pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Pagi: Altcoin Lebih Apes Dibanding BTC di Jumat pagi. Ada Apa?

Selamat hari kejepit nasional, Sobat Cuan! Meski kejepit, trio indeks saham Amerika Serikat (AS) berhasil menampilkan performa terbaiknya kemarin. Sayangnya, aset kripto tidak menunjukkan sikap serupa. Bahkan, kinerja altcoin terbilang lebih amburadul dibanding BTC. Apa penyebabnya? Simak ulasannya di sini!

Indeks Saham AS

  • Trio indeks saham AS kembali bangkit di penutupan sesi perdagangan Kamis (26/5). Nilai indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) menguat 1,6%, sementara nilai indeks Nasdaq dan S&P 500 masing-masing menguat 2,7% dan 2%.
  • Pelaku pasar kembali optimisitis dengan pasar modal AS setelah saham beberapa perusahaan ritel melonjak.
  • Kemarin, nilai saham Macy's dan Dollar Tree masing-masing terbang 21% dan 18% setelah melaporkan laporan keuangan kuartal I 2022 yang melebihi ekspektasi.
  • Hal ini mengindikasikan bahwa daya beli masyarakat setidaknya masih cukup stabil, sehingga pelaku pasar pun mengabaikan ancaman resesi ekonomi untuk sementara waktu dan memanfaatkan momentum di pasar modal.
  • Selain itu, kinerja apik Wall Street juga didorong oleh gerak lincah saham teknologi. Nilai saham Apple dan Microsoft kompak finish di teritori positif, bahkan saham Meta Platforms berhasil loncat 4% kemarin.
  • Saham teknologi tokcer setelah pelaku pasar meyakini bahwa amblesnya pertumbuhan ekonomi AS di kuartal I bakal mendorong bank sentral AS The Fed untuk mengerem kebijakan moneter agresifnya.
  • Sebagai informasi, Biro Analisis Ekonomi AS menaksir, pertumbuhan ekonomi AS di kuartal I anjlok 1,5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Pelaku pasar yakin data tersebut akan membuat The Fed pikir-pikir ulang untuk menaikkan suku bunga acuannya dengan kencang. Sebab, kenaikan suku bunga acuan yang drastis akan menghambat pertumbuhan konsumsi dan investasi, dua motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi.
  • Saham teknologi pun bakal kecipratan berkah jika kebijakan moneter tak jadi hawkish lantaran potensi resesi ekonomi akan berkurang. Asal tahu saja, kinerja keuangan perusahaan teknologi sangat tergantung dengan pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Rangkuman Pasar: Semua Serba Gak Kondusif, Kripto & IHSG Gagal Agresif

Aset Kripto

  • Sayang, nasib serupa tak terjadi di pasar kripto. Melansir Coinmarketcap pukul 08.18 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat pasrah terbenam di zona merah.
  • Nilai Bitcoin (BTC), misalnya, turun 2,55% dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, Ether (ETH) terjungkal lebih parah 9,95% di waktu yang sama.
  • Altcoin memang sedang terpukul parah pada pagi ini. Tengok saja, nilai Binance Coin (BNB) dan Cardano (ADA) melemah lebih dari 8% pada pagi ini. Sementara itu, nilai Solana (SOL) terjun 11,69% dan Polkadot (DOT) rontok 10,34% dalam sehari terakhir.
  • Melempemnya kinerja altcoin menjadi indikasi bahwa pelaku pasar sedang tidak selera menyelam di instrumen aset yang sangat berisiko. Namun, mereka tetap memilih bertahan di BTC lantaran dianggap sebagai aset kripto dengan volatilitas yang dianggap lebih ajeg dibanding altcoin.
  • "Memang, Bitcoin mungkin adalah satu-satunya aset kripto yang dikenal luas oleh investor ritel. Akibatnya, tak heran jika mereka pun memilih untuk menggantungkan asa di aset kripto tersebut," jelas VP dan Kepala Strategi Pasar Tastytrade JJ Kinahan kepada Coindesk.
  • Selain itu, lesunya aktivitas jaringan di beberapa blockchain pun membuat performa beberapa altcoin terseret.
  • Ambil contoh Ethereum. Ternyata, permintaan pembukaan blok baru di jaringan tersebut pun menurun drastis dibanding sepekan sebelumnya. Lebih sedihnya lagi, jaringan beacon chain Ethereum diisukan tengah mengalami masalah yang kemungkinan bersumber dari serangan pihak tak bertanggung jawab atau bug.
  • Sentimen negatif lainnya datang dari komentar punggawa lembaga finansial dunia. Dalam sebuah gelar wicara di salah satu stasiun televisi Belanda, Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde menganggap bahwa aset kripto "tak bernilai apa pun" karena mereka tak punya fundamental yang jelas.

Emas

  • Harga emas di pasar spot berada di US$1.850 per ons alias jalan di tempat dibanding waktu yang sama sehari sebelumnya.
  • Nilai sang logam mulia sejatinya tengah mendapat embusan angin segar atas pelemahan nilai Dolar AS.
  • Nilai sang aset greenback yang memble akan membuat harga emas jadi relatif lebih murah bagi mereka yang jarang bertransaksi menggunakan mata uang tersebut.
  • Namun di saat yang sama, penguatan harga emas harus tertahan oleh komentar The Fed.
  • Dalam risalah rapat (minutes of meeting) Mei yang dirilis kemarin, sebagian besar pejabat The Fed sepakat untuk mengerek suku bunga acuan masing-masing sebesar 50 basis poin di Juni dan Juli mendatang.

Baca juga: Rangkuman Pasar: Kripto Masih Tumbang, Musim Dividen Bikin IHSG Terbang!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES