Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Leveragearrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Informasi Terkini UntukmuBlogBerita & AnalisisPelajariKamus
bookmark

Cari berita, blog, atau artikel

Berita & Analisis

Pluang Pagi: Kripto Mulai Bersemi, Saham AS Masih Tak Bernyali

Pluang Pagi: Kripto Mulai Bersemi, Saham AS Masih Tak Bernyali

24 Jan 2022, 1:27 AM·Waktu baca: 3 menit
Kategori
Pluang Pagi: Kripto Mulai Bersemi, Saham AS Masih Tak Bernyali

Selamat pagi, Sobat Cuan! Mengawali aktivitas kamu di Senin pagi (24/1) ini, yuk simak rangkuman kinerja pasar pagi ini di Pluang Pagi berikut!

Saham AS

Ketiga indeks saham Amerika Serikat (AS) tergolek lemah menutup sesi perdagangan Jumat (21/1). Nilai indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 1,3%, sementara nilai S&P 500 dan Nasdaq Composite terjerembab lebih parah yakni masing-masing 1,89% dan 2,72%.

Lesunya laporan kinerja perusahaan streaming Netflix menjadi biang keladi melorotnya trio indeks saham Wall Street akhir pekan lalu. Sekadar informasi, nilai saham Netflix ambrol 21,8% setelah perseroan melaporkan pertumbuhan subscribers baru yang lemah sepanjang 2021.

Investor menganggap bahwa lesunya kinerja Netflix bisa menjadi sinyal bahwa pertumbuhan pengguna layanan hiburan digital kini tidak secemerlang pada masa pandemi COVID-19. Oleh karenanya, tak heran jika nasib apes saham Netflix menular ke pesaingnya yakni Walt Disney dan Roku, yang masing-masing membukukan pelemahan nilai saham 6,9% dan 9,1%.

Sepanjang pekan ini, investor akan memusatkan perhatiannya ke pertemuan bank sentral AS The Fed. Maklum, investor masih penasaran dengan detail rencana pengetatan kebijakan moneter The Fed setelah otoritas moneter tersebut mengumumkan penghentian quantitative easing dan mengerek kenaikan suku bunga acuannya.

Baca juga: Pluang Pagi: Saham AS Terbanting, Kripto 'Compang-Camping'!

Aset Kripto

Pasar aset kripto perlahan bangkit setelah terbanting akhir pekan lalu. Melansir Coinmarketcap pukul 07.47 WIB, delapan dari 10 aset kripto berkapitalisasi terbesar sejagat sudah nangkring di zona hijau dalam 24 jam terakhir.

Nilai Bitcoin (BTC) kini bertengger di US$35.905 per keping alias naik 1,63% dibanding sehari sebelumnya. Sementara itu, nilai Ether (ETH) melonjak 2,2% ke posisi US$2.494,93 di waktu yang sama.

Geng altcoin lainnya pun tersenyum lebar pagi ini. Binance Coin (BNB), Cardano (ADA), Terra (LUNA), dan Dogecoin (DOGE) masing-masing lompat 2,94%, 0,55%, 2,11%, dan 2,35% dalam 24 jam terakhir.

Langkah investor yang memborong aset kripto mumpung murah (buy the dip) diduga menjadi alasan suburnya aset kripto pagi ini. Salah satu aksi buy the dip tersebut dilakukan oleh El Salvador yang menambah 410 BTC sebagai cadangan devisanya setelah harga BTC menyentuh US$36.000.

Tetapi, bintang utama pasar kripto pagi ini jatuh ke Cosmos (ATOM) yang nilainya melonjak 11,29% pagi ini. Nilai ATOM melonjak setelah komunitas kripto semakin kesengsem dengan jaringan tersebut, yang dianggap mampu mengatasi skalabilitas jaringan Ethereum.

Emas

Harga emas spot berada di level US$1.833,1 per ons pada pukul 08.10 WIB alias turun 0,08% dibanding kemarin. Nasib sang logam mulia memang tengah suam-suam kuku seiring antisipasi investor atas rapat The Fed pekan ini.

Padahal, emas sejatinya tengah menerima sergapan sentimen positif awal pekan ini. Salah satunya adalah tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun yang mulai melandai. Asal tahu saja, penurunan yield obligasi pemerintah AS akan menurunkan opportunity cost dalam menggenggam emas, sehingga permintaannya pun akan terdongkrak.

Selain itu, situasi geopolitik dunia pun diliputi ketidakpastian setelah Inggris dan Amerika Serikat mengancam akan memberikan sanksi ekonomi kepada Rusia jika berani memasang pemerintahan boneka di Ukraina. Ketika tensi geopolitik memanas, investor biasanya akan menyimpan kekayaannya dalam bentuk emas sebagai aset safe haven.

Baca juga: Rangkuman Kabar: BI Ganti Kebijakan Moneter, Joe Biden Bikin Geger

Dolar AS

Nilai indeks Dolar AS bercokol di 95,68 pada pukul 08.16 WIB, naik 0,04% dibanding sehari sebelumnya. Pergerakan nilai sang aset greenback terbilang perlahan tapi pasti menjelang aksi pengetatan kebijakan moneter The Fed sepanjang tahun ini.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Bagikan artikel ini

Apakah artikel ini berguna untukmu?

like
like
Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1

Daftar