Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Pagi: The Fed Bikin Investor Tegang, Saham AS & Kripto Ogah Goyang

Selamat pagi, Sobat Cuan! Pelaku pasar masih harap-harap cemas menanti pidato Ketua Fed Jerome Powell di simposium Jackson Hole hari ini. Kendati begitu, nilai saham AS dan kripto ternyata masih adem ayem. Apa yang terjadi? Yuk, simak di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

  • Trio indeks saham Amerika Serikat (AS) kembali menorehkan pertumbuhan gemilang pada Kamis (25/8). Nilai Dow Jones Industrial Average (DJIA) lompat 0,98%, sementara nilai S&P 500 dan Nasdaq masing-masing tumbuh 1,4% dan 1,7%.
  • Indeks saham Wall Street kecipratan mujur dari pertumbuhan saham chip semikonduktor sebesar 3%.
  • Hal itu terjadi setelah Morgan Stanley merilis laporan bahwa kinerja perusahaan chip akan kembali memantul pada kuartal I 2023 setelah diramal bakal tertekan parah pada triwulan terakhir di tahun ini.
  • Namun di sisi lain, pelaku pasar juga bersikap "memasang kuda-kuda" menanti hasil simposium ekonomi akbar bank sentral AS The Fed. Dalam perhelatan itu, Ketua The Fed Jerome Powell digadang akan menyampaikan arah kebijakan moneter terbaru AS demi meredam inflasi.

Baca Juga: Rangkuman Pasar: Kripto Tampil Manis tapi IHSG Menangis di Kamis Sore

Aset Kripto

  • Sementara itu, mayoritas harga aset-aset kripto utama terlihat bervariasi di Jumat pagi (26/8).
  • Melansir Coinmarketcap pukul 07.36 WIB, tujuh dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar masih setia di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Meski memang, penguatan mereka kali ini terbilang tak signifikan.
  • Nilai Bitcoin (BTC), misalnya, menanjak 0,62% ke US$21.562 per keping dalam sehari terakhir. Kemudian Ether (ETH) tumbuh 1,59% ke US$1.690 per keping di waktu yang sama.
  • Altcoin lainnya pun ikut tumbuh terbatas. Nilai XRP, Cardano (ADA), dan Solana (SOL) tumbuh di bawah 1% dalam 24 jam terakhir. Sementara nilai Dogecoin (DOGE) tumbuh lebih dari 1% di saat bersamaan.
  • Di jajaran aset kripto utama, terdapat Shiba Inu (SHIB) yang membukukan pertumbuhan nilai paling tinggi, yakni 6,28% selama sehari belakangan.
  • Secara umum, harga aset-aset kripto cenderung bergerak sideways sejak awal pekan, menandakan kebimbangan pelaku pasar dalam memutuskan masuk atau keluar pasar kripto.
  • Di samping itu, pergerakan harga aset kripto di rentang yang terbatas juga mengindikasikan bahwa pasar kripto sedang mengalami volatilitas.
  • Analis kemudian mengaitkan kondisi ini dengan sikap wait and see pelaku pasar dalam menanti hasil pertemuan The Fed di Jackson Hole. Mereka menaksir, harga aset kripto akan mengalami pergerakan substansial setelah Powell menyampaikan pidato yang dijadwalkan berlangsung hari ini.
  • Pelaku pasar kripto sangat memusatkan perhatian pada "hajatan" The Fed di Jackson Hole setelah bank sentral AS itu bersikap plinplan dalam sebulan terakhir.
  • Bulan lalu, Ketua The Fed Jerome Powell sempat menebar janji manis ingin melonggarkan kebijakan moneter AS selepas September 2022.
  • Hanya saja, dalam risalah rapat (minutes of meeting) komite pasar terbuka federal (FOMC) Juli yang dirilis pekan lalu, The Fed malah ngotot ingin terus menaikkan suku bunga acuan sampai inflasi AS ambles total.
  • Kabar lainnya, pengembang Ethereum kemarin mengumumkan akan melaksanakan pembaruan jaringan Ethereum, atau kerap disebut The Merge, antara tanggal 10 hingga 20 September mendatang.

Baca Juga: Pluang Insight: Faktor Makroekonomi Apa Saja yang Pengaruhi Pasar Kripto?

Emas

  • Harga emas di pasar spot berada di US$1.756,35 per ons pada pukul 07.51 WIB, bergerak stagnan dibanding posisi yang sama sehari sebelumnya US$1.755 per ons.
  • Nilai sang logam mulia mendapat embusan angin segar setelah nilai Dolar AS semakin lunglai.
  • Sekadar informasi, pelemahan nilai sang aset greenback akan membuat harga emas menjadi relatif lebih murah bagi pelaku pasar yang jarang bertransaksi menggunakan mata uang tersebut.
  • Namun, sama seperti di kelas aset lainnya, pelaku pasar cenderung menahan diri melakukan aksi berlebihan di pasar emas lantaran menunggu hasil pengumuman kebijakan moneter teranyar The Fed di perhelatan Jackson Hole.

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS CFD, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait