pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 4 menit

View

7617

Pluang Pagi: Aset Kripto Perlahan Tumbuh Kala Saham AS Runtuh

Selamat pagi, Sobat Cuan! Kondisi indeks saham Amerika Serikat (AS) terpantau masih tiarap sementara aset kripto sudah kembali menghijau di Selasa (15/3) pagi. Apa yang terjadi? Yuk, simak selengkapnya di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

  • Trio indeks saham Wall Street masih melempem pada penutupan perdagangan Senin (14/3) waktu setempat. Nilai indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) terlihat jalan di tempat, sementara nilai S&P 500 dan Nasdaq masing-masing luluh 0,8% dan 2%.
  • Nilai Nasdaq kini sudah terjun bebas 20% dari puncak tertingginya, peristiwa yang terjadi pertama kalinya sejak Maret 2020 silam.
  • Performa saham teknologi yang melempem menjadi biang kerok lesunya ketiga indeks AS kemarin. Saham Apple, Amazon, dan Google amblas 2% sementara nilai Microsoft runtuh 1% kemarin.
  • Hal ini terjadi pasca pelaku pasar makin jaga jarak dengan saham raksasa teknologi berkategori growth stocks. Investor melakukan aksi tersebut karena mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan The Fed yang sedianya dijadwalkan pada bulan ini.
  • Sekadar informasi, kenaikan suku bunga acuan akan mengerek suku bunga kredit usaha dan konsumsi. Implikasinya, pertumbuhan konsumsi bisa terhambat dan bunga pinjaman pun meningkat. Nah, kemungkinan-kemungkinan tersebut akan menyurutkan pendapatan emiten big tech sekaligus menambah beban inovasi perusahaan, yang sebagian pendanaannya berasal dari pinjaman.
  • Selain itu, khusus Apple, nilai sahamnya anjlok setelah pelaku pasar mengkhawatirkan bahwa rantai pasok Apple akan terganggu setelah salah satu supplier-nya, Foxconn, menghentikan operasinya di Shenzhen, China akibat lockdown.
  • Kemudian, pelaku pasar juga masih belum pede menginjak ke pasar aset berisiko setelah perkembangan negosiasi damai antara Rusia dan Ukraina mandek.
  • Jika resolusi diplomatik ini berhasil, maka baku senjata antara kedua negara diharapkan bisa selesai. Bubarnya konflik kedua negara tentu akan membuat prospek ekonomi menjadi lebih pasti dan menurunkan harga komoditas energi yang selama ini menjadi biang keladi inflasi.

Baca juga: Rangkuman Pasar: Aset Kripto Mulai Bangkit, IHSG Terus Melejit!

Aset Kripto

  • Pasar kripto mulai terlihat pulih pada Selasa pagi setelah terjebak di zona merah kemarin. Melansir Coinmarketcap pukul 07.21 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat sukses mendarat di zona hijau dalam 24 jam terakhir.
  • Bitcoin (BTC) kini bercokol di US$39.458,1 per keping alias tumbuh 4,36% dibanding sehari terakhir. Kemudian, nilai Ether (ETH) pun loncat 2,51% ke US$2.580,61 di waktu yang sama.
  • Altcoin lain pun mengikuti nasib kedua punggawa kripto tersebut. Nilai Binance Coin (BNB) tumbuh 2,81% dalam sehari terakhir, sementara nilai XRP, Cardano (ADA), dan Solana (SOL) masing-masing menanjak 2,1%, 1,57%, dan 2,55% di waktu yang sama.
  • Dari seluruh aset kripto utama, Terra (LUNA) menjadi bintang pada pagi ini setelah mencatat pertumbuhan nilai 7,45% dalam sehari terakhir.
  • Meski menguat di pagi hari, aset kripto sejatinya masih bergerak cukup volatil. Analis senior OANDA Edward Moya seperti dikutip Coindesk mengatakan, kondisi tersebut merupakan cerminan aksi wait and see investor yang mengantisipasi beberapa peristiwa besar di Maret, misalnya rapat FOMC The Fed dan perkembangan negosiasi damai Rusia dan Ukraina.
  • Sikap wait and see itu tercermin di dalam rendahnya volume perdagangan aset kripto dalam sepekan terakhir. Data Coindesk dan Cryptocompare menunjukkan volume trading BTC antar platform exchange kemarin mencapai level terendahnya sejak 19 Februari.
  • Kabar lainnya, parlemen Uni Eropa menolak usulan regulasi yang "mengharamkan" pemanfaatan aset kripto berbasis algoritma konsensus proof-of-work di benua biru tersebut.
  • Namun, pergerakan aset kripto selama sehari terakhir mendapat angin segar dari cuitan punggawa Tesla sekaligus panutan kripto, Elon Musk. Kemarin, melalui unggahannya di media sosial Twitter, Musk mengaku bakal mempertahankan BTC, ETH, dan Dogecoin (DOGE) kelolaannya meski inflasi AS terus mengancam hari ke hari.
  • Di tengah upaya pasar kripto yang bangkit perlahan, terdapat Thorchain (RUNE) yang nilainya menanjak 15,93% dalam sehari terakhir. Hal ini terjadi setelah Thorchain mengumumkan tanggal peluncuran fitur barunya yang disebut "Thorfi".

Emas

  • Harga emas di pasar spot menyentuh US$1.949,69 per ons pada pukul 07.42 WIB, melemah dibanding sehari sebelumnya US$1.976 per ons.
  • Nilai sang logam mulia melemah setelah tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun meroket. Sekadar informasi, kenaikan yield obligasi AS akan meningkatkan opportunity cost dalam menggenggam emas.
  • Selain itu, perkembangan negosiasi damai antara Rusia dan Ukraina pun membuat pelaku pasar perlahan melepas emas sebagai aset safe haven.
  • Sekadar informasi, tensi geopolitik yang mereda membuat prospek ekonomi ke depan menjadi lebih jelas. Sehingga, pelaku pasar akan beralih dari aset aman seperti emas dan perlahan menuju pasar aset berisiko.

Baca juga: Kabar Sepekan: RI Mulai Sambut Endemi, Inflasi AS Kian Menjadi-jadi

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang.

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES