebut begitu harganya terkoreksi (buy the dip).
  • Jika ditinjau dari sisi emiten, maka anjloknya nilai saham produsen mobil listrik Tesla sebesar 3% bisa dibilang menjadi pemberat laju indeks Wall Street kemarin. Ternyata, nilai saham terkoreksi setelah Elon Musk diramal akan menjual kepemilikannya di Tesla untuk membeli Twitter seharga US$44 miliar.

Baca Juga: Rangkuman Pasar: IHSG Masih Tetap Berjaya, Kripto Masuk Fase Waspada

Aset Kripto

  • Sementara itu, pergerakan aset kripto terlihat bervariasi pada Kamis pagi. Melansir Coinmarketcap pukul 08.04 WIB, enam dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat masih melenggang ke zona hijau dalam 24 jam terakhir.
  • Kendati demikian, pergerakan tersebut bisa dibilang cukup stagnan lantaran lajunya tidak begitu signifikan.
  • Nilai Bitcoin (BTC), misalnya, menanjak 0,43% dalam sehari terakhir dan kini bertengger di US$20.284 per keping. Ether (ETH) di sisi lain menguat 1,26% menuju US$1.372 di waktu yang sama.
  • Beberapa nilai altcoin mengekor jejak keduanya. Nilai Polkadot (DOT) dan Binance Coin (BNB) kompak menguat kurang dari 1% dalam sehari belakangan. Terdapat pula nilai Solana (SOL) dan XRP yang masing-masing menanjak 1,04% dan 3,2% di saat bersamaan.
  • Namun, terdapat pula koin yang bernasib kurang mujur. Contohnya adalah dua koin meme, Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB), yang masing-masing melemah 1,13% dan 0,49% dalam sehari terakhir.
  • Laju kripto mulai jalan di tempat setelah performa indeks saham AS langsung oleng dalam mengawali sesi perdagangan kemarin. Hal ini dapat dimaklumi mengingat pelaku pasar kripto selalu berkaca pada kinerja pasar modal AS untuk melihat selera risiko investor secara umum.
  • Selain itu, laju kripto pun sempat terkoreksi setelah lembaga ADP merilis data bahwa sektor swasta AS menambah 208.000 lapangan pekerjaan di September, lebih tinggi dari konsensus analis 200.000. Angka ini juga meningkat 12% dari 185.000 pekerjaan di Agustus.
  • Data itu mengindikasikan bahwa pelemahan ekonomi AS mungkin tidak separah ekspektasi pelaku pasar. Hal itu semestinya membuka ruang bagi The Fed untuk terus melancarkan pengetatan kebijakan moneternya. Sobat Cuan bisa menyimak hubungan antara kebijakan moneter The Fed dan pasar kripto melalui artikel berikut.
  • Kendati demikian, tetap saja ada beberapa koin yang berkinerja moncer pada pagi hari ini. Salah satunya adalah Sushiswap (SUSHI) yang nilainya tumbuh 13,03% dalam sehari terakhir setelah perusahaan manajemen investasi GoldenTree mengatakan telah mengguyur dana US$5,2 juta bagi token SUSHI.

Emas

  • Harga emas di pasar spot bertengger di US$1.720 per ons pada pukul 08.20 WIB, melemah tipis dari US$1.722 di periode yang sama sehari sebelumnya.
  • Nilai sang logam mulia terpantau ragu-ragu setelah dua musuh bebuyutannya, tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS dan Dolar AS, kembali unjuk gigi.
  • Sekadar informasi, kenaikan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS akan membuat opportunity cost investor dalam menggenggam emas menjadi lebih mahal. Sementara penguatan Dolar AS akan membuat harga emas relatif lebih mahal bagi investor yang jarang bertransaksi menggunakan mata uang tersebut.
  • Tingkat imbal hasil obligasi pemerintah dan Dolar AS kembali bergairah setelah The Fed masih memberi sinyal untuk meneruskan kebijakan moneternya.

Baca Juga: Pluang Pagi: The Fed Diramal 'Selow', Saham AS & Kripto Kompak Menghijau!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait