Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Pagi: Fed Bikin Investor Gamang tapi Saham AS & Kripto Ogah Tumbang!

Selamat pagi, Sobat Cuan! Kecemasan investor terhadap simposium ekonomi The Fed di Jackson Hole semakin menebal. Kendati begitu, indeks saham AS dan kripto justru sukses melompat tipis. Yuk, simak selengkapnya di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

  • Nilai trio indeks saham Amerika Serikat (AS) akhirnya kembali menguat pada Rabu (24/8) setelah kerap mengalami koreksi sepanjang pekan ini.
  • Nilai indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) menguat 0,2%, sementara nilai S&P 500 dan Nasdaq masing-masing tumbuh 0,3% dan 0,4%.
  • Pertumbuhan saham sektor energi sebesar 1% menopang laju indeks Wall Street kemarin. Gerak lincah saham energi disebabkan oleh kenaikan harga minyak dunia pasca renegosiasi kesepakatan nuklir Iran dan AS menemui jalan buntu.
  • Tak ketinggalan, performa apik saham-saham sektor konsumer juga menjadi angin segar bagi laju indeks saham AS kemarin.
  • Uniknya, penguatan indeks saham AS terjadi ketika pelaku pasar sejatinya waswas dengan hasil pertemuan akbar bank sentral AS The Fed di Jackson Hole yang berlangsung akhir pekan ini.
  • Pelaku pasar meyakini, pada perhelatan tersebut, The Fed akan mengumumkan kebijakan moneter yang lebih ketat demi meredam inflasi AS yang masih bertengger di puncak. Namun, mereka justru lebih penasaran tentang tingkat agresivitas The Fed dalam mengerek suku bunga acuannya.

 Baca Juga: Rangkuman Pasar: BI Masih Bikin IHSG Menguat, LUNC Tiba-tiba Mencuat!

Aset Kripto

  • Kondisi serupa juga dialami pasar kripto. Melansir Coinmarketcap pukul 08.08 WIB, delapan dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat masih bertahan di zona hijau dalam 24 jam terakhir.
  • Kendati demikian, laju mereka terbilang tak signifikan. Sehingga, bisa dibilang pergerakan mereka pagi ini cenderung flat.
  • Nilai Bitcoin (BTC), contohnya, hanya mampu tumbuh 0,46% dalam sehari terakhir dan kini bertengger di US$21.495 per keping. Sementara Ether (ETH) mampu membukukan pertumbuhan nilai 1,62% ke US$1.667 per keping.
  • Altcoin lainnya pun ikut tumbuh tipis. Nilai Cardano (ADA), Solana (SOL), Dogecoin (DOGE), dan Polkadot (DOT) kompak menanjak kurang dari 1% dalam sehari terakhir. Di sisi lain, nilai XRP mampu tumbuh 1,69% di waktu yang sama.
  • Pergerakan aset kripto yang berada di rentang harga yang terbatas mengindikasikan terjadinya volatilitas yang disebabkan keraguan pelaku pasar untuk menginjakkan kaki di pasar kripto.
  • Pelaku pasar semakin bimbang di pasar kripto lantaran mereka mengantisipasi simposium akbar The Fed di Jackson Hole, negara bagian Wyoming, AS, pada Jumat (26/8).
  • Mereka memilih menanti (wait and see) terhadap kepastian arah kebijakan moneter AS ke depan ketimbang buru-buru melakukan price actions di pasar kripto.
  • Sekadar informasi, pelaku pasar kripto sangat memusatkan perhatian pada "hajatan" The Fed di Jackson Hole setelah bank sentral AS itu bersikap plinplan dalam sebulan terakhir.
  • Bulan lalu, Ketua The Fed Jerome Powell sempat menebar janji manis ingin melonggarkan kebijakan moneter AS selepas September 2022. Hanya saja, dalam risalah rapat (minutes of meeting) komite pasar terbuka federal (FOMC) Juli yang dirilis pekan lalu, The Fed malah ngotot ingin terus menaikkan suku bunga acuan sampai inflasi AS padam dengan signifikan.

Baca Juga: Pluang Insight: Faktor Makroekonomi Apa Saja yang Pengaruhi Pasar Kripto?

Emas

  • Harga emas di pasar spot bertengger di US$1.755 per ons pada pukul 08.26 WIB, menguat dibanding posisi yang sama sehari sebelumnya di US$1.746 per ons.
  • Nilai sang logam mulai kecipratan berkah setelah nilai Dolar AS terus melandai.
  • Sekadar informasi, penurunan nilai Dolar AS akan membuat harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang jarang bertransaksi menggunakan mata uang tersebut.
  • Namun, pelaku pasar terlihat enggan mengakumulasi sang logam mulia lantaran menanti hasil pertemuan The Fed di Jackson Hole esok.

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS CFD, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait