pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Rangkuman Pasar: Investor Lagi Optimistis, Laju Kripto Semakin Manis

Selamat sore, Sobat Cuan! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat tak bertenaga mengawali pekan ini. Namun, di sisi lain, kondisi pasar kripto justru tampak bergairah sore hari ini. Mengapa kondisi kedua pasar terlihat berbeda? Simak selengkapnya di Rangkuman Pasar berikut!

IHSG

Ketimbun Rangkaian Sentimen, IHSG Jadi Senewen

IHSG menutup sesi perdagangan Senin (6/6) di level 7.096,58 poin atau ambles 1,2% dibanding penutupan Jumat (3/6). Nasib IHSG memang sudah apes sejak pagi lantaran terlihat doyan berenang-renang di zona merah sejak pembukaan perdagangan.

Sentimen eksternal dan domestik menjadi biang kerok pelemahan sang indeks domestik hari ini.

Dari sisi eksternal, pelaku pasar terlihat ragu nyemplung ke pasar modal lantaran khawatir bahwa bank sentral AS, The Fed, bakal ngebet mengerek suku bunga acuannya 50 basis poin di rapat FOMC bulan ini dan bulan depan.

Kecemasan itu muncul setelah data ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payroll) menunjukkan bahwa dunia usaha AS menyerap 390.000 tenaga kerja di Mei atau lebih tinggi dari estimasi analis 325.000 tenaga kerja. Data tersebut mengindikasikan bahwa ekonomi AS masih tetap kuat, sehingga The Fed diramal bakal tetap pede melancarkan aksi moneter yang agresif.

Sementara itu, dari sisi domestik, lesunya sang indeks domestik didorong oleh aksi ambil untung (profit taking) perusahaan manajemen investasi dalam negeri. Ya, mereka melakukan redemption atas saham-saham yang dianggap sudah cuan sekaligus memanfaatkan momen reli IHSG yang tumbuh 4,2% sepanjang pekan lalu.

Asing Masih Doyan Lancarkan Aksi Beli

Meski IHSG melipir ke teritori negatif, pelaku pasar asing ternyata masih getol melakukan aksi beli. Ini tercermin dari nilai beli bersih (net foreign buy) asing sebesar Rp220,29 miliar sepanjang hari ini.

Mereka terlihat paling banyak memborong saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp288,6 miliar. Tak ketinggalan, mereka juga nafsu melahap saham PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) masing-masing Rp133,6 miliar dan Rp53,5 miliar di waktu yang sama.

Di waktu yang sama, mereka justru melepas paling banyak saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp231 miliar. Selain itu, asing juga melego saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) masing-masing Rp46,4 miliar dan Rp37 miliar.

Baca juga: Pasar Sepekan: Market Bergejolak 'Diobok-Obok' Ketidakpastian Makroekonomi

Aset Kripto

Rebound Teknikal Dorong Kripto ke Zona Hijau

Cuaca berbeda justru terlihat di atas langit pasar kripto. Melansir Coinmarketcap pukul 15.38 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar jumbo sejagat masih bertahan di zona hijau dalam 24 jam terakhir.

Secara umum, kondisi pasar kripto hari ini sedang dipenuhi optimisme. Penyebab utamanya adalah laju Bitcoin (BTC) yang akhirnya berhasil finish di zona hijau pekan lalu setelah sembilan pekan lamanya mengakhiri pekan di zona negatif.

Pelaku pasar menganggap sinyal ini sebagai tanda reversal, alias kondisi di mana laju kripto mulai putar balik dari fase bearish ke bullish. Nah, oleh karenanya, tak heran jika pelaku pasar pun berbondong-bondong menyerbu pasar kripto Senin sore ini.

Selain itu, aksi akumulasi bandar kripto (whales) pun mendorong gerak lincah harga aset kripto sore ini. Data Santiment terbaru menunjukkan, jumlah pelaku pasar yang memiliki kelolaan antara 10.000 hingga 100.000 BTC kini menggenggam 12% dari seluruh suplai BTC, naik 12,8% dibanding lima bulan sebelumnya.

Sentimen positif lainnya berasal dari sisi jaringan. Seperti terlihat pada tabel di atas, pertumbuhan nilai Cardano (ADA) paling bersinar di antara jajaran aset kripto utama lainnya setelah jaringan mengumumkan akan meluncurkan Vasil hard fork. Jaringan berharap, pengguna Cardano bisa membayar biaya transaksi lebih murah setelah upgrade tersebut dilakukan.

Hanya saja, Sobat Cuan jangan kepalang senang dulu dengan kondisi pasar kripto yang subur tersebut. Pasalnya, sentimen utama di pasar kripto masih terlihat cukup suram, di mana ketidakpastian makroekonomi ke depan masih menjadi biang keladinya.

Adapun status bintang pasar kripto sore ini jatuh ke eCash (XEC) yang sukses membukukan pertumbuhan nilai 18,61% dalam sehari terakhir.

Baca juga: Pluang Pagi: Antisipasi Langkah Moneter The Fed Hantui Market Awal Pekan

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS CFD, serta lebih dari 90 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES